Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.461 views

Tiga Langkah Mengatasi Utang di Tengah Pandemi (Tinjauan Syariat)

 

Oleh: Dian Nurmala Sari

Posisi utang Indonesia saat ini terus membumbung tinggi seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan akibat pandemi Covid-19. Baik karena defisit anggaran periode sebelumnya atau mengalokasikan secara efisien untuk membiayai rakyat di masa pandemi. Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 mencapai 6,27% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau Rp1.028,5 triliun. Sebelumnya, defisit APBN tahun ini hanya ditetapkan sebesar 5,07% atau Rp852,9 triliun, tetapi diperlebar untuk pemulihan ekonomi pascapandemi virus corona (kontan, 1/6/2020).

Jeratan Utang Mengancam Kedaulatan Negeri

Masalah yang tak kunjung tuntas ditangani oleh negeri ini adalah jeratan utang luar negeri yang tak kalah membahayakan dari wabah virus corona. Pinjaman utang pada negara atau lembaga keuangan dunia yang dilakukan Indonesia salah satunya disebabkan pemerintah yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan rakyatnya.

Utang luar negeri merupakan bentuk penjajahan dalam sektor ekonomi dan sektor lainnya. Terbukti, pada akhirnya kebijakan utang luar negeri akan memengaruhi birokrasi dan kebijakan-kebijakan lainnya dalam suatu negara. Konsekuensi politis utang ini pun kentara dalam banyak kebijakan dan produk perundang-undangan. Apabila ditinjau dari segi ekonomi syariah, aktivitas menumpuk hutang dengan beban bunga yang tinggi akan menjerumuskan sebuah negara dalam jebakan riba (debt trap).

Tentunya ini menjadi pintu masuk penghancuran negara-negara yang sedang mengalami krisis ekonomi. Sebab dalam sistem ekonomi kapitalis tidak ada makan siang gratis (there is no free lunch). Selain itu, kedaulatan negara pun terancam. Utang yang diterima setiap negeri Muslim tidak akan menghasilkan apa-apa kecuali bertambahnya kemiskinan pada negara yang berutang dan kedaulatan yang terinjak-injak.

Islam Solusi Tuntas Menangani Persoalan Utang Luar Negeri

Islam memiliki aturan yang khas dan jelas dalam pengelolaan ekonomi. Islam menetapkan bahwa pemerintah wajib bertanggung jawab atas seluruh urusan rakyat. Rasulullah SAW bersabda:

 “Pemimpin (kepala negara) adalah pengurus rakyat dan ia bertanggung jawab atas pengurusan mereka” (HR. Muslim).

Ditinjau dari sistem ekonomi Islam, apabila negara mengalami defisit anggaran maka negara akan merumuskan langkah-langkah sebagai strategi penanganan. Ada beberapa langkah yang seharusnya bisa menjadi rujukan bagi dunia saat ini, yakni:

Pertama: Negara akan fokus pada peningkatan pendapatan negara. Dimulai dari pengelolaan harta baitul mal sebagai pemasukan negara dalam sistem pemerintahan Islam. Sumber-sumber pendapatannya diperoleh dari kepemilikan negara (milkiyyah ad-daulah) seperti ‘usyur, fa’i, ghonimah, kharaj, jizyah dan lain sebagainya. Selain itu pendapatan negara dapat pula diperoleh dari pemasukan pemilikan umum (milkiyyah ‘ammah) seperti pengelolaan hasil pertambangan, minyak bumi, gas alam, kehutanan dan lainnya. Negara bertanggung jawab atas optimalisasi dari harta kepemilikan umum tanpa adanya liberalisasi dalam lima aspek ekonomi, yaitu liberalisasi barang, jasa, investasi, modal dan tenaga kerja terampil.  

Zakat maal (ternak, pertanian, perdagangan, emas dan perak) adalah sumber pendapatan negara di bidang lain. Kemudian ada juga hima pada sebagian harta milik umum, yakni pengkhususan harta oleh penguasa  untuk suatu keperluan khusus dan tidak boleh untuk keperluan lain. Sebagai contoh, harta untuk menangani wabah di suatu wilayah. Hal yang dapat dilakukan oleh negara adalah penarikan pajak (dharibah) sesuai ketentuan syariat, yang hanya akan ditarik ketika ada kewajiban finansial yang harus ditanggung bersama antara negara dengan umat. Negara juga memiliki kewajiban mengoptimalkan pemungutan pendapatan agar tidak ada rakyat yang terdzalimi.

