Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
114 views

Dilarang Duduk Habwah Saat Dengarkan Khutbah Jumat

​Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.  

Shalat Jum’at merupakan ibadah pekanan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Selain melaksanankan shalat, mendengarkan khutbah merupakan bagian dari rangkaian ibadah Jum’at yang harus disimak dengan khusyuk. Namun, tidak jarang jamaah merasa mengantuk hingga tertidur saat khatib sedang menyampaikan pesan-pesan kebaikan.

​Salah satu pemicu utama rasa kantuk ini sering kali berasal dari posisi duduk kita sendiri. Secara khusus, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallamtelah memberikan petunjuk mengenai tata cara duduk saat mendengarkan khutbah.

Apa Itu Duduk Habwah (Ihtiba’)?

​Secara bahasa dan istilah, Duduk Habwah (atau dikenal juga sebagai Ihtiba’) adalah posisi duduk dengan menegakkan kedua lutut ke atas dekat dada, lalu memeluknya dengan kedua tangan atau mengikatnya dengan kain/sarung.

​Di masyarakat modern, posisi ini sering dikenal dengan istilah duduk memeluk lutut atau duduk mendekap lutut.

Dalil Larangan Duduk Habwah Saat Khutbah

​Larangan ini bersumber langsung dari hadis Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallamyang diriwayatkan oleh sahabat Mu'adz bin Anas Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam:

​ نَهَى عَنِ الْحَبْوَةِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ

​"Melarang dari duduk memeluk lutut (Al-Habwah) pada hari Jumat ketika imam sedang berkhotbah."(HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi; At-Tirmidzi menyatakan hadits ini berderajat Hasan)

Mengapa Duduk Habwah Dilarang?

​Para ulama merincikan beberapa hikmah dan alasan di balik makruhnya posisi duduk ini saat mendengarkan khutbah:

​Pertama: Mendatangkan Rasa Kantuk dan Tertidur

Posisi memeluk lutut membuat tubuh terlalu rileks dan nyaman. Hal ini sangat berpotensi membuat jamaah mengantuk, sehingga melewatkan pesan-pesan penting dari khutbah Jumat.

​Kedua: Kekhawatiran Membatalkan Wudu

Duduk dalam posisi ini membuat tumpuan pantat pada lantai menjadi berkurang atau renggang. Apabila seseorang tertidur dalam posisi yang tidak mantap duduknya, hal tersebut dapat menyebabkan keluarnya angin (kentut) tanpa disadari sehingga membatalkan wudu.

Ketiga: ​Membuka Aurat (Sesuai Kondisi Pakaian)

Pada zaman Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, sebagian masyarakat hanya mengenakan satu helai kain (izar). Posisi habwah dapat berisiko tersingkapnya aurat. Walaupun saat ini pakaian sudah lebih tertutup, hikmah menjaga etika dan kekhusyukan tetap berlaku.

Solusi dan Posisi Duduk yang Dianjurkan

​Jika Anda merasa lelah atau mengantuk saat mendengarkan khutbah, berikut beberapa langkah yang disyariatkan:

​Duduk Bersila: Duduklah dengan posisi bersila atau duduk tenang yang tegak tanpa memeluk lutut.

​Pindah Tempat Jika Mengantuk: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menyarankan bagi jamaah yang merasa mengantuk di satu titik untuk berpindah duduk ke tempat lain di dalam masjid agar rasa kantuknya hilang.

​Tetap Tenang dan Fokus: Dengarkan khutbah dengan penuh perhatian tanpa memainkan barang (seperti HP atau sajadah) agar mendapatkan pahala Jumat secara sempurna.

Kesimpulan

​Menjaga posisi duduk saat khutbah Jumat bukan sekadar masalah kenyamanan fisik, melainkan bagian dari adab menyempurnakan ibadah. Dengan menghindari duduk habwah, kita dapat menjaga diri dari rasa kantuk, mempertahankan kesucian wudhu’, dan menyerap nasihat khutbah secara maksimal. Wallahu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ibadah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Lima Tahun Mangkrak, Masjid di Pelosok ini Mengenaskan. Ayo Bantu.!!

Nasib masjid di Kampung Cilumbu ini sungguh mengenaskan. Lima tahun mangkrak, kini nyaris tak berbentuk masjid, dipenuhi rumput liar, berlumut, dan menghitam terpapar panas dan hujan....

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Palestina Masih Berduka, Ayo Ulurkan Tangan Bantu Mereka

Sahabat, Ulurtangan mari kirimkan dukungan terbaikmu untuk warga Palestina di Gaza demi menguatkan mereka menghadapi situasi mencekam ini. Mari dukung mereka dengan berdonasi dengan cara:...

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Open Donasi Wakaf Pembangunan Rumah Qur'an & TK Islam Terpadu An Najjah di Jonggol

Saat ini, Ulurtangan bersama Yayasan An Najjahtul Islam Jonggol sedang merintis pembangunan Rumah Qur’an dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) An Najjah dan Gedung Majelis Taklim di Jonggol,...

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Ulurtangan Bersama PDUI Kota Bekasi Safari Wakaf Qur'an dan Tebar Sembako ke Pelosok Negeri

Mari bergabung dalam memperkuat jaringan kebaikan di pelosok negeri dengan Wakaf Al-Qur'an. Jangan ragu untuk menjadi bagian dari kebaikan ini. Abadikan harta dengan wakaf Al-Qur'an dan saksikan...

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Bantu Naura, Balita Hebat Sembuh Dari Tumor Pembuluh Darah

Hidup Naura Salsabila dipenuhi dengan rintangan yang sangat berat. Meskipun baru berusia sepuluh bulan, bayi yang imut ini harus menghadapi penyakit yang dahsyat, yaitu tumor pembuluh darah berukuran...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X