Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.247 views

Menilik Film Tilik: Ghibah yang Mengandung Fitnah

 

Oleh:

Retnaning Putri, S.S. || Aktivis Dakwah

 

JAGAT maya akhir-akhir ini dihebohkan dengan keramaian netizen yang memperbincangkan tentang Film Tilik. Tilik adalah Film produksi Ravacana Films yang bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini, menjadi viral lantaran kisahnya yang dianggap relate dengan kehidupan saat ini.

Film yang berdurasi 32 menit 34 detik ini berhasil meraih penghargaan sebagai pemenang untuk Kategori Film Pendek Terpilih pada Piala Maya 2018. Selain itu, film garapan sutradara Wahyu Agung Prasetyo ini juga jadi Official Selection Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2018 dan Oficial Selection World Cinema Amsterdam 2019. (Urbanasia.com, 20 Agustus 2020).

Perbincangan tentang isi dari film ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Pasalnya, film ini sempat menjadi trending topic di Twitter. Pihak yang pro melihat bahwa film ini bermuatan nilai-nilai edukasi bagi masyarakat, ada pesan moral yang bisa diambil dari film ini, yaitu menjadi individu yang tidak mudah percaya dan terbakar isu, dapat mencerna informasi yang didapatkan serta tidak membahasnya sebelum kroscek kebenarannya dan sebagainya.

Sementara itu, pihak yang kontra melihat bahwa film ini justru memperlihatkan sosok wanita sebagai pihak yang direndahkan atas nama kearifan lokal, terlebih lagi ada yang merasa terganggu dengan nilai pada ending filmnya. Sebab, di ending film diungkapkan penyebar hoaks yang dibenarkan (sebut Bu Tejo) sementara yang meyakinkan untuk mencari kebenarannya  (Yu Ning) malah terkesan disalahkan.

Jika kita membaca sinopsis film ini, akan tergambar jelas bahwa film ini memberikan pesan kepada penonton untuk  “nguri-nguri budaya” atau melestarikan budaya dalam hal Tilik,  menjenguk sanak keluarga atau tetangga  yang sakit. Akan tetapi, aspek yang ditonjolkan dalam film tersebut adalah ghibah yang mengandung fitnah, fitnah yang didasarkan pada kabar berita di medsos.

Dari isi sinopsis tersebut, kita bandingkan dengan realitas masyarakat hari ini. Aktivitas ghibah telah menjadi kebiasaan umum yang tidak bisa dibendung dan cenderung telah menjadi budaya. Anehnya, kebiasaan umum yang baik seperti tilik atau menjenguk orang sakit ditampakkan dalam film tersebut sebagai pesan yang tersirat saja, bahkan tujuan menjenguk dalam film tersebut diwarnai dengan kebiasaan umum yang tidak baik yaitu ghibah. Hal ini menunjukkan bahwa nilai suatu film pun tidak lepas dari kebiasaan umum di masyarakat. Sementara kebiasaan umum di masyarakat itu sangat dipengaruhi oleh pandangan hidup tertentu yang diterapkan di tengah-tengah masyarakat.

Film dapat dipandang sebagai hal netral, baik dan buruk dilihat dari penggambaran isi dan orientasi tujuan yang ingin disampaikan, maka kita sendirilah sebagai penonton yang perlu memiliki landasan pemikiran yang baik dalam memfilternya. Landasan pemikiran ini harus mengandung pandangan hidup sebuah masyarakat (sistem). Sebab, sistem akan mengendalikan baik dan buruknya amal, dalam hal ini adalah baik dan buruknya penggambaran isi film Tilik.

Dalam kehidupan sekuler hari ini, orang akan mengekspresikan apapun dan berpendapat sebebasnya, tidak peduli dengan kebaikan atau keburukan. Bahkan selama karyanya bisa menghasilkan pundi-pundi penghasilan, akan terus ditayangkan. Meskipun yang ia jual adalah sesuatu yang dilarang oleh agama. Tidak perlu heran jika dunia hiburan (film) yang tayang dalam kehidupan hari ini adalah lahan subur  yang menyediakan berbagai manfaat bagi kapitalisme, menawarkan racun hedonisme dan lalai mengingat akhirat.

Saatnya kita bijak dalam melihat film, mengambil manfaat sebesar-besarnya untuk kepentingan umat, yaitu dengan melakukan aktivitas dakwah. Dalam Islam, karya seni bukanlah sesuatu hal yang dilarang asalkan sesuai dengan syariat. Keberadaan seni perfilman itu seharusnya menjadi media untuk berdakwah dan mengajak kembali kepada kebenaran, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, isi dari Film tersebut  harus dipandang bijak dengan Islam berkaitan dengan ghibah.

