Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.641 views

Presiden Sudah Melanggar Konstitusi?

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik dan Kebangsaan)

Di tengah wabah corona Presiden menerbitkan Perppu No 1 tahun 2020. Perppu ini kini digugat oleh banyak pihak ke Mahkamah Konstitusi. Di antara pasal pasal kontroversial maka Pasal 27 lah yang dinilai paling bermasalah.

Pasal ini membuka kesempatan pejabat negara untuk korupsi tanpa ancaman hukum. Pasal kesewenang-wenangan untuk dapat menggasak uang negara atas nama darurat kesehatan, wabah virus corona.

Perppu ini dibuat sebagai bukti kebijakan Presiden yang melanggar Konstitusi. Oleh karenanya gugatan Amin Rais, Edi Swasono, Dien Syamsuddin atau MAKI ataupun elemen lainnya merupakan pembuktian lanjutan atas pelanggaran Konstitusi tersebut. Berhasil atau tidak fakta hukum telah terjadi yakni kebijakan sewenang wenang tanpa dasar hukum. Negara kekuasaan (machstaat).

Di samping kasus Perppu 1 tahun 2020 Presiden juga dinilai telah melakukan perbuatan lainnya yang dapat dikualifikasikan sebagai "Pelanggaran Konstitusi" antara lain :

Pertama, melanggar HAM berat yakni pembiaran tanpa pengusutan meninggalnya 700 an petugas Pemilu 2019 serta tewas sebagian peserta aksi 22 Mei 2019 di depan Kantor Bawaslu Jakarta. Hak yang semestinya dijaga dan dilindungi sesuai Pasal 28 UUD 1945.

Kedua, kebijakan ekonomi dan politik yang mengarah pada kapitalisme dan liberalisme yang menyebabkan proses politik menjadi bersifat transaksional. Pembangunan ekonomi yang mengabaikan asas ekonomi kerakyatan dan kekeluargaan sebagaimana dimaksud oleh Pasal 33 UUD 1945. Investasi asing justru yang digalakkan.

Ketiga, politik luar negeri bebas aktif yang digeserkan pada persahabatan dominan dengan Republik Rakyat China. Negara komunis dan penjerat hutang. TKA China yang membanjiri negeri. Hal ini tentu bertentangan dengan makna Pembukaan UUD 1945 alinea pertama dan keempat.

Keempat, tidak konsisten mengelola negara yang bersih dari KKN. Merevisi UU KPK dengan akibat pengebirian Komisioner. Dewan Pengawas dengan keanggotaan yang diangkat dan ditetapkan oleh Presiden menjadi dominan dan penentu. Bertentangan dengan semangat agar penyelenggara negara menjalankan Konstitusi dengan baik sebagaimana dimaksud dalam Penjelasan UUD 1945.

Kelima, "pemaksaan" keinginan pindah ibukota dan pengendalian hukum melalui "omnibus law" tanpa mengindahkan aspirasi rakyat adalah pelanggaran atas asas kedaulatan rakyat dan negara hukum yang dimaksud oleh Pasal 1 ayat (2) dan (3) UUD 1955.

Dengan langkah dan kebijakan Presiden yang diindikasikan telah melakukan pelanggaran Konstitusi ini maka baik DPR, Mahkamah Konstitusi, maupun MPR harus bersikap lebih tegas, obyektif dan independen. Bebas dari pengendalian politik Pemerintah. Segera secara konstitusional untuk mengawasi serius, mengoreksi, dan bila perlu segera memberhentikan Presiden dari jabatannya.

Kebaikan berbangsa dan bernegara harus menjadi prioritas dari langkah dan kebijakan politik yang diambil oleh lembaga-lembaga yang kompeten.
Kedaulatan rakyat dan kedaulatan hukum harus secepatnya ditegakkan kembali.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Intensif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Intensif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Senin, 23 Nov 2020 16:41

Rezim Teroris Assad Siksa Hingga Tewas 98 Orang di Daraa Suriah

Rezim Teroris Assad Siksa Hingga Tewas 98 Orang di Daraa Suriah

Senin, 23 Nov 2020 15:30

HOW DEMOCRACIES DIE

HOW DEMOCRACIES DIE

Senin, 23 Nov 2020 14:31

Menerima Bantuan Biaya Nikah dari Orang Tua yang Bekerja di Bank

Menerima Bantuan Biaya Nikah dari Orang Tua yang Bekerja di Bank

Senin, 23 Nov 2020 14:21

Erdogan: Turki Telah Deportasi Hampir 9000 Pejuang Asing

Erdogan: Turki Telah Deportasi Hampir 9000 Pejuang Asing

Senin, 23 Nov 2020 13:45

Sumedang Luncurkan Magrib Mengaji Online, Undang Aa Gym, Yusuf Mansur hingga Sandiaga Uno

Sumedang Luncurkan Magrib Mengaji Online, Undang Aa Gym, Yusuf Mansur hingga Sandiaga Uno

Senin, 23 Nov 2020 08:17

Wakaf Produktif : Panen Cabe Mingguan untuk Operasional Pesantren 2 tahun

Wakaf Produktif : Panen Cabe Mingguan untuk Operasional Pesantren 2 tahun

Senin, 23 Nov 2020 07:40

Sultra Gelar MTQ Virtual

Sultra Gelar MTQ Virtual

Ahad, 22 Nov 2020 23:54

Gubernur Sumsel: Manajemen Transparan Kunci Berkembangnya Masjid

Gubernur Sumsel: Manajemen Transparan Kunci Berkembangnya Masjid

Ahad, 22 Nov 2020 23:30

Ini Dia Cara Quran & Sains Atasi Kecanduan Game, Narkoba dan Internet Negatif

Ini Dia Cara Quran & Sains Atasi Kecanduan Game, Narkoba dan Internet Negatif

Ahad, 22 Nov 2020 22:44

Legislator Berharap TNI Tidak Terjebak Politik Praktis

Legislator Berharap TNI Tidak Terjebak Politik Praktis

Ahad, 22 Nov 2020 22:26

Untungnya Siomay Mojang, Raih Rp.20 juta/bulan dari Rumah Anda!

Untungnya Siomay Mojang, Raih Rp.20 juta/bulan dari Rumah Anda!

Ahad, 22 Nov 2020 22:20


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X