Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.303 views

Perempuan Didorong ke Dunia Kerja, Inikah Kesetaraan?

Oleh: Widya 

 

Angka pengangguran di Provinsi Bengkulu hingga saat ini masih cukup tinggi. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu, jumlah pengangguran se-Provinsi Bengkulu mencapai 22.705 orang. Pengangguran tersebut didominasi laki-laki, dengan jumlah 13.345 orang. Sedangkan untuk wanita jumlahnya jauh lebih sedikit yakni sebanyak 9.360 orang (bengkuluekspress.com, 15/3/2019).

Data di atas seolah mengungkap fakta bahwa di lapangan para lelaki kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan yang seharusnya bisa lebih mudah didapatkannya sebagai petugas pencari nafkah yang haq.  Dengan dalih emansipasi, para perempuan dibombardir propaganda untuk bekerja di luar rumah. Mengingat hadir sisi lemah perempuan, membuat para pemilik pabrik lebih mudah untuk berbuat tidak adil. Baik itu dari sisi gaji, atau beban pekerjaan.

Lalu kini, atas nama balance for better, para perempuan kembali didorong berbondong-bondong keluar rumah untuk bekerja. Balance for better ialah tema perempuan yang diusung untuk tahun 2019. Tema ini lebih mengarah pada issue kesetaraan gender.  Hal ini diunggah dalam situs resminya, International Women's Day mengungkapkan alasan kenapa 'balance for better' menjadi tema pada 2019 ini.

"Pada 2019 ini ditujukan untuk kesetaraan gender, kesadaran yang lebih besar tentang adanya diskriminasi dan merayakan pencapaian perempuan. Hal ini termasuk mengurangi adanya gap pendapatan atau gaji pria dan wanita. Memastikan semuanya adil dan seimbang dalam semua aspek, yakni pemerintahan, liputan media, dunia kerja, kekayaan dan dunia olahraga".

Harus kita lihat bagaimana realita di lapangan saat ini. Ketika seorang istri ternyata berpenghasilan lebih banyak daripada suaminya. Apa yang terjadi? Dari sisi ini saja akan banyak timbul permasalahan. Seperti yang dipaparkan dalam riset oleh Ashley C Ford untuk Refinery29 pada tahun 2015 di Amerika Serikat, 38 persen istri ternyata berpenghasilan lebih tinggi dibanding suami mereka.

Namun, kebanyakan wanita ini ternyata juga memiliki perasaan yang campur aduk mengenai perannya sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga.

Ford sendiri yang bekerja sebagai redaktur dan pembicara berpenghasilan 70 persen lebih tinggi daripada pasangannya. Jadi, dia sangat memahami mengapa banyak wanita milenial merasa malu dan khawatir karena lebih berhasil dan sukses secara finansial ketimbang pasangannya.

Kondisi ini, menurut Ford, berdasarkan pola pikir klasik di mana pria harus menghasilkan lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Apabila terjadi sebaliknya, masalah bisa terjadi.

“Konsekuensi emosional dan psikologis hampir tidak bisa dihindari karena kondisi yang demikian,” tulis Ford. Wanita merasa bersalah dan pria jadi mudah tersinggung, walaupun seharusnya tidak seperti itu.

Berapa angka perceraian yang diakibatkan oleh kesenjangan pendapatan antara laki-laki dan perempuan?

Belum lagi permasalahan pengasuhan anak yang terabaikan karena ibu lebih senang bekerja di luar rumah dibanding harus diam di dalam rumah untuk mengasuh anaknya. 

Isu kesetaraan dan kebebasaan yang diperjuangkan kaum feminis pun merupakan konsep  abstrak, bias dan absurd karena sampai saat ini para feminis sendiri belum sepakat mengenai kesetaraan dan kebebasan seperti apa yang diinginkan kaum perempuan. Terminologi ”Feminis” sendiri memiliki beragam definisi berdasarkan latar belakang sejarahnya. Walaupun pada awal kemunculannya feminisme tampak seperti gerakan reaktif terhadap penindasan gereja, tetapi perkembangannya dikemudian hari memperlihatkan akar dari gerakan ini adalah paham relativisme yang menganggap bahwa  benar atau salah, baik atau buruk, senantiasa berubah-ubah dan tidak bersifat mutlak, tergantung pada individu, lingkungan maupun kondisi sosial.

Salah satu efek dari paham relativisme yang dianut oleh kaum feminis, adalah menyuburkan praktik-praktik homoseksual di dalam  masyarakat,  karena apa yang dulu dianggap salah, kini  dengan dalih penghormatan terhadap HAM,  telah berubah menjadi sebuah kebenaran. 

Islam memandang wanita dalam balance for better

Dalam Islam, Allah SWT  telah menciptakan segala sesuatunya secara adil dan sesuai dengan fitrah atau kodratnya. Allah menciptakan manusia dengan fitrahnya berdasarkan keistimewaan dan kekurangan yang terdapat pada laki-laki dan perempuan. Perempuan tidak lantas menjadi hina dengan fitrahnya yang penuh kelembutan dan fisiknya yang tidak sekuat laki-laki.  Pun dengan laki-laki,  fitrah penciptaannya sebagai pemimpin dengn karakter maskulinnya tidak menjadikannya mampu berbuat semena-mena terhadap kaum perempuan.

