Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.896 views

Ayah, Jangan Kau 'Makan' Putrimu!

 

Oleh: Diana Septiani

Kasus kekerasan dalam keluarga terjadi lagi. Bapak hamili anaknya. Ini berita basi yang terus terjadi. Ribuan kasus dan korban terus berjatuhan. Tapi kenapa berita ini seolah hanya mewarnai media massa, tanpa ada tindak pencegahan dan penanggulangannya?

Miris baru-baru ini warga Surabaya dikagetkan dengan penangkapan lelaki paruh baya yang merampas kebahagian putri dan istrinya. Tragedi mengenaskan ini bermula sejak 2015. Namun sayangnya, baru terungkap dan pelakunya ditangkap Agustus 2019. 

SP (45), sebut saja begitu. Sudah dua kali menghamili anaknya. Hamil pertama, ia memaksa untuk menggugurkannya. Ia tak jera. Sang anak hamil lagi, namun tetap dipertahankan. Kini bayi hasil zina bapak sekaligus kakek sang bayi ini berusia 4 bulan. Hasil pendalaman kasus, dalam seminggu ia bahkan bisa menggauli putrinya 3 kali. Tega!

Dimana sang istri? Istri SP sudah mengetahui 'perbuatan gila' sang suami pada anaknya. Ia depresi karena terus-terusan diancam. Hingga ia sakit dan meninggal dunia pada November 2018 lalu. Innalillahi. (Kompas.com)

Bukan ingin salah menyalahkan. Tentu adanya tindakan pelanggaran, tak lain agar kesalahan serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang. Belajarlah dari kesalahan! Begitu orang bijak menasehati.

Kalau dipikir lagi, ini salah siapa? Salah istri SP yang bungkam? Atau salah sang putri yang tidak bisa menjaga diri? Tentu semua sependapat, salah pelaku yang gila nafsu syahwatnya. Juga begitu tega seolah akal yang Allah berikan tidak lagi ia gunakan. Namun, kenapa pelaku-pelaku serupa terus bermunculan?

Sudahkah pemerintah optimal mencegah dan menanggulangi kasus mengerikan ini? Tidak bisa hanya mencukupkan dengan menangkap dan memenjarakan pelaku. Hal ini tidak akan membuat mereka jera dan calon pelaku mengurungkan niat jahatnya.

Dalam penelusuran kasus SP, ia mengaku melakukannya karena pengaruh miras dan video porno. Tengoklah bagaimana jual beli miras masih begitu masif. Razia barang haram ini hanya memberantas yang terendus. Sisanya? Lenyap dari pengamanan. Tengok pula situs porno yang mudah diakses. Tak ada pemblokiran. Hanya pengkhususan umur yang tetap saja banyak yang melanggar. Terbukti, ribuan bocah terpapar pornografi.

Bapak hamili anak. Miras dijual bebas. Porno dan perbuatan asusila merajalela. Ribuan bocah jadi pembuat video porno. Semua ini hanyalah masalah cabang yang sejatinya berakar pada satu masalah.

Akar masalahnya adalah sistem yang diterapkan saat ini. Sudahkah menjadikan para individu bertakwa? Menjadikan masyarakat yang peka dan peduli dengan kondisi di sekitarnya? Serta, menjadikan penguasa sebagai penjaga atas akidah umat, penjaga dari berbagai marabahaya, penerap aturan yang sempurna?

Tidak! Justru sistem saat inilah yang menjadi biang keroknya. Sistem kapitalisme telah melanggengkan berbagai tindak kriminal. Akankah para kapitalis rela memblokir situs porno dan memberantas jual beli barang haram? Jelas mereka menolak karena itu adalah bisnis yang sangat menggiurkan.

Asas dari sistem kapitalisme yaitu pemisahan agama dengan kehidupan, benar-benar membuat runtuh ketahanan keluarga dan negara. Sosok bapak yang semestinya menjadi pendidik dan pelindung bagi istri dan anaknya, malah menjadi penghancur kebahagiaan mereka. Ketika sistem sekuler telah merasukinya, maka ia tidak lagi ingat mati kala menggerayangi tubuh putrinya. Tidak pula takut dengan siksaan Allah yang pedih, saat melakukan berbagai dosa besar.

Dalam Islam, sosok bapak begitu penting dalam menjaga anggota keluarga terhindar dari siksa neraka.

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْۤا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَا لْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰٓئِكَةٌ غِلَا ظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَاۤ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim 66: Ayat 6)

Sudah selayaknya kita sebagai muslim merindukan Islam diterapkan di setiap aspek kehidupan. Karena, hanya itulah yang akan menjadi solusi atas berbagai problematika kehidupan manusia. Wallahu a'lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Selasa, 28 Jan 2020 13:41

The Next Muhammad Al Fatih

The Next Muhammad Al Fatih

Selasa, 28 Jan 2020 12:49

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Selasa, 28 Jan 2020 12:16

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Selasa, 28 Jan 2020 11:44

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Selasa, 28 Jan 2020 11:00

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Selasa, 28 Jan 2020 10:39

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Selasa, 28 Jan 2020 10:15

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Selasa, 28 Jan 2020 09:35

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Selasa, 28 Jan 2020 08:28

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Selasa, 28 Jan 2020 07:22

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Selasa, 28 Jan 2020 06:56

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

Selasa, 28 Jan 2020 05:59

Senjata Makan Tuan China

Senjata Makan Tuan China

Senin, 27 Jan 2020 23:40

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Senin, 27 Jan 2020 23:25

WHO Sebut Ancaman Global dari Virus Mematikan Cina 'Tinggi

WHO Sebut Ancaman Global dari Virus Mematikan Cina 'Tinggi

Senin, 27 Jan 2020 22:55

Mewujudkan Tata Kelola Kota Bebas Banjir dan Layak Huni

Mewujudkan Tata Kelola Kota Bebas Banjir dan Layak Huni

Senin, 27 Jan 2020 22:48

Haruskah Pendidikan Akidah Dimulai Sejak Dini?

Haruskah Pendidikan Akidah Dimulai Sejak Dini?

Senin, 27 Jan 2020 22:44

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

Senin, 27 Jan 2020 22:40

Pemimpin Islamic State Ancam Jadikan Israel Target Utama Dalam Gelombang Serangan Baru

Pemimpin Islamic State Ancam Jadikan Israel Target Utama Dalam Gelombang Serangan Baru

Senin, 27 Jan 2020 22:26

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Senin, 27 Jan 2020 22:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X