Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.527 views

Inilah 5 Tips Agar Gawai Tak Bikin Lalai

 

Oleh: Umi Diwanti

Hari gini siapa yang tak kenal gawai? Hampir semua memanfaatkannya. Dari balita sampai lansia akrab dengan teknologi ini. Tak dipungkiri banyak hal bermanfaat bisa diperoleh dari penggunaannya. Seperti membaca artikel berisi pengetahuan, mendengarkan kajian para ustadz/ustadzah. Bahkan bisa belajar masak dan mencari tips-tips menjadi pendidik yang baik darinya.

Namun, ibarat pisau bermata dua. Penggunaan gawai tak jarang membuat lalai. Anak-anak jadi malas belajar. Tak tahu cara berinteraksi dengan dunia nyata. Bahkan jika kurang pengawasan, anak rawan terpapar konten berbahaya. Pun demikian orangtua yang harusnya mengawasi kadang sibuk sendiri.

Seringkali orangtua yang sudah sakau gawai bahkan kesal saat gawainya dipinjam sang anak. Akhirnya anak dibelikan gawai sendiri. Jadilah keluarga yang dekat di mata jauh di hati. Mereka saling asik dengan gawai pribadi.

Lalu bagaimana? Haruskah membuang gawai dan kembali ke zaman purba. Tentu saja tidak. Namun harus bijak dalam memanfaatkannya.

Dalam Islam memanfaatkan teknologi sah-sah saja. Bahkan para ulama zaman dulu berlomba menemukan peralatan canggih guna mempermudah melaksanakan berbagai kewajiban sebagai manusia. Nah demikian dengan gawai, silakan dipakai asal jangan sampai lalai. Diantaranya bisa kita tempuh cara berikut.

1. Selektif Menginstal Aplikasi

Tak perlu semua aplikasi dimiliki. Cukup instal yang diperlukan. Instal aplikasi sosmed yang diperlukan saja. Untuk sarana mendapatkan info terkini tentang kondisi kaum muslimin, menjalin komunikasi dengan keluarga dan kerabat, dan wasilah mendapatkan ilmu dan menyampaikannya kembali. Adapun game, sebaiknya tidak ada apapun jenisnya. Karena jika sudah punya, bisa saja kita tergoda. Jelas buang-buang waktu saja.

2. Batasi Grup Sosial Media yang Diikuti

Setelah membatasi aplikasi maka batasi pula grup yang diikuti. Cari yang benar-benar diperlukan semisal grup sekolah anak yang berisi info terkait sekolah. Grup belajar online yang kita benar-benar komitmen belajar di sana. Jangan sekedar jadi tim penggembira apalagi tim heboh sementara tak rajin mengerjakan tugas-tugasnya. Hanya buang waktu tanpa dapat apapun.

Selebihnya adalah grup keluarga dan grup lain yang di dalamnya bisa untuk menyebarkan kebaikan. Jika bukan untuk keperluan info penting, ilmu dan dakwah maka keluar dengan cara baik-baik itu lebih baik. Sedikit banyak, waktu interaksi dengan gawai berbanding lurus dengan jumlah aplikasi dan grup yang dihuni.

3. Managemen Waktu Interaksi

Seringkali waktu tak terasa berlalu. Niatnya mau lihat-lihat sebentar saja, ternyata banyak yang menyapa. Jadilah lama. Eh tahu-tahu banyak pekerjaan tertunda. Hidup jadi tidak teratur. Parahnya kalau yang tertunda adalah kewajiban. Jelas akan merugikan.

Untuk itu perlu membuat jadwal. Misal, pegang gawai hanya boleh setelah rumah dan sarapan beres. Berselancar di dumay jika shalat dhuha dan tilawah Alquran sudah kelar. Dengan demikian semakin besar keinginan menikmati gawai semakin lekas dan banyak amal yang kita lakukan.

