Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.932 views

Kalender Gregorian Masehi VS Kalender Islam Hijriyah

 
Oleh: Vivin Indriani
 
Tahun baru. Kalender baru. Secara umum penanggalan yang dipakai di seluruh dunia hari ini menggunakan perhitungan Kalender Gregorian atau Kalender Gregorius. Dalam kamus Wikipedia disebutkan, Kalender Gregorius atau Kalender Gregorian adalah kalender yang hari ini paling banyak dipakai di Dunia Barat dan seluruh dunia.
 
Kalender Gregorian sendiri sesungguhnya adalah modifikasi dari Kalender Julius. Dr. Aloysius Lilius adalah tokoh yang pertama kali mengusulkan penggunaan kalender ini sebagai penanggalan dan sempat disetujui oleh Paus Gregorius XIII. Akhirnya penggunaan kalender yang menggunakan penanggalan Masehi ini secara resmi digunakan pada tanggal 24 Februari 1582.
 
Pada awalnya kalender yang digunakan di Barat adalah Kalender Julius. Meski sama-sama menggunakan penanggalan Masehi namun Kalender Julius dianggap kurang akurat. Kalender Julius menetapkan permulaan musim semi yakni pada tanggal 21 Maret, semakin maju dari penetapan hari perayaan Paskah yang sudah disepakati sejak Konsili Nicea I pada tahun 325.
 
Dalam penanggalan Gregorian terdapat 12 bulan yang masing-masing memiliki nama dan maksud tersendiri.
 
Januari, diambil dari nama Janus yakni Dewa permulaan dan akhir yang dipuja oleh bangsa Romawi.
 
Februari, diambil dari nama Februus yakni Dewa kematian dan pemurnian Romawi. Dewa Februus juga dijadikan sebagai dewa bangsa Etruskan. Bulan Februari dianggap sebagai bulan perayaan ritual pemurnian di Romawi yang dirayakan setiap tanggal 15 bulan ini.
 
Maret, diambil dari nama Mars yang merupakan Dewa perang Romawi.
 
April, diambil dari bahasa Latin yaitu Aperire yang artinya membuka. Bulan April (Aprilis) dalam kalender Romawi merupakan penghormatan untuk dewi Venus. Kata April diambil dari nama Venus dalam bahasa Yunani yaitu Aphrodite (Aphros).
 
Mei, diambil dari nama Maia Maiestas yakni salah satu Dewi bangsa Romawi.
 
Juni diambil dari nama Juno, yakni seorang Dewi Romawi yang merupakan istri dari Jupiter.
 
Juli, diambil dari nama Julius Caesar, salah seorang diktator bangsa Romawi. Dalam penanggalan sebelumnya, bulan Juli disebut dengan sebutan Quintilis, yaitu bulan ke-5 kalender Romawi.
 
Agustus diambil dari nama Augustus yakni nama Kaisar Romawi pertama. Bulan ini sebelumnya disebut Sextilis, yaitu bulan ke-6 kalender Romawi.
 
September diambil dari kata Septem yang merupakan bahasa Latin untuk tujuh. September disebut sebagai bulan ke-7 kalender Romawi.
 
Oktober berasal dari kata Octo yang merupakan bahasa Latin untuk kata delapan.
 
November berasal dari kata Novem yang merupakan bahasa Latin untuk sembilan.
 
Dan Desember yang berasal dari kata Decem, merupakan bahasa Latin untuk sepuluh.
 
Tahun Baru Masehi, Kental Budaya Pagan
 
Dari sekilas gambaran sejarah penggunaan Kalender Gregorian yang hari ini banyak diperingati, kita bisa tahu bahwa nuansa Romawi demikian kental di dalamnya. Percampuran antara budaya Nashrani dengan mitologi klasik bangsa Romawi di masa silam sangat mewarnai penggunaan kalender ini. Dan kita telah menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.
 
Sesungguhnya, sebagai Muslim, kita memiliki penanggalan sendiri sebagai penanda waktu dalam satu tahun. Yakni Kalender Hijriyah. Kalender Hijriyah telah dipakai oleh kaum Muslimin sepanjang sejarah peradaban Islam selama lebih dari 13 abad. Nama resmi dari kalender Hijriyah yakni رأس السنة الهجرية atau Raʼs al-Sanah al-Hijrīyah. Atau lebih populer dengan nama Tahun Baru Islam.
 