Ghibah adalah membicarakan aib orang lain, baik hal itu ada pada diri yang dibicarakan terlebih lagi jika hal itu tidak ada padanya yang justru menjurus kepada fitnah. Ketika ghibah sudah dimasuki fitnah, maka keduanya merupakan dosa besar yang sangat sulit untuk dimaafkan. Padahal, ghibah itu sendiri dapat menghadirkan perpecahan, pertikaian dan kebencian di antara manusia.

Dosa ghibah sudah disebutkan dalam firman Allah Ta’ala berikut ini:“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka, karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang. Jangan pula menggunjing satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Hujurat: 12)

Asy Syaukani rahimahullah dalam kitab tafsirnya mengatakan, “Allah Ta’ala memisalkan ghibah (menggunjing orang lain) dengan memakan bangkai seseorang. Karena bangkai sama sekali tidak mengetahui siapa yang memakan dagingnya. Ini sama halnya dengan orang yang hidup juga tidak mengetahui siapa yang menggunjing dirinya. Demikianlah keterangan dari Az Zujaj.” (Fathul Qadir, 5: 87)

Begitu pentingnya  menancapkan pandangan yang shahih. Sebab, akan menghasilkan konsekuensi berpikir terhadap perilaku dalam kehidupan. Aktivitas berpikir tersebut akan menghasilkan implementasi pengambilan informasi untuk mengarahkan pada menguatnya Iman. Oleh karena itu, masyarakat harus memiliki pandangan yang shahih (Islam) agar tidak gagap dalam menyikapi dunia perfilman yang semakin hari menayangkan berbagai macam film-film terbaru dari berbagai genre.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Dosa

Dosa

Jum'at, 23 Apr 2021 07:06

Kamus Sejarah Indonesia Harus Sempurna, Agar Jadi Inspirasi Generasi Muda

Kamus Sejarah Indonesia Harus Sempurna, Agar Jadi Inspirasi Generasi Muda

Jum'at, 23 Apr 2021 06:22

IISD: Pengendalian Tembakau Tidak Musuhi Petani Tembakau

IISD: Pengendalian Tembakau Tidak Musuhi Petani Tembakau

Jum'at, 23 Apr 2021 05:57

Utusan AS: Dukungan Mematikan Iran Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Upaya Pedamaian Di Yaman

Utusan AS: Dukungan Mematikan Iran Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Upaya Pedamaian Di Yaman

Kamis, 22 Apr 2021 22:45

Ahli Tasawuf Terkemuka Aljazair Dihukum 3 Tahun Penjara Karena Penistaan Terhadap Islam

Ahli Tasawuf Terkemuka Aljazair Dihukum 3 Tahun Penjara Karena Penistaan Terhadap Islam

Kamis, 22 Apr 2021 22:35

Saudi Tahan Istri Dan Menantu Mantan Pemimpin Senior Hamas Yang Dipenjara Mohamed Al-Khodari

Saudi Tahan Istri Dan Menantu Mantan Pemimpin Senior Hamas Yang Dipenjara Mohamed Al-Khodari

Kamis, 22 Apr 2021 22:00

Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Kamis, 22 Apr 2021 20:13

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Kamis, 22 Apr 2021 19:58

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Kamis, 22 Apr 2021 16:18

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Kamis, 22 Apr 2021 16:15

KSI Rasa Komunis

KSI Rasa Komunis

Kamis, 22 Apr 2021 14:52

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Kamis, 22 Apr 2021 14:40

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Kamis, 22 Apr 2021 14:30

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Kamis, 22 Apr 2021 12:11

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Kamis, 22 Apr 2021 11:48

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Kamis, 22 Apr 2021 11:17

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Kamis, 22 Apr 2021 10:18

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Kamis, 22 Apr 2021 09:18

Itikaf (Bagian Satu)

Itikaf (Bagian Satu)

Kamis, 22 Apr 2021 08:28

Konferensi Perdamaian Afghanistan Di Istanbul Ditunda Menyusul Penolakan Taliban Untuk Hadir

Konferensi Perdamaian Afghanistan Di Istanbul Ditunda Menyusul Penolakan Taliban Untuk Hadir

Rabu, 21 Apr 2021 21:45


MUI

Must Read!
X

Rabu, 21/04/2021 12:41

Sekolah Tatap Muka, Yakin Sudah Siap?