Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.717 views

Tiga Langkah agar Ananda Patuh dan Disiplin saat Ramadan

 

Oleh: Umi Diwanti

Dibangunkan Shalat Subuh susah. Habis shalat Subuh tidur lagi. Mandinya entar siangan, sorenya kemagriban. Disuruh Murojaah bilang lelah tapi nonton TV tak pernah jengah. Tambahan ayat pun payah, bawaannya leyeh-leyeh. Apalagi bantu-bantu kerjaan rumah, jawabnya ogah.

Bunda pernah mengalami kejadian seperti di atas? Hal-hal seperti itulah yang akhirnya selalu membuat seorang ibu menjadi super cerewet karena enguras energi bahkan emosi.

Nah bagaimana kalau saat Ramadhan begini? Tentu saja kita berharap tidak banyak energi dan emosi yang terkuras agar amal ibadah yang lain juga bisa lancar dijalankan. Mumpung pahala dilipatgandakan. Tapi jiwa seorang ibu tidak akan bisa mendiamkan anak-anak begitu saja. Lagipula mengarahkan anak-anak untuk berbuat kebaikan juga salah satu kewajiban. Jangan sampai kita bisa banyak ibadah sunah tapi anak tidak maksimal diurusi.

Untuk itu, butuh langkah tertentu agar anak-anak mudah diarahkan tanpa banyak energi dan emosi yang Bunda keluarkan. Anak-anak harus dipahamkan hakikat amal-amal solih yang kita ajarkan. Sebaiknya kita juga memberikan stimulasi pada anak-anak kita. Diantaranya bisa dicoba cara berikut ini.

Pertama, buat kesepakatan dengan anak terkait reward dan punishment (hadiah dan sanksi). Anak-anak secara alamiah masih lebih mudah mengindra sesuatu yang nyata. Meski dosa dan pahala juga tetap harus kita jelaskan, pemberian hadiah dan sanksi yang nyata masih sangat perlu kita sertakan.

Isi kesepakatan itu minimal memuat dua poin besar; daftar amal solih beserta reward yang kita janjikan dan daftar amal salah yang akan dijatuhi sanksi jika mereka melakukan.

Tulislah daftar amal solih yang Bunda ingin ananda melakukannya. Misalnya puasa penuh seharian bagi anak yang sudah cukup usia atau puasa setengah hari bagi ananda yang masih kecil, untuk sekadar latihan. Shalat wajib lima waktu, tarawih, shalat tahajud, shalat duha, tadarus Al-Qur'an, murajaah hafalan, tambahan hafalan, belajar/membaca buku, dll.

Untuk hafalan bisa dinilai berdasar jumlah ayat yang dihafal, semakin banyak semakin besar hadiahnya. Misal 1 ayat 2 ribu rupiah. Maka jika sehari ananda bisa menghafal 5 ayat dia akan dapat 10 ribu. Ini cukup efektif membuat ananda menghabiskan waktunya untuk menambah hafalannya.

Adapun daftar amal salah bisa berisi berkelahi, berkata kasar, berbohong, marah-marah, mandi kesiangan, rebutan mainan, dll. Bunda lah yang paling tahu apa saja aktivitas anak-anak yang biasa sulit dikendalikan. Tuliskan semuanya.

Untuk hadiahnya, yang paling mudah digunakan adalah nominal uang. Besar kecilnya bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan orangtua dan sulit tidaknya ananda melakukannya. Amal yang lebih sulit ditunaikan ananda kita beri nilai lebih tinggi.

Adapun sanksi, kita berikan nilai negatif sebagai pengurang hadiah. Untuk amalan yang biasanya ananda paling susah dicegah bisa diberi sanksi levih besar. Ini akan membuat ananda lebih berusaha keras untuk tidak melakukannya.

Namun untuk menetapkan semua itu kita tetap harus berdiskusi dengan mereka. Sambil terus dijelaskan apa kebaikan dan keburukan dari amal-amal tersebut. Sehingga ananda akan legowo menerima konsekuensi dijalankannya kesepakatan tersebut.

