Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.593 views

Alhamdulillah, Kominfo Buka Blokir 5 Situs Media Online, Voa-Islam Bukan Situs Hoax

JAKARTA (voa-islam.com) - Akhir tahun 2016 adalah masa kelam demokrasi dan kebebasan berpendapat di Indonesia, terhitung sejak 30 Desember 2016 dan dibuka setelah sepekan ditutup secara sepihak 11 situs media islam online atas aduan BNPT, Densus 88 dan organisasi masyarakat NU.

Akhirnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah membuka lima (5) dari 11 situs media online yang sebelumnya diblokir oleh Kementererian Komunikasi dan Informatika tanpa adanya penjelasan terlebih dahulu.

Alhamdulillah, setelah melakukan mediasi dengan Kominfo, Dewan Pers, Bareskrim, Polda Metro Jaya, kelima situs yang dibuka blokirnya adalah Islampos.com, Voa-islam.com, Suaranews.com, Nahimunkar.com, dan Kiblat.net.

“Ada lima yang sudah dibuka,” kata Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo, Samuel Abrijani Pangarepan saat dihubungi Republika Online pada Senin (9/1/2017).

Ia menjelaskan, dari 11 situs yang diblokir, hanya 5 yang mengajukan kesediaannya untuk memperbaiki konten. Kominfo menilai, perbaikan konten dari 5 situs media online itu telah sesuai dengan perundang-undangan yang ada.

Samuel mengatakan, belum ada pengelola situs lainnya yang mengajukan kesediaannya untuk memperbaiki konten. “Belum ada yang lain, baru lima itu,” ujar dia.

Samuel menyebut, banyak hal yang menjadi pertimbangan pemerintah memblokir 11 media daring tersebut. Ia menjabarkan, salah satu penilainnya yakni melanggar ketentuan peraturan undang-undang yang ada. Seperti berita yang tidak akurat, berbau SARA atau melecehkan lambang negara. Ia menegaskan, semua alasan-alasan pemblokiran telah disampaikan pada pengelola masing-masing situs.

“Semua yang ada UU-nya. Sudah dikasih tahu ke pengolola situs, kan biar bisa perbaikan,” jelasnya.

Samuel mengatakan, pihaknya terus memantau situs atau media daring. Bahkan, ia membuka seluas-luasnya apabila ada masyarakat yang melaporkan adanya situs yang diduga memuat unsur radikalisme dan SARA. Kominfo, kata dia, juga bekerjasama dengan sejumlah lembaga.

Untuk memantau media daring yang berpriktik jurnalistik, Kemenkominfo bekerja sama dengan Dewan Pers. Sementara untuk situs yang bermuatan radikalisme, Kemenkominfo menggandeng Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Kemudian, untuk situs yang bermuatan KUHP, Kemenkominfo menggandeng kepolisian.

Samuel menyebut, langkah Kemenkominfo tidak akan berhenti untuk memblokir situs. Kemenkominfo dapat mengajukan laporan pada kepolisian apabila ada situs yang tidak bisa ditoleransi secara hukum.

“Ini pembelajaran terakhir. Kalau ada yang melanggar dan laporannya valid, diproses hukum. Itu yang kita mau, biar semua media yang mengaku media online ya mereka harus hati-hati kalau mereka bisa kena UU yang berlaku,” kata dia. 

Mediasi Berlangsung Sejuk Dan Komunikatif

Voa-Islam yang hadir dalam acara mediasi dengan Dirjen di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Rabu (4/1/2017) silam terungkap bahwa penutupan 11 situs ini atas aduan organisasi masyarakat dan Densus 88, adapun Voa-Islam.com hanya diminta menghapus 4 berita yang dinilai Kominfo sebagai berita yang 'panas' terkait Densus 88, Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama, dan umat Nasrani Belanda yang menjajah Indonesia.

