Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.427 views

Impian Setiap Penguasa

 

Oleh:

Chudori Sukra

Anggota Mufakat Budaya Indonesia (MBI), Pengasuh Ponpes Riyadhul Fikar, Serang Banten

 

AL-QURAN berkali-kali memperingatkan pentingnya sejarah para pendahulu, sebagai pijakan untuk melangkah ke masa depan. Sejarah masa lalu laiknya tangga-tangga kehidupan yang tersusun dengan rapi sesuai sunatullah (hukum alam). Jika pihak penguasa menggelapkannya, atau melepas bagian-bagian tertentu dari anak tangga, maka suatu bangsa akan kesulitan untuk melangkah ke puncak-puncak tujuan yang ingin dicapainya.

Sudah lebih dari tujuhpuluh tahun bangsa ini merdeka, namun seakan kita masih bermimpi untuk mendapatkan pemimpin jujur dan adil yang dapat meningkatkan taraf hidup rakyat kepada kemakmuran dan kesejahteraan. Sayidina Ali, sahabat dan menantu Rasulullah merefleksikan paparannya bahwa seorang pemimpin mesti bersatu dalam kalbunya antara suara rakyat dan suara Tuhan. Karena itu, sikap berkhianat kepada rakyat, sama saja dengan ingkar kepada Tuhannya, yang akan membawa rakyat pada penderitaan dan kesengsaraan hidup, baik secara jasmani dan rohani.

Pelayanan terbaik kepada rakyat mestinya jadi faktor utama yang selalu menjadi pusat konsentrasi mereka. Pola pikir (mindset) kebanyakan politisi kita yang menganggap jabatan sebagai tujuan, harus diubah seratus delapan puluh derajat, menjadi jabatan sebagai alat untuk menunaikan amanah dengan sebaik-baiknya. Hal ini bukan suatu ide dan gagasan baru, melainkan suatu konsep kepemimpinan yang sudah utuh dan matang. Tinggal kembali kepada sejarah 1.400 tahun yang lalu, ketika Rasulullah menyatakan bahwa pemimpin kalian adalah pelayan kalian.

Bila diibaratkan dalam ilmu fiqih, rakyat Indonesia di era reformasi ini seakan-akan sedang melakukan thaharah (pembersihan diri), namun air yang digunakannya adalah air musta’mal (kotor). Karena kesulitan mendapatkan air, masyarakat beramai-ramai melakukan tayammum. Tapi rupanya mereka pun kesulitan mendapatkan debu yang benar-benar suci dari najis, baik najis mughaladzah (berat) maupun mutawasithah(menengah). Seandainya fokus utama pemimpin dalam mengambil keputusan adalah kehendak Tuhan dan rakyat, maka resonansi gelombang hidayah begitu kuat. Tapi jika pertimbangan utamanya adalah kolega, sponsor, konstituen dan kroni partai, tidak menutup kemungkinan akan jauh dari petunjuk Tuhan, karena mereka sendiri yang telah mengabaikannya.

Fenomena masyarakat kita pada umumnya belum beranjak dari hasrat dan nafsu duniawi yang menyelimutinya. Ketika ada pemilihan pemimpin atau ketua organisasi apapun, di mana pada posisi itu terdapat nilai materi seperti fasilitas dan gaji tinggi, masyarakat kita cenderung berebut untuk menduduki posisi jabatan. Bukan hanya melakukan praktik kecurangan seperti money politic kepada para calon pemilih, melainkan juga melakukan penyuapan kepada pihak-pihak yang seharusnya mengawasi jalannya pemilihan tersebut.

Saat ini, kita melihat berbagai fakta di hampir setiap lini lembaga, baik pemerintah maupun organisasi masyarakat yang sama-sama terjangkit virus“hubuddunya” (cinta dunia), hingga nekat saling sikut kiri-kanan untuk memperebutkan posisi tertinggi. Begitupun di tingkat perusahaan, baik BUMN maupun swasta, di samping memperebutkan posisi manajer dan direktur, sesama pekerja dan karyawan saling sibuk jegal sana-sini agar memperoleh promosi jabatan. 

Jika Rasulullah sekitar 1.400 tahun lalu pernah bersabda bahwa setiap diri kita adalah pemimpin, secara logika bangsa ini – yang mayoritas umat Islam – mestinya tidak kebingungan untuk menentukan siapakah yang pantas menjadi pemimpin. Inilah problem krusial yang sedang dihadapi bangsa ini, yang juga menjadi kritikan tajam bagi kita semua, apakah diri kita ini ternyata tidak layak menjadi pemimpin, hingga seringkali terseret arus dalam labirin kegelapan ciptaan diri kita sendiri.

Lalu, bagaimana cara mendidik generasi muda kita agar mengenali karakter keadilan dan keteladanan seorang pemimpin? Jawabannya tak lain, bahwa kita harus berani memulai dari diri kita sendiri. Karena pada prinsipnya, perubahan adalah klise dan semu jika kita menuntut pihak lain tanpa mau mengawali dari perubahan diri. Perubahan juga tidak punya ruh dan energi jika tidak dimulai dari kesadaran diri untuk memancarkan energi kepada pihak lain. Jika kita konsisten memulai dari hal-hal kecil, dari diri sendiri, dan dari saat ini juga, niscaya apa yang kita lakukan akan berdampak positif dalam kehidupan masyarakat di sekitar kita.

