Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.691 views

Membentuk Generasi Cerdas, Sehat dan Beradab di Tengah Pandemi

 

Oleh:

Fitriana || Guru/Anggota Komunitas Muslimah menulis Depok

 

TAK pernah terbayang oleh kita semua, pandemi Covid-19 telah mengubah kebiasaan dan aktivitas kita menjadi kebiasaan baru. Kita dituntut untuk segera adaptif terhadap perubahan tersebut supaya tidak berlarut-larut dalam ketidakpastian. Termasuk adaptif terhadap perubahan dalam dunia pendidikan.

Mengambil hikmah dari adanya pandemi, pendidikan anak yang semula dititikberatkan di sekolah, kini dikembalikan kepada asalnya, yaitu belajar di rumah bersama orang tua. Orang tua sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak. The New Normal membantu kita melakukan transformasi pendidikan melalui penerapan pembelajaran yang dilakukan di rumah bersama dengan orang tua. Keterlibatan orang tua pun menjadi kunci penting bagi kesuksesan anak dalam kehidupan.

Keterampilan pengetahuan dan kecakapan hidup anak terutama berasal dari pengaruh keluarga. Ketika pandemi menyerang seperti saat ini, anak-anak belajar dari rumah, sebagai pengganti guru di sekolah dikembalikan kepada orang tua di rumah. Dalam kondisi belajar di rumah, peran pengasuhan dan pengawasan yang sebelumnya didominasi guru saat anak di sekolah, kini berpindah kepada orang tua di rumah. Peran orang tua sebagai guru harus dapat diterima oleh anak, seperti mereka menerima guru mereka di sekolah.

Supaya anak-anak mau menerima orang tua sebagai pengganti guru selama di rumah, diperlukan kiat-kiat mendampingi anak di rumah. Orang tua harus menyadari bahwa menikah dan memiliki anak yang seluruh prosesnya merupakan bagian dari kerja bervisi peradaban. Siap atau tidak siap, ketika kita dikarunia anak maka pada saat itu kita ditugaskan oleh Allah SWT menjadi seorang guru. Ketika Allah menitipkan anak kepada kita, itu adalah tanda dari Allah bahwa kita mampu untuk membesarkannya selaras dengan bimbingan-Nya. Kita harus menikmati kebersamaan dengan anak-anak kita yang hanya sebentar, karena setelah itu mereka diharapkan senantiasa dapat mendoakan kita selaku guru biologis mereka sampai kapan pun.

Banyak orang tua ketika mendidik anak tidak memiliki kurikulum pendidikan di rumah yang kreatif, yang dapat melahirkan generasi cerdas, sehat dan beradab. Pada hakikatnya, sekolah hanyalah partner orang tua dalam mendidik anak. Dengan adanya pandemi Covid-19, Allah hendak mengingatkan kita selaku orang tua akan tugas besarnya melahirkan dan membentuk generasi cerdas, sehat dan beradab dari rumah.

Jika orang tua memiliki kurikulum di rumah yang dipakai dan disepakati bersama dengan anak, diharapkan kurikulum tersebut dapat berjalan dan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan. Sehingga anak-anak akan mengetahui dan paham tentang kehidupan, mengapa mereka harus hidup, apa tujuan mereka hidup dan bagaimana mereka mengisi kehidupan ini.

Beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk memberikan pengantar dan prinsip-prinsip utama kehidupan dengan berkisah dan berdialog penuh hikmah kepada anak. Bisa dilanjutkan dengan detail dalam pembiasaan berupa adab pada anak yang menyentuh akal/pikirannya, kalbu/hatinya dan jasad/fisiknya. Pembiasaan ini sekecil apapun kalau itu berupa kebaikan, niscaya besar nilainya di sisi Allah SWT.

Pembiasaan yang dilakukan oleh anak-anak bertujuan untuk mencapai keterampilan berupa life skill, soft skill dan hard skill. Sehingga terbentuk generasi yang cerdas, sehat dan beradab yang memiliki fisik yang kuat, akhlak yang mulia, berwawasan luas, berakidah lurus, beribadah dengan benar, memiliki semangat yang besar, konsisten, waktunya terjaga, urusannya teratur, ekonominya mandiri dan kehadirannya bermanfaat.

Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk membentuk generasi yang cerdas, sehat dan beradab adalah dengan menggunakan kata-kata terbaik, kata-kata positif dalam menyampaikan pesan atau bertutur kata, karena kata-kata memiliki makna yang dalam. Selanjutnya menumbuhkan suasana produktif dan menyusun jadwal yang disepakati bersama. Jadwal yang dibuat hendaknya lebih fleksibel dan tidak terlalu ketat supaya anak tidak merasa hidup dalam tekanan. Yang tidak kalah penting adalah menggunakan metode yang menyenangkan supaya anak merasa bahwa belajar adalah sesuatu yang menyenangkan dan menjadi kebutuhan. Terakhir adalah mengoptimalkan waktu untuk meningkatkan keakraban dengan anak.

Kita berharap akan banyak lahir anak-anak generasi penerus peradaban gemilang yang memiliki visi dan misi yang besar di tengah kondisi yang tidak bisa kita prediksikan, muncul dari keluarga-keluarga yang menjadikan rumah sebagai ‘madrasatul ula’, orang tua sebagai pendidik pertama dan utama.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Jum'at, 27 Nov 2020 16:45

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

Jum'at, 27 Nov 2020 11:39

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Jum'at, 27 Nov 2020 10:36

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Jum'at, 27 Nov 2020 09:21

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 08:25

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Jum'at, 27 Nov 2020 07:16

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Jum'at, 27 Nov 2020 05:32

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 05:10

Mulai Pertarungan Politik Istana

Mulai Pertarungan Politik Istana

Kamis, 26 Nov 2020 23:23

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Kamis, 26 Nov 2020 23:22

Ketika Jokowi Goyah

Ketika Jokowi Goyah

Kamis, 26 Nov 2020 22:20

Copot Segera Pangdam Jaya

Copot Segera Pangdam Jaya

Kamis, 26 Nov 2020 21:16

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Kamis, 26 Nov 2020 21:10

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Kamis, 26 Nov 2020 20:54

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Kamis, 26 Nov 2020 20:45

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Kamis, 26 Nov 2020 20:33

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Kamis, 26 Nov 2020 19:00

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Kamis, 26 Nov 2020 18:56

Teror Mendagri

Teror Mendagri

Kamis, 26 Nov 2020 18:43

Turki Jatuhi Vonis Penjara Seumur Hidup Kepada Hampir 500 Tersangka Pelaku Kudeta 2016

Turki Jatuhi Vonis Penjara Seumur Hidup Kepada Hampir 500 Tersangka Pelaku Kudeta 2016

Kamis, 26 Nov 2020 18:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X