Ketua Dewan Pers,Yosep Stanley Adi Prasetyo pun menyatakan agar situs-situs yang diblokir mendaftarkan diri ke Dewan Pers, melengkapi daftar legal perusahaan dan melakukan training jurnalistik, meningkatkan kemampuan wartawannya dalam uji kompetensi wartawan.

Dalam hal ini persyaratan yang terbilang ringan ini akan dipenuhi media Islam Voa-Islam yang telah berkontribusi lebih dari 8 tahun untuk amar ma'ruf nahi munkar di Indonesia. 

MUI Sesalkan Kominfo Blokir Situs Islam

Terkait pemblokiran 11 situs Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan sikap Kominfo. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid mengatakan, pemblokiran situs Islam tersebut tentu mengundang reaksi umat Islam, karena hal ini sangat sensitif.

“Langkah ini bisa menjadi pro-kontra meskipun berdalih memberantas paham radikal dan terorisme. Pasalnya Kominfo sendiri belum memberikan penjelasan terkait batasan pengertian paham radikal yang dimaksud,” jelasnya, Senin 9 Januari 2017.

Zainut mengatakan, seharusnya Kominfo membicarakan hal tersebut sebelum mengambil langkah tegas meskipun telah mendapat masukan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

Zainut menduga pemblokiran situs Islam dilakukan secara sepihak dan hal itu merupakan langkah mundur dalam pembangunan sistem demokrasi di Indonesia. Zainut pun menyinggung posisi hukum di Indonesia. Menurutnya, pemblokiran situs harus melaui proses hukum.

“Karena negara kita adalah berdasar atas hukum. Tidak boleh hanya dengan pendekatan kekuasaan semata,” kata dia

Hal tersebut jelas, menurutnya, melanggar hak asasi manusia tentang jaminan kebebasan dalam berpendapat dan bereskspresi yang sudah jelas dilindungi oleh konstitusi.

“Sepengetahuan kami dalam UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) tidak ada pasal yang memberikan kewenangan kepada Kominfo untuk dapat melakukan pemblokiran terhadap sebuah situs,” tandas Zainut.

Ke depan, MUI meminta Kominfo untuk mengevaluasi kebijakannya dengan membuka ruang dialog sebelum melakukan pemblokiran terhadap situs apa pun. Apalagi, pemblokiran terhadap situs yang bersifat keagamaan.

Voa-Islam Bukan Hoax, Labeling Sebagai Bentuk Character Assasination karena 'Kekalahan Intelektual Rezim'

Dalam kesempatan terpisah, Founder Voa Islam menampik disebut situs hoax dan menyebarkan berita bohong, karena puluhan jurnalis setiap hari melakukan liputan kelapangan dan faktnya semua pemberitaan berdasarkan hasil wawancara dan bukan sekedar berita bohong, atau halusinasi.

Menanggapi hal itu, Direktur CIIA Ustadz Harits Abu Ulya menegaskan, seharusnya pemerintah belajar dari kasus-kasus sebelumnya. “Pemblokiran media kontraproduktif terhadap hak warga negara untuk berpendapat atau menyampaikan gagasan. Atau menyuguhkan berita secara obyektif dan proporsional,” tegasnya, Selasa (3/1/2017).

Ustadz Harits menjelaskan jutaan umat Islam juga dirugikan karena akses mereka terhadap media Islam jadi terhalangi. Dimana konten Media mainstream tidak bisa mencukupi dahaga umat terhadap beragam informasi termasuk khasanah pengetahuan Islam yang mereka butuhkan.

“Dan media Islam hadir berkontribusi memenuhi dahaga tersebut. Apalagi jika rezim hari ini mengadopsi demokrasi, harusnya secara konsisten memberikan ruang terbuka tumbuhnya kontrol sipil melalui berbagai saluran media yang ada,” ujarnya.

Lanjutnya, hanya rezim fasis yang alergi dengan kritik. Jika harus memblokir maka masyarakat perlu penjelasan yang terukur obyektif dan bisa dipertanggungjawabkan secara komprehensif. “Bagi saya, silahkan saja rezim keluarkan blue print-nya terkait model media seperti apa yang dikehendaki tumbuh,” tegasnya.