Hanya saja sesekali tetap tengok isi grup penting, seperti grup sekolah anak. Siapa tahu ada info libur mendadak atau pergantian jadwal pemakaian seragam. Direspon seperlunya.

Batasi pula menyentuh gawai saat anak dan suami sedang ingin bercengkrama dengan kita. Jikapun ada yang penting maka seperlunya saja. Ini juga efektif untuk meningkatkan wibawa kita saat melarang anak bermain gawai.

Kalau ada amanah yang harus segera diselesaikan dan itu memerlukan gawai, maka komunikasikanlah pada anak atau pasangan bahwa ada kewajiban yang harus kita selesaikan. Mintalah izin dan sebaiknya penuhi dulu keperluan mereka. Sampaikan pula apa keperluan  kita tersebut. Jangan lupa minta doa mereka agar kita bisa lancar dan segera menyelesaikannya. Insya Allah kondisi ini bisa dipahami anak dan suami/istri.

Bagi yang menggunakan gawai untuk jualan online, tetapkan jam pelayanan. Sampaikan pada konsumen. Agar mereka yang tidak dilayani di luar jam yang seharusnya tak kecewa. Dan kita pun tetap bisa mengatur ritme berinteraksi dengan gawai.

4. Memahami Skala Prioritas

Untuk bisa melakukan tiga hal di atas tentu saja kita harus memiliki pemahaman skala prioritas amal. Mana yang wajib yang waktunya terbatas, nomor satu dilakukan. Mana yang wajib waktunya panjang. Disusul mana yang sunah dan mana yang mubah. Hingga tak salah dalam memilih aplikasi, grup yang diikuti dan jadwal yang harus ditepati. Untuk ini kita harus rajin mengkaji Islam terus menerus.

5. Temukan Alarm Hidup

"Sudah sholat? Sudah Adzan lo dari tadi." Suatu hari ibu saya menyapa saya yang sedang asik bersama gawai. Sontak saya merasa tertampar dan bersegera mengambil air wudhu. Alhamdulillah berkat ada yang menegur shalat jadi tak terlalu terlambat.

Yah, walau bagaimanapun hebatnya kita mengelola diri, adakalanya khilaf menggelayuti. Kita perlu oranglain untuk mengingatkan. Entah mereka adalah anak, pasangan, saudara, orangtua atau teman.

Jangan marah jika ada yang suka menegur kita, sungguh itu karunia. Berterimakasihlah! Bagi yang belum mendapati, maka carilah. Sampaikan pada orang terdekat untuk mereka berkenan menjadi alarm hidup bagi kita.

Demikianlah, saat lingkungan kita belumlah terbentuk dari aturan yang Islami, maka masing-masing kita harus sekuat tenaga menjaga diri.

Semoga tips yang ada ini bisa membantu mengurangi lalai kita akibat gawai. Sembari terus berjuang mengembalikan Islam sebagai pengatur kehidupan. Hingga suatu hari nanti penjagaan diri tak hanya dilakuakan sendiri tapi juga oleh penguasa negeri dengan berbagai kebijakannya. Pastinya akan sangat efektif mencegah umat manusia dari berbagai kelalaian. Semoga tak lama lagi. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Empat Mitos Sertifikasi Halal

