Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.167 views

Psikiater Muhammadiyah Bersatu Mendobrak Stigma Buruk Gangguan Jiwa

yOGYAKARTA (voa-islam.com)--Kondisi kualitas kesehatan jiwa di Indonesia yang kian menurun sebab adanya pandemi cukup mengusik para psikiater Muhammadiyah untuk bersatu berperan dalam misi gerakan kesehatan jiwa di Indonesia. Dalam diskusi Covid-19 Talk yang bertemakan “Psikiater Muhammadiyah Bersatu Sehatkan Jiwa Indonesia” pada Senin (29/06) mengulik apa peran yang bisa diberikan oleh psikiater Muhammadiyah dan stigma terhadap orang dalam gangguan jiwa.

dr. Widea Rossi Desvita, Sp.KJ seorang psikiater Universitas Ahmad Dahlan menyampaikan bahwa psikiater Muhammadiyah harus bersama - sama bersinergi dengan lembaga otonom Muhammadiyah dan berperan didalamnya. “Optimalisasi peran dari masing - masing unit atau profesi untuk berkolaborasi menjadi satu tim kesehatan jiwa muslim dari lintasan sektoral di organisasi Muhammadiyah,” ujarnya.

Selain bersinergi dengan lembaga otonom Muhammadiyah, upaya promosi diri profesi psikiater kepada masyarakat juga perlu dilakukan. Hal tersebut berkenaan dengan stigma yang terbangun didalam masyarakat terkait gangguan kejiwaan. Masyarakat cukup skeptis dalam menganggap soal kesehatan jiwa dan masih merasa takut untuk berhadapan dengan dokter ahli jiwa. Menurut data yang dilaporkan bahwa saat ini tercatat kurang lebih 19 juta jiwa berkisar 2 - 15 tahun mengidap gangguan mental dan diperkirakan pada tahun ini Indonesia menjadi negara kedua tertinggi pasien gangguan jiwa.

dr. Prasila Darwin Sp.KJ selaku Direktur Rumah Sakit Jiwa Islam (RSJI) Klender menjelaskan bahwa kementerian kesehatan RI memiliki impian untuk dapat menurunkan potensi kematian yang disebabkan oleh penyakit tidak menular yang di dalamnya termasuk gangguan jiwa. Namun kenyataannya lagi - lagi stigma buruk masyarakat terhadap gangguan jiwa masih menjadi faktor penting, rasa takut dan sulitnya akses fasilitas kesahatan pun ikut serta mendukung. Sehingga upaya penurunan potensi kematian akibat gangguan jiwa pun cukup sulit dikendalikan.

Dengan itu, Muhammadiyah sebagai pelopor penolong kesengsaraan tentu harus bersinergi membangun satu tim kesehatan jiwa muslim untuk menolong masyarakat Indonesia yang terdampak gangguan jiwa. Adapun pada dasarnya psikiater Muhammadiyah memiliki kemampuan untuk bisa mewujudkan kesehatan jiwa di Indonesia dan terlibat langsung . Hal ini ditimbang dari peran yang bisa dilakukan oleh psikiater Muhammadiyah seperti terlibat dan ikut serta pada program AUM baik dalam bidang kesehatan maupun pendidikan. Bahkan peran penting psikiater di dalam Rumah Sakit pun cukup penting untuk mendorong ManajemenRS dalam melaksanakan UU Keswa untuk menyediakan TT pasien gangguan jiwa. Dan hingga saat ini belum terlihat adanya bangsal bagi pasien gangguan jiwa di RS Muhammadiyah.

Adapun salah satu upaya menyokong kesehatan jiwa di Indonesia adalah dengan mencoba masuk dan menguatkan pasien gangguan jiwa atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di tengah stigma masyarakat. Menurut Dr. dr. Warih Adnan Puspitosari, Msc, Sp.KJ seorang psikiater Asri Medical PKU Muhammadiyah Gamping dan UMY bahwa seorang ODGJ juga memiliki self stigma atau prasangka pada diri sendiri, dimana prasangka buruk atas penilaian diri dihadapan orang luar.

Maka dengan gerakan komunitas kesehatan jiwa ini mengadakan kegiatan bersama secara terbuka antara ODGJ dan masyarakat yang berakibat pada perubahan self stigma baik pada ODGJ maupun masyarakat itu sendiri,” ketika ODGJ sudah bertemu orang dan merasa diterima dengan orang lain mereka akan menjadi lebih produktif. Membongkar stigma dengan langsung melihat dengan program - program yang diadakan,” jelasnya menutup diskusi.* [Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Jum'at, 10 Jul 2020 10:45

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Kamis, 09 Jul 2020 21:05

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Kamis, 09 Jul 2020 20:48

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

Kamis, 09 Jul 2020 19:44

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Kamis, 09 Jul 2020 18:15

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Kamis, 09 Jul 2020 17:00

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Kamis, 09 Jul 2020 16:28

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Kamis, 09 Jul 2020 15:00

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Kamis, 09 Jul 2020 14:15

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Kamis, 09 Jul 2020 12:59

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Kamis, 09 Jul 2020 09:26

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Kamis, 09 Jul 2020 08:18

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

Kamis, 09 Jul 2020 07:00

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Rabu, 08 Jul 2020 23:55

Konsep

Konsep "Tangguh Semeru" di Jawa Timur, Solusi Tatanan Baru ?

Rabu, 08 Jul 2020 23:20

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Rabu, 08 Jul 2020 23:06

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Rabu, 08 Jul 2020 22:59

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

Rabu, 08 Jul 2020 21:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X