Lanjutnya, biar kalangan terkait yang akan menilai dan menakar secara obyektif. Lantas jika menemukan standart atau parameternya maka rezim bisa saja menyaring atau melakukan tindakan yang relevan. “Kalau pemblokiran saat ini, kesannya jadi politis dan dengan argumentasi yang prematur,” tegasnya pula.

Pemblokiran, justru menunjukkan kekalahan intelektual rezim dalam menghadapi media alternatif yang kritis dan mampu memberikan keseimbangan terhadap media mainstream yang ada.

Jadi tidak relevan media Islam disebut media hoax cuma gara-gara aduan masyarakat, disebut bukan produk pers lantaran beritanya spesifik dan belum daftar ke Dewan Pers, karena substansi berita adalah 'real' hasil liputan lapangan di berbagai lokasi di Indonesia. Lalu bagaimana dengan majalah Trubus, majalah Bobo, atau situs berita otomotif yang spesifik?

Clear, jika masalahnya adalah legal formal perusahaan, tentu semua persyaratan sudah dilengkapi dan dilaporkan ke Kominfo serta Dewan Pers.

Allahu Akbar berkibar terus MEDIA ISLAM INDONESIA. 

REDAKSI

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16  Tentara Turki di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16 Tentara Turki di Libya

Senin, 24 Feb 2020 17:30

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:30

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Senin, 24 Feb 2020 16:00

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:00

Senator: Wagub DKI Terpilih Harus Mampu Ikuti Ritme Kerja Anies

Senator: Wagub DKI Terpilih Harus Mampu Ikuti Ritme Kerja Anies

Senin, 24 Feb 2020 15:56

PM Malaysia Mahathir Kirim Surat Pengunduran Diri Kepada Raja

PM Malaysia Mahathir Kirim Surat Pengunduran Diri Kepada Raja

Senin, 24 Feb 2020 15:00

Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

Elektabilitas Anies Menguat, Kenapa PSI Galau?

Senin, 24 Feb 2020 12:45

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Hamri Muin Resmi Jabat Ketua Umum PP LIDMI Periode 2020-2022

Senin, 24 Feb 2020 12:25

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Survei Indo Barometer, Anies Baswedan Paling Berpotensi Jadi Presiden 2024

Senin, 24 Feb 2020 07:30

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Wakil Bupati Bantaeng: Pimpin Masa Depan dengan Menguasai Teknologi

Senin, 24 Feb 2020 07:02

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

PKS: RUU Minerba Harus Memihak Rakyat

Senin, 24 Feb 2020 06:30

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Seluruh Korban Hanyut Susur Sungai Sempor Telah Ditemukan

Senin, 24 Feb 2020 06:28

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Kritik untuk Menteri Nadiem: Merdekakan Kampus dari Korporasi!

Ahad, 23 Feb 2020 22:33

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ucapan Salam Keselamatan, Ada yang Alergi?

Ahad, 23 Feb 2020 22:05

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Mengerikan, Pasukan Israel Seret Jenazah Warga Palestina di Perbatasan Gaza Menggunakan Buldoser

Ahad, 23 Feb 2020 21:00

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Muadzin Masjid Raya London yang Ditikam Saat Kumandangkan Adzan Maafkan Pelaku Penusukan

Ahad, 23 Feb 2020 19:55

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

#QQRizki atau Quranic Quantum Rizki, Metode Tarik Rizki Sambil tiduran

Ahad, 23 Feb 2020 18:18

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Tabligh Akbar di Gowa, Direktur Pristac: Anak adalah Aset Peradaban

Ahad, 23 Feb 2020 17:50

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Lebih Dari 10.000 Warga Sipil Terbunuh atau Terluka Dalam Perang Afghanistan pada 2019

Ahad, 23 Feb 2020 17:48

Olok-olok Salam Pancasila

Olok-olok Salam Pancasila

Ahad, 23 Feb 2020 16:07


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X