Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.560 views

Akhiri Kezaliman terhadap Pasien Covid-19

 

Oleh:

Irma Setyawati, S.Pd 

Aktivis Muslimah Pasuruan

 

DATANGNYA musibah covid-19 adalah sesuatu yang di luar kekuasaan kita sebagai manusia sebagaimana musibah banjir, tanah longsor, gempa bumi, dll yang tidak memandang siapapun bisa menjadi korbannya, baik itu orang yang baik maupun orang yang buruk. Maka tidak selayaknya kita menyaksikan adanya diskriminasi terhadap pasien, keluarga dan tenaga medis berupa cap negatif, pengucilan dan pengusiran dari kos hingga penolakan jenazah covid-19 karena takut tertular.

Diskriminasi ini terjadi  tidak lepas dari minimnya pemahaman yang benar di tengah  masyarakat terhadap virus covid-19 itu sendiri dan  bagaimana cara-cara penyebarannya hingga status positif covid-19 ketika meninggal apakah jenazahnya masih berpeluang untuk menularkan virus  ke yang hidup,dll. Kepanikan berlebihan itulah yang menimpa masyarkat saat ini sehingga mereka berhalusinasi terhadap sesuatu tanpa ada bukti  ilmiyahnya.

Dalam kondisi yang seperti ini perlu ada pemberian edukasi yang massif dan merata di tengah masyarakat yang di lakukan oleh negara lewat perangkat dan aparaturnya untuk memberi gambaran jelas hakikat covid-19, penularannya dan pencegahannya. Termasuk bagaimana memperlakukan jenazah covid-19. Sehingga masyarakat tidak mencari sendiri-sendiri lewat media social yang tentunya diragukan kebenarannya.

Selain pemahaman akan hakikat secara ilmiah tentang covid-19. Masyarakat juga harus mendapatkan edukasi berupa pemahaman-pamahaman agama tentang bagaimana orang yang terkena wabah dan bagiamana orang yang sehat memposisikan saudaranya yang terkena wabah. Maka Syariat Islam mengajarkan bahwa yang terkena wabah dia harus ridlo mengkarantina dirinya agar tidak menularkan virus kepada yang lainnya. Bahkan ada pahala syuhada jika dia mengkarantina diri.

Dan bagi yang sehat, di satu sisi  Islam mengajarkan untuk tidak berinteraksi secara fisik dengan yang terkena wabah . Akan tetapi di sisi yang lain Islam mendorong bersikap ta’awun (saling tolong menolong) untuk memabantu pemenuhan kebutuhan saudaranya yang terkena wabah. Sehingga secara fisik dan psikis orang yang terkena wabah dan masyarakat yang sehat sama-sama merasakan ketenangan.

Selain itu juga perlu ada pandangan positif yang di bangun di tengah-tengah masyarakat terhadap orang yang meninggal karena terkena wabah. Agar mereka memuliakannya, bukan malah menghinakannya. Apalagi sampai menolak pemakamannya. Karena Allah SWT sendiri menyebut orang yang meninggal karena terkena wabah, mereka adalah syuhada’ akhirat (jika mereka muslim dan meninggal dalam keadaan terikat dengan aturan Allah SWT).

Syuhada akhirat adalah orang yang meninggal tidak karena  berperang di jalan Allah SWT di dunia. Akah tetapi di akhirat dia mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang yang meninggal di jalan Allah SWT. Maka sudah selayaknya mereka di hormati.

Sebagaimana layaknya jenazah yang lainnya, jenazah covid-19 harus mendapat perlakuan dan hak-hak yang sama dari orang yang masih hidup yaitu di mandikan, di kafani, di sholati dan di makamkan. Walaupun protokolnya berbeda dengan jenazah selain covid-19 sebagai bentuk kehati-hatian saja. Walaupun hingga hari ini tidak ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa jenazah covid-19 akan tetap bisa menularkan virusnya ke orang yang masih hidup.