Kedua: Negara dalam Islam di masa defisit haruslah mengurangi dan menghemat pengeluaran. Khususnya pengeluaran-pengeluaran yang dapat ditunda dan tidak termasuk kategori mendesak.

Ketiga: Berhutang (istiqradh). Penguasa dalam Islam yakni Khalifah secara syar’i boleh berhutang untuk mengatasi defisit anggaran, namun tetap wajib terikat pada hukum-hukum syariat. Haram hukumnya Khalifah mengambil hutang luar negeri, baik dari negara tertentu seperti USA dan China, atau Lembaga Keuangan Internasional seperti IMF dan Bank Dunia. Alasan keharamannya adalah hutang tersebut mengandung unsur riba dan dipastikan mengandung syarat yang menghilangkan kedaulatan negara yang berhutang. Khalifah hanya boleh berhutang dalam kondisi ada kekhawatiran terjadinya bahaya (dharar) jika dana di baitulmal tidak segera tersedia.

Kondisi tersebut terbatas pada tiga pengeluaran saja, yaitu: (1) untuk nafkah fuqaha, masakin, ibnu sabil, dan jihad fi sabilillah: (2) untuk membayar gaji orang-orang yang memberikan jasa atau pelayanan kepada negara seperti pegawai negeri, para penguasa, tentara dll: (3) untuk membayai dampak dari peristiwa luar biasa, seperti menolong korban bencana alam, kelaparan dll. Pada tiga kondisi yang telah disebutkan diatas, jika dana dibaitulmal tidak cukup maka khalifah boleh memungut pajak bersyarat. Namun jika kondisi memburuk dan dikhawatirkan menimbulkan bahaya (dharar) maka khalifah boleh berhutang.

Penyelesaian ini, secara bersamaan akan menjatuhkan cengkeraman negara-negara barat kapitalis atas negara-negara Islam, memutus ketergantungan laten yang membahayakan eksistensi negera-negera Islam, dan memberikan kepercayaan diri yang amat besar bagi kaum Muslimin bahwa mereka memiliki kemampuan dan kekayaan yang amat besar.

Tidak ada cara yang bisa ditempuh untuk membebaskan negeri ini dari penjajahan Kapitalisme sekuler kecuali dengan kembali menerapkan syariah islam secara totalitas di bawah snaungan sebuah negara. Karena Islam bukan sekedar agama yang mengatur masalah ibadah ritual saja melainkan juga mengatur masalah sosial, pendidikan, ekonomi, politik, dan muamalah. Hanya Islam yang memberikan solusi tuntas dengan aturan menyeluruh yang telah Allah SWT turunkan melalui Jibril AS kepada Rasulullah SAW. Wallahu a’lam bi ash-shawwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Jum'at, 10 Jul 2020 10:45

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Kamis, 09 Jul 2020 21:05

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Kamis, 09 Jul 2020 20:48

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

Kamis, 09 Jul 2020 19:44

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Kamis, 09 Jul 2020 18:15

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Kamis, 09 Jul 2020 17:00

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Kamis, 09 Jul 2020 16:28

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Kamis, 09 Jul 2020 15:00

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Kamis, 09 Jul 2020 14:15

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Kamis, 09 Jul 2020 12:59

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Kamis, 09 Jul 2020 09:26

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Kamis, 09 Jul 2020 08:18

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

Kamis, 09 Jul 2020 07:00

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Rabu, 08 Jul 2020 23:55

Konsep

Konsep "Tangguh Semeru" di Jawa Timur, Solusi Tatanan Baru ?

Rabu, 08 Jul 2020 23:20

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Rabu, 08 Jul 2020 23:06

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Rabu, 08 Jul 2020 22:59

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

Rabu, 08 Jul 2020 21:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X