Konsep kesetaraan laki-laki dan perempuan dalam Islam juga dapat ditemukan pada firman Allah subhanahu wa ta’ala, Allah berfirman, “Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), ‘Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain….’”(QS Ali Imran [3]: 195).

Dari ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada alasan apa pun yang menghalangi adanya kontribusi beban sosial antara laki-laki dan perempuan untuk kemaslahatan publik baik untuk keluarga atau masyarakat.

Perempuan dapat berkiprah sesuai dengan bidang keahliannya dengan memperhatikan kaidah hukum yang berlaku dalam islam. Ketika kita menilik kembali bagaimana para shahabiyah menjalankan perannya dalam keluarga, pendidikan, ekonomi dan politik dengan begitu baik. Namun, tetap harus dipahami bahwa perempuan di rumah artinya bukan tidak berprestasi. Contohnya saja Aisyah, beliau lebih banyak di rumah tapi dari rumahnya ia berhasil mengkader ulama-ulama besar, baik dari generasi sahabat maupun tabi’in bahkan ada juga ulama wanita.

Penulis pribadi, sebagai ibu rumah tangga, yang memiliki passion dalam dunia menjahit, berusaha berkontribusi untuk umat dengan mendirikan komunitas muslimah menjahit. Penulis memiliki harapan besar agar para muslimah dapat memahami balance for better ini tetap dalam kerangka Islam. Yakni tidak hanya untuk membekali skill menjahit bagi para membernya yang nantinya bisa mereka pakai untuk berkarya dan berdaya jual baik bagi dirinya dan keluarganya. Namun juga,  membekali wawasan kemuslimahan agar para muslimah tidak terjebak dengan kesibukan dan materi semata yang bisa membuat mereka lupa akan fungsi dan peran utamanya sebagai perempuan muslimah.

Tuntutan kesetaraan adalah agenda besar dalam gerakan feminisme. Mereka memperjuangkan kesamaan hak antara laki-laki dan perempuan. Tapi banyak yang lupa, bahwa setara tak selalu sama. Setara tak selalu sebanding dan lurus simetris. Selalu ada perbedaan dalam kesetaraan. Dan kesetaraan muncul justru dari perbedaan. Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Keajaiban yang Abadi

Keajaiban yang Abadi

Jum'at, 07 Aug 2020 15:20

Putra Mahkota Saudi Kirim Regu Pembunuh Ke Kanada Untuk Menargetkan Mantan Pejabat Intelijen

Putra Mahkota Saudi Kirim Regu Pembunuh Ke Kanada Untuk Menargetkan Mantan Pejabat Intelijen

Jum'at, 07 Aug 2020 14:45

Pekan ASI Sedunia dan Risalah Agung Pengasuhan Anak dalam Islam

Pekan ASI Sedunia dan Risalah Agung Pengasuhan Anak dalam Islam

Jum'at, 07 Aug 2020 08:11

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Karyawan Upah di Bawah Rp5 Juta Akan Diberi Bansos, Ini Catatan Komisi XI

Jum'at, 07 Aug 2020 07:06

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Pembelajaran Daring, Antara Harapan dan Kenyataan

Jum'at, 07 Aug 2020 07:05

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Pimpinan Komisi VII DPR RI Prihatin Ekonomi Anjlok: Emak-emak Tak Pegang Duit

Jum'at, 07 Aug 2020 06:54

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Indonesia di Ambang Resesi, Legislator Desak Pemerintah All Out Bangkitkan UMKM

Jum'at, 07 Aug 2020 06:47

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Serah Terima Jabatan Ketua Adara Relief, Sri Vira Chandra: Bekerja bagi Kemanusiaan untuk Indonesia

Jum'at, 07 Aug 2020 06:34

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Islamic State Lancarkan Serangan Besar di Dua Bagian Terpisah Di Pusat Suriah

Kamis, 06 Aug 2020 20:45

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Libanon Tempatkan Pejabat Pelabuhan Beirut Dalam Tahanan Rumah Sambil Menunggu Penyelidikan

Kamis, 06 Aug 2020 20:30

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Pejabat Israel Peringatkan Ledakan Mematikan di Beirut Bisa Saja Terjadi di Haifa

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Jerat Kemiskinan Bukan karena Sesama Keluarga Miskin Besanan

Kamis, 06 Aug 2020 20:00

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kisah Nabi Yusuf: 'Drakor' Terbaik Sepanjang Masa

Kamis, 06 Aug 2020 19:55

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Hadirnya Negara dalam Pendidikan di Masa Pandemi

Kamis, 06 Aug 2020 19:45

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kisah Reynhard Dibuat Film Dokumenter, Bukti Tersebarnya Ide Liberal

Kamis, 06 Aug 2020 19:15

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Bukan Dispensasi Nikah yang Dibutuhkan

Kamis, 06 Aug 2020 18:50

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Dilema Muslimah: Feminin atau Feminis?

Kamis, 06 Aug 2020 18:14

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan dan Miliki Karakter Islami

Kamis, 06 Aug 2020 17:42

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Jadilah Youtuber Panutan yang Bermanfaat

Kamis, 06 Aug 2020 17:39

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Keterbatasan Pembelajaran Daring Amputasi Hak Siswa

Kamis, 06 Aug 2020 17:25


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X