Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.310 views

RUU Minol Bukti Sekularisme Malu-malu

 

Oleh:

Lely Novitasari || Aktivis Generasi Peradaban Islam



KEMBALI Rancangan Undang-Undang Minuman Beralkohol masuk dalam daftar Prolegnas Prioritas di tahun 2020, setelah sebelumnya mengalami penundaan sejak pertama kali diusulkan tahun 2015. Sebanyak 21 anggota DPR, yaitu 18 orang dari fraksi PPP, 2 orang dari fraksi PKS, dan 1 orang dari fraksi Gerindra, kembali mengusulkan Rancangan Undang-Undang Larangan Minuman Beralkohol yang kemudian mulai dibahas di Badan Legislasi (Baleg) DPR. Dilansir dari Kompas. com (14 Nov 2020).

Meski ditentang oleh berbagai kalangan RUU Larangan Minol ini nyatanya terus bergulir di Badan Legislasi (Baleg) DPR. Kabar terbaru RUU ini sedang melewati tahap harmonisasi, dikutip melalui situs DPR RI.

RUU Minol ini berisi larangan untuk setiap orang mengonsumsi, memproduksi, memasukkan, menyimpan, mengedarkan, maupun menjual. Juga terdapat sanksi pidana bagi pihak yang melanggar aturan. Tertulis dalam BAB III RUU Minol. 

Namun ada pengecualian pada pasal 8 bahwa; larangan tersebut tidak berlaku untuk kepentingan terbatas, misalnnya kepentingan adat, ritual keagamaan, wisatawan, farmasi dan tempat-tempat yang diizinkan oleh peraturan perundang-undangan. 

Dari fakta RUU tersebut mampukah usulan ini diterima dan diterapkan sebagai sebuah kebijakan dalam negeri yang menganut demokrasi? Apakah pengecualian yang tertuang dalam pasal 8 ini selaras dengan tujuan dari RUU Minol yaitu melindungi masyarakat dari Minol? Kemanakah arah tujuan  RUU Larangan Minol ini?

 Pertanyaan-pertanyaan di atas memberikan gambaran apakah mungkin kebijakan tersebut bisa terelasisasi dalam demokrasi yang menganut sistem sekuler-kapitalis? Beberapa tanggapan dari para pengusaha berkaitan dengan Minol keberatan dengan RUU Larangan Minol dikarenakan akan merugikan usaha mereka yang memproduksi Minol. Belum lagi fakta bahwa pajak minol menyumbang pemasukan untuk negara yang cukup besar. Berdasarkan data yang ditunjukkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, capaian penerimaan Negara dari cukai MMEA pada tahun 2017 mencapai Rp 5,6 Triliun. Republika. co. id, 13/04/2018

Dan di tahun 2020 pemasukan negara dari cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) sebesar Rp2,64 triliun pada tahun 2020. Apakah keuntungan ini berani tidak diambil dengan penerapan RUU Larangan Minol?

Inilah realita yang harus diterima bagi siapapun yang mengadopsi demokrasi. Sistem yang berdiri atas tiang-tiang kebebasan muaranya pastilah asas manfaat. Syariat seringkali hanya dijadikan alat legitimasi sesuai kepentingan politik, bukan landasan kehidupan. Walaupun mayoritas penduduk negeri ini beragama Islam, namun yang menjadi petimbangan adalah keuntungan. 

UU Minol hanyalah regulasi sekulerisme malu-malu yang memberikan larangan namun dengan pengecualian menggambarkan bahwa demokrasi setengah hati memperjuangkan dan mengamankan nasib rakyat.  Realitas ini tak bisa dinafikkan. Bahwa aspek bisnislah yang menjadi pertimbangan utama.

Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad hanya bisa mengingatkan pemerintah, bahwa 87 persen penduduk Indonesia adalah umat Islam . Dalam ajaran Islam minuman yang memambukkan (beralkohol) baik sedikit maupun banyak adalah haram.

Maka, sebaiknya UU tersebut melarang memproduksi,mengedarkan dan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol di seluruh Indonesia. (news.detik.com, 12/11/2020). Namun apakah peringatan ini akan dikabulkan oleh pemangku kebijakan? 

Minol bukan untuk diperdebatkan karena Minol merupakan induk dari segala kejahatan. Banyak fakta yang membuktikan kejahatan pembunuhan, perampokan, perkosaan, kecelakaan dan kejahatan lain diawali dengan hilangnya akal akibat dari meminum minol. Bila sudah sedemikian jelas fakta yang ditimbulkan, mengapa masih diperdebatkan? 

