Kamis, 23 Muharram 1448 H / 9 Juli 2026 10:39 wib
96 views
Khutbah Jum'at: Dosa Kecil Juga Bisa Hancurkan Iman, Waspadalah!
Oleh: Badrul Tamam
KHUTBAH PERTAMA
إِنَّ الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا كَثِيرًا
--يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ --
-- يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا --
-- يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا --
أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وآله وسلم، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ، وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِى النَّارِ
Ma’asyiral Muslimin, saudaraku seiman, - rahimakumullah- !!!
Segala puji hanya milik Allah ﷻ, Rabb semesta alam. Dengan nikmat dan karunia-Nya, kita mampu melangkahkan kaki menuju rumah Nya untuk melaksanakan ibadah agung di hari penuh kemuliaan ini; yakni shalat Jumat. Semoga Allah menerima amal ibadah kita ini.
Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, kepada keluarga, para sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga hari kiamat.
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya. Ketakwaan adalah bekal terbaik dalam menghadapi kehidupan di dunia dan keselamatan di akhirat nanti.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Di antara penyakit hati yang paling berbahaya adalah ketika seseorang mulai merasa aman dari dosa-dosa kecil. Banyak orang masih merasa takut terhadap dosa-dosa besar, tetapi tidak lagi memiliki rasa gentar terhadap maksiat yang dianggap ringan.
Ucapan dusta dianggap sekadar bumbu percakapan. Ghibah dijadikan hiburan dalam pergaulan. Pandangan yang haram dianggap hal biasa. Kelalaian dalam shalat dipandang sebagai sesuatu yang lumrah. Padahal, dosa yang terus-menerus diremehkan dapat menjadi sebab kerasnya hati dan jauhnya seseorang dari rahmat Allah.
Para ulama salaf justru sangat takut terhadap dosa-dosa kecil. Mereka memahami bahwa besarnya dosa bukan hanya dilihat dari bentuknya, tetapi kepada siapa dosa itu dilakukan. Setiap maksiat pada hakikatnya adalah bentuk pembangkangan terhadap Allah Yang Maha Agung.
Al-Fudhail bin Iyadh rahimahullah memberikan nasihat yang sangat mendalam. Beliau berkata,
بِقَدْرِ مَا يَصْغُرُ الذَّنْبُ عِنْدَكَ يَعْظُمُ عِنْدَ اللهِ، وَبِقَدْرِ مَا يَعْظُمُ عِنْدَكَ يَصْغُرُ عِنْدَ اللهِ
"Semakin kecil engkau menganggap suatu dosa, semakin besar dosa itu di sisi Allah. Dan semakin besar rasa takutmu terhadap dosa itu, semakin kecil dosa tersebut di sisi Allah."
Betapa banyak manusia yang berkata, "Ini hanya dosa kecil." Padahal, sikap meremehkan itulah yang justru memperberat dosanya di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,
Sahabat Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu menggambarkan perbedaan antara hati seorang mukmin dan hati seorang yang durhaka. Beliau berkata,
إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَأَنَّهُ فِي أَصْلِ جَبَلٍ يَخَافُ أَنْ يَقَعَ عَلَيْهِ، وَإِنَّ الْفَاجِرَ يَرَى ذُنُوبَهُ كَذُبَابٍ وَقَعَ عَلَى أَنْفِهِ، فَقَالَ لَهُ هَكَذَا فَطَارَ
"Seorang mukmin melihat dosanya seperti gunung yang akan menimpanya, sedangkan orang fajir melihat dosanya seperti lalat yang hinggap di hidungnya lalu diusir begitu saja."
Inilah ciri hati yang hidup dan sehat. Ketika terjatuh dalam dosa, ia merasa gelisah, takut, dan segera kembali kepada Allah. Sebaliknya, hati yang keras akan menganggap dosa sebagai sesuatu yang biasa sehingga terus menumpuk noda hitam di dalam hati.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah mengingatkan,
إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَتْ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ، فَإِذَا هُوَ نَزَعَ، وَاسْتَغْفَرَ، وَتَابَ، سُقِلَ قَلْبُهُ، وَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا، حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ، وَهُوَ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ: كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
"Sesungguhnya seorang hamba apabila melakukan suatu dosa, maka akan ditorehkan satu titik hitam pada hatinya. Jika ia bertaubat, beristighfar, dan meninggalkan dosa tersebut, maka hatinya akan dibersihkan. Namun jika ia kembali berbuat dosa, titik hitam itu akan bertambah hingga menutupi seluruh hatinya." (HR. At-Tirmidzi)
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,
Hari ini banyak manusia lebih takut kehilangan harta daripada kehilangan keimanan. Lebih sedih ketika usahanya merugi daripada ketika shalatnya tidak khusyuk. Lebih cemas kehilangan jabatan daripada kehilangan keberkahan hidup.
Padahal, dosa yang dianggap ringan tetapi dilakukan terus-menerus dapat menjadi sebab tertutupnya hati dari hidayah Allah.
Oleh karena itu, marilah kita senantiasa menghisab diri. Jangan pernah meremehkan satu pun kemaksiatan. Sebab kita tidak tahu dosa mana yang menjadi penyebab murka Allah dan menghalangi kita dari husnul khatimah.
أقول قولي هذا، وأستغفر الله العظيم لي ولكم ولسائر المسلمين، فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم
KHUTBAH KEDUA
الحمد لله حمدًا كثيرًا طيبًا مباركًا فيه كما يحب ربنا ويرضى، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله، صلى الله عليه وعلى آله وصحبه وسلم.
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita menjaga hati agar tetap hidup dan sehat sebagaimana disebutkan dalam kitabullah sebagai “Qalbun salim”, dengan selalu me-refresh taubat setiap hari.
Jangan menunggu datangnya usia tua untuk bertaubat. Jangan menunggu sakit untuk beristighfar. Mumpung masih ada kesempatan, segera kembali kepada Allah dengan penuh penyesalan.
Perbanyaklah istighfar setiap hari. Jagalah lisan dari dusta dan ghibah. Jagalah pandangan dari yang diharamkan. Bersihkan hati dari iri, dengki, dan kesombongan. Jangan pernah merasa diri telah suci, tetapi gantungkanlah harapan hanya kepada rahmat Allah yang luas.
Rasa takut terhadap dosa bukanlah untuk membuat seorang mukmin berputus asa. Sebaliknya, rasa takut itu menjadi jalan untuk memperbaiki diri dengan taubat, memperbanyak amal shaleh, dan semakin dekat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Semoga Allah menjaga hati kita dari sikap meremehkan dosa, mengampuni seluruh kesalahan kita, meneguhkan kita di atas jalan ketakwaan, serta mengakhiri kehidupan kita dengan husnul khatimah.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنا وَلِوَالِدِينَا وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُ
اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِينَنَا الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَأ الَّتِي فِيهَا مَعَاشُنَا وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِي فِيهَا مَعَادُنَا وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ
اللهمَّ لا تَجْعَلِ مُصِيبَتَنا في دينِنِا ، ولَا تَجْعَلْ الدنيا أكبرَ هَمِّنَا ، ولَا مَبْلَغَ عِلْمِنا ، ولَا تُسَلِّطْ عَلَيْنا مَنْ لَا يرْحَمُنا
اللَّهُمَّ انْصُرِ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِينَ
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Penutup
عباد الله ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!