Semakin tinggi kesadaran ananda, adakalanya justru mereka sendiri yang minta agar nominal hadiah dikecilkan dan nominal sanksinya dibesarkan.  "Banyakin aja Mi sanksinya, biar saya semangat gak ngerjain itu lagi."

Masya Allah, ternyata ananda kita juga tidak ingin punya kebiasaan buruk lho, Bund. Tapi mereka juga sadar belum bisa mengendalikan diri sendiri. Sehingga mereka juga senang dan menikmati program ini karena sadar itu untuk kebaikannya sendiri.

Sekali lagi ini bisa terjadi tentu saja karena adanya komunikasi dari hati ke hati dengan buah hati. Meski tidak bisa langsung berhasil, tapi yakinlah Bund setiap manusia itu fitrahnya baik. Apalagi mereka adalah anak-anak kita. Bukankah kita Bundanya juga orang baik, setidaknya selalu berusaha untuk menjadi baik. InsyaAllah nurun lah ya. 

Kedua, hadirkan keinginan kuat akan apa yang menjadi cita-citanya. Ini penting untuk mempertahankan ketertarikan sekaligus keterikatan anak pada kesepakatan yang sudah dibuat. Tanyakan padanya barang apa yang dicita-citakannya.

Ketika uang hadiah program Ramadhan ini bisa untuk mengabulkan keinginannya tadi maka biasanya ananda akan berusaha memenuhi kesepakatan sekuat tenaga. Otomatis Bunda tak perlu banyak tenaga lagi mengarahkan mereka. Karena ananda sudah punya dorongan kuat dari dalam dirinya sendiri. Hal ini juga akan membantu ananda agar hadiah yang didapatnya nanti tidak habis sia-sia.

Ketiga, buat jadwal harian. Selain daftar amal solih dan amal salah beserta hadiah dan sanksinya, jadwal harian ini penting untuk ditulis. Dari bangun tidur sampai tidur kembali. Jadwal kita bersama ananda. Sehingga ananda tahu Bundanya tidak cuma menyuruh ini dan itu untuknya, tapi juga melakukan yang sama bahkan lebih lagi. InsyaAllah jadwal ini juga memudahkan kita mengingatkan ananda dengan kesepakatan yang ada.

"Sudah jam 8 nih, yuk kita lihat sekarang jadwalnya apa."

Biasanya mereka akan bersegera melakukan tanpa kita harus lebih banyak mengarahkan lagi. Alhamdulillah saya sudah melakukan ini sejak tahun lalu dan hasilnya luar biasa. Semoga bisa menginspirasi para Bunda. Ananda bisa lebih mudah diarahkan dan Bunda bisa lebih mudah melakukan amal ibadah lainnya. Memaksimalkan momen Ramadhan sebaik-baiknya.

Jangan lupa selalu berdoa semoga kita diberikan kesabaran dan kecerdasan untuk menghantarkan anak-anak kita menjadi anak-anak solih solihah, penyejuk mata di dunia dan pemberi syafaat di akhirat. Aamiin ya Robbal alamiin. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Rabu, 12 Aug 2020 13:21

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Rabu, 12 Aug 2020 12:59

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Rabu, 12 Aug 2020 09:00

Muslimah Menyikapi Tiktok

Muslimah Menyikapi Tiktok

Rabu, 12 Aug 2020 08:56

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Rabu, 12 Aug 2020 08:21

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Rabu, 12 Aug 2020 07:56

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Rabu, 12 Aug 2020 07:35

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Aug 2020 21:19

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Selasa, 11 Aug 2020 21:15

TNI dan Proyek Corona

TNI dan Proyek Corona

Selasa, 11 Aug 2020 21:06

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Selasa, 11 Aug 2020 21:05

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Selasa, 11 Aug 2020 21:00

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Selasa, 11 Aug 2020 20:54

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

Selasa, 11 Aug 2020 20:53

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Selasa, 11 Aug 2020 19:45

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Selasa, 11 Aug 2020 14:10

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Selasa, 11 Aug 2020 10:14

Menakar Arah Pendidikan Kita

Menakar Arah Pendidikan Kita

Selasa, 11 Aug 2020 09:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X