Islam yang mempunyai aturan dari Allah Swt sebagai Maha Pencipta yang tentunya lebih mengetahui kemaslahatan bagi makhluk ciptaanNya, melarang minol bahkan Islam menyebutkan peminumnya sebagai perilaku setan. Mustahil orang yang melakukannya mendapatkan keberuntungan juga kebahagiaan. Allah SWT berfirman,

‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, sungguh (meminum) khamar, berjudi, berkorban untuk berhala dan mengundi nasib dengan panah adalah termasuk perbuatan setan. Karena itu jauhilah semua itu agar kalian beruntung. (QS. Al-Maidah [5]: 90)/

Dipertegas juga dengan hadist dari Rasulullah Saw. dengan keras melaknat dalam hal minol sepuluh pihak, pemerasnya, yang meminta diperaskan, peminumnya, pembawanya, yang minta dibawakan,penuangnya, penjualnya, pemakan harganya, pembelinya dan yang minta dibelikan.(HR at-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Masyarakat juga harus memahami dengan baik hadis Rasul Saw,

‎الْخَمْرُ أُمُّ الْخَبَائِثِ وَمَنْ شَرِبَهَا لَمْ يَقْبَلِ اللَّهُ مِنْهُ صَلاَةً أَرْبَعِينَ يَوْمًا فَإِنْ مَاتَ وَهِىَ فِى بَطْنِهِ مَاتَ مِيتَةً جَاهِل

“Khamr itu merupakan induk segala keburukan. Siapa saja yang meminum khamar, Allah tidak menerima shalatnya selam 40 hari. Jika peminum khamr mati dab khamr itu ada di dalam perutnya maka ia mati dengan kematian jahiliah.” (HR ath-Thabrani, ad-Daraquthni dan al-Qudha’i).

Kesadaran ini tentu harus dibangun di tengah-tengah masyarakat. Agar tidak terjerumus dalam kerusakan yang diakibatkan dari menggunakan asas manfaat dalam menjalankan kehidupan serta membuat kebijakan. Karena pada dasarnya manusia senantiasa diliputi oleh hawa nafsu, bila kebijakan dan standar yang diberlakukan atas asas kepentingan dan keuntungan maka bisa dipastikan setiap kebijakan akan selalu menguntungkan para pemangku kekuasaan dan pemilik modal saja. 

Bila kesadaran untuk mau menerapkan syariat sudah terbangun. Keamanan serta ketentraman bukan sesuatu yang mustahil akan terwujud. Karena dalam syariat Islam sanksi yang diberikan pada peminum minol akan memberikan efek jera, sementara produsen dan pengedar khamr /minol dijatuhi sanksi yang lebih keras dari peminumnya, karena keberadaan mereka lebih besar bahayanya bagi masyarakat. 

Bagi siapapun manusia yang mau berpikir, pastilah akan menjadikan syariat Islam sebagai sebaik-baik aturan. Hanya Islam yang mempunyai aturan tegas dan akan memberikan kebaikan pada setiap umat manusia secara umum. Karena Islam berasal dari Zat pencipta kehidupan itu sendiri. Wallahu'alam bishawab.*

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Bendera OPM Berkibar di Konjen RI Melbourne, Legislator: Coreng dan Jatuhkan Martabat Bangsa

Bendera OPM Berkibar di Konjen RI Melbourne, Legislator: Coreng dan Jatuhkan Martabat Bangsa

Sabtu, 05 Dec 2020 09:24

RCEP, Akankah Menjadi Sebuah Ironi?

RCEP, Akankah Menjadi Sebuah Ironi?

Sabtu, 05 Dec 2020 09:16

Orasi Calon Bupati Sukoharjo Dinilai Pelecehan Syariat Islam

Orasi Calon Bupati Sukoharjo Dinilai Pelecehan Syariat Islam

Sabtu, 05 Dec 2020 08:56

Penistaan Islam dan Matinya Kebebasan Berpendapat

Penistaan Islam dan Matinya Kebebasan Berpendapat

Sabtu, 05 Dec 2020 08:47

BPJPH Gelar Diklat 100 Calon Penyelia Halal

BPJPH Gelar Diklat 100 Calon Penyelia Halal

Sabtu, 05 Dec 2020 08:27

Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Jum'at, 04 Dec 2020 21:35

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Jum'at, 04 Dec 2020 21:00

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Jum'at, 04 Dec 2020 19:45

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Jum'at, 04 Dec 2020 19:44

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Jum'at, 04 Dec 2020 18:16

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Jum'at, 04 Dec 2020 15:57

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Jum'at, 04 Dec 2020 15:39

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

Jum'at, 04 Dec 2020 15:15

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

Jum'at, 04 Dec 2020 11:10

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Jum'at, 04 Dec 2020 10:16

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Jum'at, 04 Dec 2020 09:57

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Jum'at, 04 Dec 2020 09:29

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Jum'at, 04 Dec 2020 08:08

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Jum'at, 04 Dec 2020 07:38

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Jum'at, 04 Dec 2020 07:25


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X