Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
20.864 views

Bolehkah Seorang Muslim Mengucapkan "Namo Buddhaya"?

 

Oleh:

Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id)

 

MUNGKIN akhir-akhir ini kita sering menyaksikan banyak pejabat yang mengucapkan salam lintas agama. Salah ucapan salam yang popular adalah “Namo Buddhaya”. Apa sebenarnya arti ucapan tersebut?

Jika kita telaah, ternyata, namo Buddhaya, bukan merupakan salam dalam agama Buddha, tetapi artinya adalah : “Terpujilah Buddha!”

Dalam sebuah situs online agama Budha ditulis: "Namo Buddhaya" bukanlah salam, tetapi ungkapan penghormatan seseorang kepada Buddha. Artinya adalah Terpujilah Buddha (yang telah merealisasi pencerahan Agung). Ungkapan ini amat umumnya diucapkan sebelum membabarkan Dhamma atau tulisan Dhamma. Di Indonesia, umat Buddha sering mengucapkannya sebagai salam Buddhis. Jadi sungguh sangat salah kaprah dan keluar dari makna sesungguhnya. Saya pun seringkali memulai tulisan kepada teman Buddhist, dengan kata "Namo Buddhaya", tapi bukan sebagai salam, melainkan sebagai ungkapan penghormatan kepada Buddha, dan diharapkan menginspirasikan kualitas Buddha kepada teman yang saya tulisi.” (http://buddhistonline.com/sejarah/sejarah2.shtml).

Jadi, menurut pemeluk Budha, ungkapan ‘namo buddhaya’ adalah satu bentuk pujian kepada Tuhan-nya orang Budha. Dalam bahasa Arab, “Terpujilah Buddha” itu sama dengan: “Alhamdu lil-Buddha!”

Siapakah Buddha menurut orang Buddha? Dalam sebuah buku berjudul “Kumpulan Ceramah Bhikkhu Uttamo Thera (Buku 5), Buddha Dhamma dalam Kehidupan Sehari-Hari”, dijelaskan mengapa para dewa tidak mau turun dari sorga dan menemui manusia:

”Sang Buddha yang telah wafat hampir 3000 tahun lamanya itu sebenarnya baru sekejap saja untuk alam dewa. Hanya saja, diceritakan dalam Dhamma, alam manusia ini sungguh kotor dan busuk bagi para dewa. Para dewa tidak berminat mendekati manusia. Dari jarak jauh pun mereka sudah terganggu dengan bau manusia.” (hal. 21).

Siapakah nama Tuhan orang Buddha? Dalam sebuah buku berjudul ”Be Buddhist Be Happy”, ditulis: "Seorang umat Buddha meyakini adanya Tuhan Yang Maha Esa yang dikenal dengan sebutan: "Atthi Ajatam Abhutam Akatam Asamkatam", yang artinya: Sesuatu yang tidak dilahirkan, tidak dijelmakan, tidak diciptakan, Yang Mutlak. Tuhan Yang Maha Esa di dalam agama Buddha adalah Anatman (Tanpa Aku), suatu yang tidak berpribadi, suatu yang tidak dapat digambarkan dalam bentuk apa pun. (Jo Priastana, Be Buddhist Be Happy, (Jakarta: Yasodhara Puteri Jakarta, 2005), hlm. 28-29).

Itulah konsepsi Tuhan orang Buddha. Orang Muslim punya konsep Tuhan sendiri. Orang muslim sudah bersaksi, bahwa “Tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad saw adalah utusan Allah”. Bolehkah seorang muslim, mengganti ungkapan Alhamdulillah, dengan Alhamdu lil-Buddha atau Alhamdu lil-Yesus atau Alhamdu lil-Krishna???

*****

Dalam ajaran Islam, Tuhan Yang Maha Esa sudah mengenalkan diri-Nya, melalui wahyu-Nya yang diturunkan kepada Nabi terakhir (saw): “Aku adalah Allah. Tidak ada Tuhan selain Aku. Maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingatku.” (QS Thaha: 14).

Jadi, orang Muslim tidak boleh menyebut nama Tuhan, selain dengan nama yang telah dikenalkan oleh Tuhan itu sendiri. Tentu tidak benar jika ada orang muslim berdoa, meminta sesuatu kepada Sang Buddha. Sebab, nama Tuhan dalam Islam sudah ditentukan melalui wahyu, bukan melalui konsensus atau budaya.

Itulah makna Islam sebagai agama wahyu yang murni (Islam is the only genuine revealed religion), sebagaimana dinyatakan oleh Prof. Syed Muhammad Naquib al-Attas. Nama Tuhan tentulah sangat penting. Sangat tidak masuk akal jika manusia menolak menyebut nama Tuhan yang sebenarnya, sebagaimana telah dikenalkan dalam al-Quran.