Tentunya agar tidak terjadi kezaliman di tengah masyarakat terhadap ODP, PDP, positif covid-19 hingga jenazahnya. Maka dibutuhkan peran masyarakat, ulama’ bahkan negara yang tentunya memiliki perangkat seperti media massa, aparatur negara ,dll yang mengedukasi bahkan menjerat secara hukum ketika ada di tengah masyarakat yang main hakim sendiri terhadap mereka-mereka yang terkena wabah.

InshaAllah dengan edukasi dan pengawalan ketat oleh  negara sebagai penjaga keamanan dan ketenangan di tengah masyarkat, maka musibah covid ini segera berakhir, termasuk musibah berupa diskriminasi. Wallahu a’lam bis shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Zalim kupada HTI atau Anti Islam?

Zalim kupada HTI atau Anti Islam?

Rabu, 27 Jan 2021 15:33

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Rabu, 27 Jan 2021 15:24

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Rabu, 27 Jan 2021 15:09

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Rabu, 27 Jan 2021 15:00

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Rabu, 27 Jan 2021 14:30

Taubat Politik Jusuf Kalla

Taubat Politik Jusuf Kalla

Rabu, 27 Jan 2021 12:10

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Rabu, 27 Jan 2021 11:51

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Rabu, 27 Jan 2021 11:10

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Rabu, 27 Jan 2021 10:50

Gerakan Wakaf di Tengah Perampokan Uang

Gerakan Wakaf di Tengah Perampokan Uang

Rabu, 27 Jan 2021 10:36

Kadis Koperasi UMKM Kota Bekasi Sambut Kehadiran Koperasi Impala Sejahtera Umat

Kadis Koperasi UMKM Kota Bekasi Sambut Kehadiran Koperasi Impala Sejahtera Umat

Selasa, 26 Jan 2021 21:58

Restoran di Dubai Tawarkan Diskon Untuk Pelanggan Yang Telah Divaksin Virus Corona

Restoran di Dubai Tawarkan Diskon Untuk Pelanggan Yang Telah Divaksin Virus Corona

Selasa, 26 Jan 2021 20:30

Profesor Turki Klaim Temukan Semprotan Hidung Yang Dapat Membunuh Virus Corona Dalam Satu Menit

Profesor Turki Klaim Temukan Semprotan Hidung Yang Dapat Membunuh Virus Corona Dalam Satu Menit

Selasa, 26 Jan 2021 18:05

Joe Biden Tunjuk Arang Palestina-Amerika Sebagai Direktur Intelijen Senior

Joe Biden Tunjuk Arang Palestina-Amerika Sebagai Direktur Intelijen Senior

Selasa, 26 Jan 2021 17:20

Lewat Online, PP Pemudi Persis Usung  Integritas Cerdas dan Berakhlakul Karimah pada Muskernas III

Lewat Online, PP Pemudi Persis Usung Integritas Cerdas dan Berakhlakul Karimah pada Muskernas III

Selasa, 26 Jan 2021 15:54

Dewan Hisbah Persis: Vaksin Sinovac Biofarma Halal

Dewan Hisbah Persis: Vaksin Sinovac Biofarma Halal

Selasa, 26 Jan 2021 15:50

YouTube Hapus 7 Saluran Yang Berafiliasi Dengan Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

YouTube Hapus 7 Saluran Yang Berafiliasi Dengan Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Selasa, 26 Jan 2021 14:06

Tipu Daya Perempuan Lebih Dahsyat Dari Pada Tipu Daya Setan, Benarkah?

Tipu Daya Perempuan Lebih Dahsyat Dari Pada Tipu Daya Setan, Benarkah?

Selasa, 26 Jan 2021 12:00

Ustadz Abu Muhammad Jibriel Meninggal Dunia

Ustadz Abu Muhammad Jibriel Meninggal Dunia

Selasa, 26 Jan 2021 05:50

Madam dan Pak Lurah Keluarlah

Madam dan Pak Lurah Keluarlah

Selasa, 26 Jan 2021 05:28


MUI

Must Read!
X