Empat Mitos Sertifikasi Halal

Jum'at, 22 Nov 2019 22:44

AS Izinkan Microsoft Jual Perangkat Lunak ke Huaewei

AS Izinkan Microsoft Jual Perangkat Lunak ke Huaewei

Jum'at, 22 Nov 2019 22:40

Ilmuan Amerika: 27 Juta Umat Muslim Tewas Akibat Perang Melawan Teror AS

Ilmuan Amerika: 27 Juta Umat Muslim Tewas Akibat Perang Melawan Teror AS

Jum'at, 22 Nov 2019 22:20

Inggris Akan Pulangkan Anak Yatim Piatu Pejuang Islamic State dari Suriah

Inggris Akan Pulangkan Anak Yatim Piatu Pejuang Islamic State dari Suriah

Jum'at, 22 Nov 2019 22:00

Hidup dengan Islam, Hidup Sesuai Fitrah

Hidup dengan Islam, Hidup Sesuai Fitrah

Jum'at, 22 Nov 2019 21:31

AS Konfirmasi 2 Sandera Barat yang Dibebaskan Taliban Tiba di Jerman

AS Konfirmasi 2 Sandera Barat yang Dibebaskan Taliban Tiba di Jerman

Jum'at, 22 Nov 2019 21:30

STAI Tgk Chik Pante Kulu Gelar International Guest Lecture

STAI Tgk Chik Pante Kulu Gelar International Guest Lecture

Jum'at, 22 Nov 2019 20:12

Soal Format Pilkada, Fahira Idris Tawarkan Uji Publik Calon Kepala Daerah

Soal Format Pilkada, Fahira Idris Tawarkan Uji Publik Calon Kepala Daerah

Jum'at, 22 Nov 2019 19:19

Mardani Dukung Wapres Fokus Kembangkan Perekonomian dan Keuangan Syariah Nasional

Mardani Dukung Wapres Fokus Kembangkan Perekonomian dan Keuangan Syariah Nasional

Jum'at, 22 Nov 2019 17:06

Isu Radikalisme: Upaya Memecah Belah Anak Bangsa?

Isu Radikalisme: Upaya Memecah Belah Anak Bangsa?

Jum'at, 22 Nov 2019 13:31

Suara untuk Anak-anak Gaza

Suara untuk Anak-anak Gaza

Jum'at, 22 Nov 2019 12:18

Jokowi Diusulkan Tiga Periode, Pengamat: Nanti Dikasih Tiga Minta Empat Terus Seumur Hidup

Jokowi Diusulkan Tiga Periode, Pengamat: Nanti Dikasih Tiga Minta Empat Terus Seumur Hidup

Jum'at, 22 Nov 2019 11:25

Empat Hari Pasca Musywil, PW Persis DKI Jakarta Masa Jihad 2019-2023  Dilantik

Empat Hari Pasca Musywil, PW Persis DKI Jakarta Masa Jihad 2019-2023 Dilantik

Jum'at, 22 Nov 2019 10:42

Kalau Ahok Kangen Bentak-bentak, Kerja di Swasta Saja

Kalau Ahok Kangen Bentak-bentak, Kerja di Swasta Saja

Jum'at, 22 Nov 2019 08:45

Ahok Bakal Jadi Bos BUMN, KH Tengku Zulkarnain: Driver Ojol Saja Wajib Punya SKCK

Ahok Bakal Jadi Bos BUMN, KH Tengku Zulkarnain: Driver Ojol Saja Wajib Punya SKCK

Jum'at, 22 Nov 2019 07:30

Adhie Massardi: Jika Pertamina Banyak Mafianya Kenapa Bukan Kirim Polisi?

Adhie Massardi: Jika Pertamina Banyak Mafianya Kenapa Bukan Kirim Polisi?

Jum'at, 22 Nov 2019 06:17

Jika Polisi Tak Proses Hukum, Kasus Sukmawati akan Digaungkan pada Reuni Akbar 212

Jika Polisi Tak Proses Hukum, Kasus Sukmawati akan Digaungkan pada Reuni Akbar 212

Kamis, 21 Nov 2019 22:08

Rindu untuk Gaza

Rindu untuk Gaza

Kamis, 21 Nov 2019 22:07

Saat Presiden Marah Soal Impor Cangkul, Ada Apakah?

Saat Presiden Marah Soal Impor Cangkul, Ada Apakah?

Kamis, 21 Nov 2019 21:50

Ustaz Yusuf Martak: Sukmawati Lakukan Penistaan Islam Tingkat Tinggi

Ustaz Yusuf Martak: Sukmawati Lakukan Penistaan Islam Tingkat Tinggi

Kamis, 21 Nov 2019 21:07


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X