Karena terkait dengan aspek keimanan, maka para ulama pun mengimbau agar salam lintas agama itu tidak dilakukan oleh seorang muslim. MUI Jawa Timur secara terbuka telah mengimbau agar umat Islam jangan mengucapkan salam ‘berbagai agama’. Itulah tugas ulama. Sebagai pewaris Nabi, maka ulama harus menyampaikan kebenaran dengan cara-cara yang baik.

Jika ada yang menolak imbauan MUI dalam soal ucapan salam ini, maka itu merupakan tanggung jawabnya sendiri. Ulama sudah melaksanakan tugasnya. Jika ada orang Islam sendiri yang mengecam imbauan MUI, maka biarlah dia yang menanggung akibatnya.

Setiap muslim tentu paham, bahwa dalam soal ucapan salam, orang muslim pun mengikuti contoh Nabi Muhammad saw. Bagi seorang muslim, mengucapkan salam termasuk ibadah. Islam punya salam yang khas Islam: “Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.” Redaksinya pun diajarkan oleh Nabi saw.

Memang sepatutnya, dalam soal ‘salam keagamaan’, para pejabat kita sebaiknya mengikuti tuntutan ulama. Tuhan yang Maha Esa itu sudah punya nama dan nama-Nya pun sudah disebutkan dalam al-Quran. Jangan sampai kita mengharapkan terjadinya kerukunan antar manusia, tetapi tidak mendapatkan ridha dari Allah SWT.

Kita berharap, bahwa kita hidup bahagia, rukun, dan damai di dunia, tetapi juga mendapatkan keridhaan Allah SWT, sehingga kita selamat dunia-akhirat. Lebih rugi dan merana, jika di dunia pun tidak rukun dan bahagia, di akhirat nanti mendapat murka dan siksa Allah Ta’ala. Ini benar-benar cilaka. Na’udzu billahi min dzalika.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Tendang Sesajen, Niat Baik Belum Tentu Diterima dengan Baik

Kamis, 20 Jan 2022 18:25

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Ikuti Webinar Sehat Tanpa Obat Dengan Quranic Quantum Healing

Kamis, 20 Jan 2022 18:11

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Peluang Usaha Varasi Mobil Bagi hasil 20% di Lumajang, Terbatas!

Kamis, 20 Jan 2022 18:06

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Pemerintah Tetapkan Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga

Kamis, 20 Jan 2022 16:58

Anis Ingatkan Pemerintah Tidak Bisa Gunakan Dana PEN untuk Pembiayaan IKN

Anis Ingatkan Pemerintah Tidak Bisa Gunakan Dana PEN untuk Pembiayaan IKN

Kamis, 20 Jan 2022 15:52

UU IKN Disahkan: Mungkin Sudah Terlambat Selamatkan Indonesia

UU IKN Disahkan: Mungkin Sudah Terlambat Selamatkan Indonesia

Kamis, 20 Jan 2022 15:11

Mengukuhkan Makna Tawakal bagi Para Pejuang Agama Allah

Mengukuhkan Makna Tawakal bagi Para Pejuang Agama Allah

Kamis, 20 Jan 2022 11:59

The Real Booster

The Real Booster

Kamis, 20 Jan 2022 11:11

Partai Gelora: Eksistensi dan Fungsi MPR Saat Ini Tidak Berjalan dengan Baik

Partai Gelora: Eksistensi dan Fungsi MPR Saat Ini Tidak Berjalan dengan Baik

Kamis, 20 Jan 2022 10:51

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Polisi Israel Tangkap 18 Orang Selama Penghancuran Rumah Warga Palestina Di Sheikh Jarrah

Rabu, 19 Jan 2022 21:15

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

4 Tentara Prancis Terluka Dalam Ledakan Bom Rakitan Di Burkina Faso Utara

Rabu, 19 Jan 2022 18:30

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Turki Akan Kirim 3.250 Personel Keamanan Ke Qatar Untuk Amankan Piala Dunia 2022

Rabu, 19 Jan 2022 17:27

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Rabu, 19 Jan 2022 07:17

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

DPR Sahkan RUU IKN dan RUU TPKS, PP KAMMI: Jangan Arogan

Rabu, 19 Jan 2022 06:57

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Calon Presiden Prancis Didenda € 10.000 Karena Sebut Migran Anak 'Pencuri' dan 'Pemerkosa'

Selasa, 18 Jan 2022 21:20

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Mantan Ajudan Tuduh Boris Johnson Bohong Terkait Pesta Di Downing Street Selama Penguncian COVID-19

Selasa, 18 Jan 2022 20:44

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

KH. Aceng Zakaria: Umat Islam Harus Tahu Ekonomi Syariah dan Ekonomi Non-Syariah

Selasa, 18 Jan 2022 14:50

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Sekum Persis: Umat Ini Harus Baik Ekonominya

Selasa, 18 Jan 2022 12:45

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Manuver Cawapres Tak Kalah Gesit dengan Capres

Selasa, 18 Jan 2022 12:19

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Terkait Khalid Basalamah, Tokoh Muda Alkhairaat Kritik HPA dan Pemkot Palu

Selasa, 18 Jan 2022 10:20


MUI

Must Read!
X