Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.545 views

Ironi Komunisme

 

Oleh:

Ali Mustofa || Penulis Buku

 

SEDANG heboh isu komunisme. Mungkin diantara kita masih ada yang belum paham betul apa itu komunisme. Kenapa juga tidak sedikit anak muda yang begitu gandrung dengan paham yang satu ini. 

Salah satu tokoh nasional, Sayuti Melik, pernah mengatakan: "Kalau anak muda membaca buku 'Das Kapital', lalu tidak membuat mereka senang, berarti ia pemuda yang bebal. Dan kalau orang-orang tua semasa tuanya masih menjadi komunis, maka dia bebal". 

Begitulah gambaran daya pikat 'Das Kapital', betapa sangat menariknya buku ini jika dilihat dari satu sisi. Padahal sebenarnya jauh dari ekspektasi. Pun justru juga tak sesuai dengan prinsip kehidupan beragama. Termasuk prinsip dalam agama Islam. 

Das Kapital adalah buku rujukan utama para pengagum ideologi komunisme. Buku fenomenal ini dikarang oleh seorang pemikir asal Jerman bernama Karl Marx.  

Karena Karl Mark sendiri sebagai salah satu pencetus ajaran komunisme, meski ia mengaku beragama Yahudi, tapi mengatakan bahwa agama itu adalah candu.  

Dalam Misykat, Dr. Hamid Fahmi Zarkasi, menjelaskan, pada waktu itu masyarakat Kristen Eropa ingin maju dan terbebas dari belenggu kekuasaan Gereja yang telah  mengakibatkan keterpurukan bagi  rakyatnya. Kemudian lahirlah sistem sekuler-kapitalisme yang punya prinsip bahwa agama harus dipisah dari urusan publik. Agama cukup di tempat ibadah, tidak perlu mengatur persoalan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan seterusnya.  

Syahdan, kemajuan pun didapat, namun kemajuan kapitalisme minus rohani, plus dengan segala cacatnya. Salah satu yang menjadi problem utama ideologi buatan manusia ini adalah tidak adanya pemerataan dalam kemakmuran karena kemakmuran hanya dinikmati oleh segelintir para pemilik modal (kapitalis). 

Hatta, di awal abad ke 19 lahirlah gerakan bernama sosialisme untuk menentang kapitalisme. Diantara pendirinya ialah Robert Owen (1771-1858) di Inggris dan Saint Simon (1760-1825) di Perancis. Prinsip dasarnya tetap bagaimana supaya hidup makmur.  

Namun makmur ala sosialisme ini mengutamakan kebersamaan. Sistem dikontrol sepenuhnya oleh penguasa. Sedangkan pribadi dikalahkan oleh rakyat dan buruh. Ide sosialisme ini pun kemudian diikuti oleh komunisme. Jadi paham komunisme adalah turunan alias anak kandung dari sosialisme. 

Kalau kapitalisme meminggirkan peran agama, maka komunisme berusaha meniadakan peran agama. Jargonnya membela rakyat, tapi pada faktanya cuma memanfaatkan rakyat. Yakni rakyat diarahkan untuk merebut kekuasaan alias revolusi dengan metode pertumpahan darah. Dalam masalah ini, baik kapitalisme maupun komunisme kompak, kapitalisme juga mengakibatkan kerusakan dimana-mana karena dampak dari kesenjangan. 

Jika kapitalisme nemikirkan pertumbuhan tapi tidak ada pemerataan, komunisme memikirkan pemerataan tapi tidak memikirkan pertumbuhan. Itulah mengapa rata-rata negara komunis tidak makmur. Rakyatnya tetap proletar (sengsara), sementara para pemimpinnya tetaplah menjadi borjuis.  

Lalu apa solusinya? Ya pilih sistem Islam aja. Karena Islam merupakan agama yang sempurna. Telah terbukti selama berabad-abad memberikan kepuasan hati. Melayani dan mengayomi baik muslim maupun kafir. Hal ini bahkan diakui oleh orang-orang Barat. Islam mengatur seluruh aspek kehidupan. Mulai dari bangun tidur, bangun rumah tangga, sampai bangun negara. Semua sudah ada aturannya dari Allah. 

