Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.037 views

Tara Basro dan Hak atas Tubuh Perempuan

 

Oleh:

Agung Andayani

Pengamat Media

 

NGOBROLIN perempuan tidak akan kehabisan bahan. Dari ujung ramput sampai ujung kakinya sangat diperhatikan. Dari mulai fasion sampai life stailnya tidak pernah ketinggalan. Setiap inci lekak lekuk tubuh perempuan menjadi bahan exploitasi. Perempuan zaman now bangga mengexploitasi tubuhnya demi eksis dan terkenal.

Baru tanggal 5 Maret 2020 kemarin nama Tara Basro mendadak melejit dimedia-media. Ada apa ini? Ternyata demi mengekspresikan kebebasan perilaku, Tara Basro mengkampanyekan bagaimana cara menghargai atau bangga terhadap tubuh sendiri dengan berfoto semi bugil. Pro kontra pun terjadi.

Salah satu yang pro dengan foto semi bugil salah satumya seperti tulisan dari Tsamara di akun Twitter-nya @TsamaraDKI, “Tara Basro mengajak publik untuk keluar dari konstruksi sosial tentang kesempurnaan dan kecantikan yang berkutat pada kulit putih & badan kurus. Ia sedang menebarkan energi positif. Masa mengedukasi & menebarkan energi positif juga harus kena sensor pornografi?!?!?!,”

Seketika dunia twitter pun gempar. Para netizen/warganet pun tidak mau kalah untuk mengomentarinya. Seperti  akun Twitter @ErvineKiddies misalnya yang mendukung Tsamara tanpa busana seperti yang dilakukan Tara Basro. “Saya sih dukung dedek @TsamaraDKI bugil juga biar MENGEDUKASI gitu????,”.

Begitu juga dengan Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate yang menilai unggahan Tara Basro sebagai bentuk seni dan tidak melanggar pasal kesusilaan dalam ITE, kamis tgl 5 Maret 2020. Ternyata Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Mariana Amiruddin  juga tak jauh beda mendukung apa yang dilakukan Tara Basro. Telah mengatakan bahwa apa yang dilakukan Tara Basro sebagai "membangkitkan kepercayaan diri perempuan dan tidak ada tujuan untuk membangktikan hasrat seksual, tapi tujuannya lebih ke bagaimana perempuan percaya diri terhadap tubuhnya sendiri,"

Baru ada dizaman now ada suatu kemaksiatan malah didukung oleh banyak pihak. Perilaku Tara Basro ini merupakah salah satu bentuk kampanye yang merespon makin banyaknya kasus body shaming terhadap perempuan akibat pembakuan terhadap ukuran kecantikan sebagaimana dihadirkan oleh media. Bahwa standar cantik itu yang kulitnya putih, hidungnya mancung, kurus dan sebagainya. Body shaming sendiri adalah wujud perendahan terhadap kehormatan perempuan.

Pada tahun 2018 kasus body shaming ada 967 kasus dalam setahun terakhir dan baru terselesaikan 374 kasus. Begitu juga dalam survei yang dilakukan oleh direktur global WW, Zoe griffiths. Bahwa hasil survei yang melibatkan 2.000 orang dewasa 56% pernah menjadi korban body shaming. Ngeri.

Tidak kaget, betul bahwa di dalam masyarakat sekuler telah memisahkan antara agama dari kehidupan dan hasilnya melahirkan kebebasan berperilaku. Dampak sekuler ini banyak dijumpai kasus body shaming, LBGT melejit, banyak kasus pelecehan seksual maupun pembunuhan dan sebagainya. Karena memandang baik dan buruknya suatu perilaku tolak ukurnya dilihat berdasarkan (nafsu) manusia bukan berdasarkan firman Allah SWT yang terdapat didalam al Quran. Contoh jika kebanyakan manusia memandang perempuan yang berpakaian minim atau semi bugil itu bagus maka mereka akan mendukung perilaku tersebut. Maka masyarakat sekuler liberal justru menghasilkan penghinaan terhadap perempuan dalam beragam bentuknya.

Lain halnya dengan Islam yang memandang bahwa perempuan sosok sangat mulia yang harus dijaga dan dilindungan kehormatan dan kemuliannya. Tubuh perempuan tidak boleh dieksploitasi atas nama berbagai kepentingan apapun. Perempuan juga tidak boleh tubuhnya diperdagangkan untuk menghasilkan pundi-pundi materi. Karena begitu mulianya perempuan sampai Rosulullah SAW menyebutnya tiga kali.

"Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam dan berkata, 'Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?' Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Dan orang tersebut kembali bertanya, 'Kemudian siapa lagi?' Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Ibumu!' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi?' Beliau menjawab, 'Ibumu.' Orang tersebut bertanya kembali, 'Kemudian siapa lagi,' Nabi shalallahu 'alaihi wasallam menjawab, 'Kemudian ayahmu.'" (HR. Al Bukhari).*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Wakaf Produktif Besar Manfaat, Masyarakat Perlu Diberi Diedukasi

Jum'at, 25 Sep 2020 09:12

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

AKSI SIAGA MELAWAN KEBANGKITAN KOMUNIS⁣⁣

Jum'at, 25 Sep 2020 08:25

BWI: Wakaf Salah Satu Solusi Atasi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi

BWI: Wakaf Salah Satu Solusi Atasi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi

Jum'at, 25 Sep 2020 08:10

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Jum'at, 25 Sep 2020 07:51

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Kamis, 24 Sep 2020 21:45

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

Kamis, 24 Sep 2020 21:30

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Kamis, 24 Sep 2020 21:20

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Kamis, 24 Sep 2020 20:15

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Kamis, 24 Sep 2020 19:50

Jadilah Remaja Anti Baper

Jadilah Remaja Anti Baper

Kamis, 24 Sep 2020 08:43

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Kamis, 24 Sep 2020 07:34

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Kamis, 24 Sep 2020 06:39

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Kamis, 24 Sep 2020 06:22

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Kamis, 24 Sep 2020 06:17

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Rabu, 23 Sep 2020 21:29

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Rabu, 23 Sep 2020 21:05

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Rabu, 23 Sep 2020 20:28

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Rabu, 23 Sep 2020 19:58

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Rabu, 23 Sep 2020 19:45

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Rabu, 23 Sep 2020 19:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X