Terkait dengan ini, Sayidina Ali pernah menawarkan konsep “ibda’ binafsika” yang maksudnya tak ada perubahan kecuali dari diri sendiri. Tak ada perubahan yang terjadi secara makro, tanpa adanya kesadaran untuk memulai perubahan secara mikro. Hal ini mengingatkan kita pada hikmah tentang kisah seorang raja yang menyesali dirinya karena tidak sanggup mengubah dunia yang menjadi obsesinya sejak usia muda.

Kini, di usianya yang sudah senja dan rambut memutih, dengan tatapan menerawang, penguasa itu akhirnya berkata di hadapan seluruh keluarga besarnya di pembaringan:

“Sewaktu aku muda dulu, aku ingin sekali mengubah dunia. Tapi aku membayangkan betapa sulitnya mengubah dunia, hingga aku putuskan untuk mengubah negeriku saja. Setelah aku menyadari betapa sulitnya mengubah negeriku, aku pun memutuskan untuk mengubah kotaku saja. Lambat laun, aku menyadari betapa sulitnya mengubah sebuah kota hingga aku putuskan untuk mengubah keluargaku saja. Tak terasa umurku sudah menua, dan rasanya aku pun tak sanggup untuk mengubah keluargaku, hingga sampai pada keputusan bahwa aku hanya sanggup untuk mengubah diriku saja..."

Ia diam sejenak. Dengan pandangan penuh harap dan cemas, sang penguasa akhirnya menutup pembicaraannya: "Seandainya aku mau memulai dengan mengubah diriku sejak usia muda, tentu aku akan sanggup mengubah keluargaku, kotaku, negeriku, hingga pada akhirnya aku pun mampu mengubah seluruh dunia….” *

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 19:29

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Pemerintah Afghanistan Adakan Pembicaraan Pertukaran Tahanan dengan Delegasi Taliban di Kabul

Kamis, 02 Apr 2020 18:51

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Update 2 April 2020 Infografik Covid-19: 1790 Positif, 112 Sembuh, 170 Meninggal

Kamis, 02 Apr 2020 18:40

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Interupsi Paripurna DPR, Mardani Minta Warteg, Ojol, Sopir, hingga Asongan Didahulukan Bantuan

Kamis, 02 Apr 2020 18:08

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Komprehensif Daring

Kamis, 02 Apr 2020 17:44

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Pasukan Israel Curi Bantuan Makanan dan Medis untuk Warga Palestina Terdampak Wabah Virus Corona

Kamis, 02 Apr 2020 16:35

Efek Wabah Corona, Jamaah Meunasah Lamduro Darussalam Bagikan Sembako Untuk Keluarga Miskin

Efek Wabah Corona, Jamaah Meunasah Lamduro Darussalam Bagikan Sembako Untuk Keluarga Miskin

Kamis, 02 Apr 2020 16:13

Kafir, Meninggalkan Shalat Jumat Tiga Kali karena Corona? Berikut Penjelasan KH Cholil Nafis

Kafir, Meninggalkan Shalat Jumat Tiga Kali karena Corona? Berikut Penjelasan KH Cholil Nafis

Kamis, 02 Apr 2020 14:57

Pasukan Rezim Assad dan Milisi Syi'ah Dukungan Iran Mulai Jarah Properti Warga Sipil di Idlib

Pasukan Rezim Assad dan Milisi Syi'ah Dukungan Iran Mulai Jarah Properti Warga Sipil di Idlib

Kamis, 02 Apr 2020 14:45

Jangan Paranoid!

Jangan Paranoid!

Kamis, 02 Apr 2020 13:53

35 Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah  Rawat 1084 Pasien Covid-19

35 Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Rawat 1084 Pasien Covid-19

Kamis, 02 Apr 2020 12:27

Politisi Golkar: Larangan Mudik Harus Sertakan Sanksi

Politisi Golkar: Larangan Mudik Harus Sertakan Sanksi

Kamis, 02 Apr 2020 08:30

Saleh Daulay: PSBB Belum Tentu Berjalan Efektif

Saleh Daulay: PSBB Belum Tentu Berjalan Efektif

Kamis, 02 Apr 2020 07:46

Nasir Djamil Apresiasi Pemulangan Tujuh TKA China di Aceh

Nasir Djamil Apresiasi Pemulangan Tujuh TKA China di Aceh

Kamis, 02 Apr 2020 06:55

Corona dan Status Darurat Kesehatan

Corona dan Status Darurat Kesehatan

Kamis, 02 Apr 2020 04:50

Angka Kematian Corona di DKI Tertinggi, DPRD Heran Pemerintah Pusat Tolak Karantina Wilayah

Angka Kematian Corona di DKI Tertinggi, DPRD Heran Pemerintah Pusat Tolak Karantina Wilayah

Kamis, 02 Apr 2020 01:21

Keimanan dan Kemanusiaan

Keimanan dan Kemanusiaan

Rabu, 01 Apr 2020 23:43

Gugur di Medan Juang

Gugur di Medan Juang

Rabu, 01 Apr 2020 22:48

Saudi Akan Bangun Ruang Karantina Raksasa untuk Isolasi Pesien Terinfeksi Corona dalam Sepekan

Saudi Akan Bangun Ruang Karantina Raksasa untuk Isolasi Pesien Terinfeksi Corona dalam Sepekan

Rabu, 01 Apr 2020 22:25

Delegasi Taliban Berada di Kabul untuk Memulai Proses Pertukaran Tahanan dengan Pemerintah

Delegasi Taliban Berada di Kabul untuk Memulai Proses Pertukaran Tahanan dengan Pemerintah

Rabu, 01 Apr 2020 22:06


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Rabu, 01/04/2020 23:43

Keimanan dan Kemanusiaan