Karena itu, kita mesti waspada dengan gencarnya arus pemikiran di luar Islam yang dapat membahayalan aqidah kita. Derasnya serangan pemikiran ini sebagaimana memang disarankan sudah sejak lama oleh seorang misionaris, Samuel Marinus (1867-1962), yang menyampaikan: 

"Sebenarnya tugas kalian bukan mengeluarkan orang-orang Islam dari agamanya menjadi pemeluk agama kalian. Akan tetapi menjauhkan mereka dari agamanya (al-Qur‟an dan Sunnah). Sehingga mereka menjadi orang- orang yang putus hubungan dengan Tuhannya dan sesamanya (saling bermusuhan), menjadi terpecah- belah dan jauh dari persatuan. Dengan demikian kalian telah menyiapkan generasi-generasi baru yang akan memenangkan kalian dan menindas kaum mereka sendiri sesuai dengan tujuan kalian". (Ghazwul Fikri, Havis Aravik). 

Komunisme itu tidak keren. Maka tak layak dijadikan trend. Demikian pula isme-isme lainnya yang bertentangan dengan Islam. Wallahu a'lam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Jum'at, 16 Apr 2021 23:56

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Jum'at, 16 Apr 2021 23:10

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Jum'at, 16 Apr 2021 22:05

Pakistan Blokir Media Sosial Di Tengah Kekhawatiran Protes Nasional

Pakistan Blokir Media Sosial Di Tengah Kekhawatiran Protes Nasional

Jum'at, 16 Apr 2021 21:45

Israel Batasi Muslim Palestina Yang Akan Lakukan Shalat Jum'at Di Masjid Al-Aqsa

Israel Batasi Muslim Palestina Yang Akan Lakukan Shalat Jum'at Di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 16 Apr 2021 21:30

Erdogan: Yunani Tidak Berhak Menunjuk Mufti Umat Muslim

Erdogan: Yunani Tidak Berhak Menunjuk Mufti Umat Muslim

Jum'at, 16 Apr 2021 21:04

Larangan Mudik, Kebijakan Basa Basi Menurunkan Covid-19

Larangan Mudik, Kebijakan Basa Basi Menurunkan Covid-19

Jum'at, 16 Apr 2021 19:35

Ramadhan Menjelang, Harga Pangan Menjulang

Ramadhan Menjelang, Harga Pangan Menjulang

Jum'at, 16 Apr 2021 19:21

Syiah Biang-Kerok Gerakan Makar dan Terorisme

Syiah Biang-Kerok Gerakan Makar dan Terorisme

Jum'at, 16 Apr 2021 13:44

Siswa Muhammadiyah Ini Ciptakan Sajadah Anti Corona

Siswa Muhammadiyah Ini Ciptakan Sajadah Anti Corona

Jum'at, 16 Apr 2021 11:30

Benih Terorisme Itu Syiah

Benih Terorisme Itu Syiah

Jum'at, 16 Apr 2021 11:12

Akankah Jokowi Pimpin PDIP Setelah Megawati?

Akankah Jokowi Pimpin PDIP Setelah Megawati?

Jum'at, 16 Apr 2021 10:44

Dari Balik Penjara, Habib Rizieq Raih Gelar Doktor

Dari Balik Penjara, Habib Rizieq Raih Gelar Doktor

Jum'at, 16 Apr 2021 10:07

Takut kepada Allah

Takut kepada Allah

Jum'at, 16 Apr 2021 09:38

Pesantren Virtual 2021 Ajak Masyarakat ‘Nyantri’ Secara Daring

Pesantren Virtual 2021 Ajak Masyarakat ‘Nyantri’ Secara Daring

Jum'at, 16 Apr 2021 08:59

Penyembah Galon

Penyembah Galon

Kamis, 15 Apr 2021 23:42

AS Beri Sanksi Baru Terhadap Rusia Karena Dugaan Campur Tangan Dan Peretasan Pilpres

AS Beri Sanksi Baru Terhadap Rusia Karena Dugaan Campur Tangan Dan Peretasan Pilpres

Kamis, 15 Apr 2021 22:30

Ikuti Amerika Serikat, Australia Akan Tarik Seluruh Pasukan Dari Afghanistan Pada September

Ikuti Amerika Serikat, Australia Akan Tarik Seluruh Pasukan Dari Afghanistan Pada September

Kamis, 15 Apr 2021 22:00

Yordania Kecam Sabotase Israel Atas Pengeras Suara Untuk Adzan Di Masjid Al-Aqsa

Yordania Kecam Sabotase Israel Atas Pengeras Suara Untuk Adzan Di Masjid Al-Aqsa

Kamis, 15 Apr 2021 21:35

Spanyol Izinkan Agen Mossad Israel Interogasi Jurnalis Palestina Di Madrid

Spanyol Izinkan Agen Mossad Israel Interogasi Jurnalis Palestina Di Madrid

Kamis, 15 Apr 2021 21:20


MUI

Must Read!
X

Kamis, 15/04/2021 09:06

Ramadan, Yuk Berbenah Millenials