Kalender Hijriyah ditetapkan sebagai awal mula penanggalan umat Islam yang diambil dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad saw dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Kalender Hijriyah menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya, sedangkan kalender Masehi menggunakan peredaran matahari. Dalam sistem Kalender Hijriyah, sebuah hari dan tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari di tempat tersebut atau ketika memasuki waktu Maghrib. Berbeda dengan Kalender Masehi yang menetapkan hitungan awal hari dan tanggal pada pukul 00.00 dini hari waktu setempat.
 
Penetapan kalender hijriah sendiri dilakukan pada zaman Khalifah Umar bin Khaththab. Beliau menetapkan peristiwa hijrah Rasulullah Saw dari Mekah ke Madinah sebagai penanda awal diberlakukannya penanggalan Hijriyah. Dengan mengacu pada perhitungan peredaran bulan, Kalender Hijriyah terdiri dari 12 bulan, dengan jumlah hari berkisar 29-30 hari.
 
Penetapan 12 bulan dengan menggunakan waktu peredaran bulan ini sesungguhnya sesuai dengan firman Allah SWT yang artinya,
 
“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa." (QS. At Taubah(9): 36).
 
Sejarah Islam Kental dalam Penetapan Kalender Hijriyah
 
Pada masa sebelum Nabi Muhammad saw datang, bangsa Arab sesungguhnya telah menggunakan bulan-bulan dalam kalender Hijriyah sebagai sistem penanggalan mereka. Namun pada waktu itu mereka tidak menetapkan angka untuk menyebutkan tahun ke berapa dari penanggalan yang mereka gunakan ini. Bangsa Arab pra kerasulan menggunakan nama-nama peristiwa atau nama khas tertentu untuk menyebut angka tahun penanggalan. Misalnya, Tahun Gajah sebagai penanda 12 bulan kalender yang bertepatan dengan kelahiran Nabi dan penyerbuan Pasukan Gajah Raja Abraham.
 
Penetapan Tahun Hijriyah diawali ketika Abu Musa Al-Asyaari, salah seorang gubernur pada masa Khalifah Umar bin Khaththab menulis surat kepada Amirul Mukminin. Dalam suratnya, Abu Musa menanyakan surat-surat dari Khalifah Umar yang tidak menuliskan tahun, hanya tanggal dan bulan saja. Hal ini cukup membingungkan dalam menyusun laporan administrasi kenegaraan.
 
Dari sini, Khalifah Umar kemudian mengumpulkan beberapa Sahabat senior diantaranya Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf, Saad bin Abi Waqqas, Zubair bin Awwam serta Thalhah bin Ubaidillah. Hasilnya disepakati, penentuan tahun pertama Hijriyah diambil dari peristiwa Hijrah Nabi Muhammad saw dari Makkah ke Madinah sebagai tahun I Hijriyah.
 
Dari sini kita bisa melihat, bahwa penetapan kalender Hijriyah amat kental dengan nuansa hadlarah Islam. Sehingga wajar jika Kalender Hijriyah sangat layak dipergunakan kembali sebagai acuan penanggalan oleh kaum Muslimin di seluruh dunia. Tidak hanya itu, penentuan pelaksanaan beberapa rukun ibadah juga menggunakan penetapan Kalender Hijriyah seperti puasa yang ditetapkan pada tanggal 1 Bulan Ramadhan. Haji yang ditetapkan pada Bulan Dzulhijjah. Dan beberapa rukun ibadah lainnya.
 
Menetapkan penanggalan dengan sistem Kalender Hijriyah sebagai acuan pada masa sekarang tentu saja membutuhkan kesatuan umat dan sistem yang mendukung. Sejarah peradaban Islam mengajarkan, hanya sistem Khilafah Islamiyyah yang mampu mengakomodasi seluruh kepentingan kaum Muslimin serta menjaga perpaduan yang satu antara hadlarah Islam dengan sistem kehidupan Islam sepenuhnya. Jika itu terjadi, maka kebangkitan kembali kejayaan Islam akan nampak di depan mata. Semoga bukan sekadar cita-cita. (rf/voa-islam.com)
 
Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Kamis, 14 Jan 2021 14:15

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Kamis, 14 Jan 2021 13:01

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Kamis, 14 Jan 2021 11:55

KH Cholil Nafis: Syekh Ali Jaber Dai yang Istiqamah dan Rendah Hati

KH Cholil Nafis: Syekh Ali Jaber Dai yang Istiqamah dan Rendah Hati

Kamis, 14 Jan 2021 10:41


MUI

Must Read!
X