Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.468 views

Liberalisasi Tata Nilai Islam Dibalik Rencana Penghapusan Kewajiban Sertifikat Halal

 

BELUM lama ini opini liar "No Hijab Day" sebagai bentuk liberalisasi pakaian muslimah buah kebebasan berekspresi yang digencarkan kaum liberalis senantiasa terus mengotak-atik ajaran Islam demi memuaskan kedangkalan nalarnya. Dan tak hanya berhenti disitu seperti yang kini tengah terjadi ada upaya liberalisasi dalam tata nilai Islam dibalik rencana penghapusan kewajiban sertifikat halal. Dimana sertifikasi halal pada produk UMKM akan dihapus yakni tidak dibebankan kepada pelaku UMKM namun dibatasi cukup di tingkat produsen dengan mengabaikan jaminan halal ditingkat produksi dan distribusi dengan alasan menggenjot produktivitas dan kemudahan.

Jelas hal ini menimbulkan kekecewaan berbagai pihak termasuk masyarakat Indonesia yang secara sosiologis mayoritas muslim. Seperti dilansir (detiknews, selasa 21/1/20) MUI Jabar Sayangkan Draf Omnibus Law Hapus Kewajiban Sertifikat Halal. Sekretaris umum MUI Jabar Rafani Achyar menyatakan kekecewaannya " soal produk halal itu bukan hanya MUI, tetapi sudah ada undang-undang tentang Badan Jaminan Produk Halal (JPH). Menurutnya sertifikat halal diberikan agar masyarakat khususnya umat muslim tidak terjebak pada makanan yang mengandung unsur haram sesuai ajaran Islam.

Nada keberatan pun terlontar dari Sekjen MUI Anwar Abbas dilansir (detiknews, selasa 21/1/20), beliau mengatakan bahwa apa saja yang kita buat apakah itu dalam bidang politik dan atau ekonomi dia tidak boleh bertentangan dengan ajaran agama dan bahkan ia harus mendukung bagi tegaknya ajaran agama itu sendiri, terutama Islam yang merupakan agama mayoritas penduduk negeri ini. Anwar menilai rencana penghapusan ini menandakan ketidakhadiran negara dimana pemerintah tidak lagi hadir untuk membela hak-hak rakyatnya. Karena jelas mengabaikan dan tidak lagi menghormati kepentingan umat Islam.

Oleh karenanya sangat berbahaya jika pemikiran liberal ini terus dikembangkan untuk menghapus sertifikat halal dalam kehidupan ekonomi dan bisnis, bahkan disegala aspek kehidupan. Islam mengatur 3 hubungan yakni antara manusia dengan penciptanya, dengan sesama dan hubungan antara manusia dengan dirinya sendiri dimana ketiganya adalah merupakan bagian dari batasan Islam itu sendiri dan wajib terikat dengan hukum syara dengan standar hukum perbuatan yaitu halal dan haram. Umat muslim meyakini akan adanya hisab dari setiap pilihan yang dikakukan dalam setiap aktivitasnya termasuk dalam hal memilih makanan yang jelas kehalalan dan thayyibannya.

Ketika konsep halal dan thayyiban ini mulai diganggu, dimanakah peran pemerintah untuk melindungi hak-hak rakyatnya? Sebenarnya kearah mana regulasi terkait hal ini yang jelas bersebrangan dengan akidah umat muslim. Jaminan halal adalah regulasi yang lahir karena desakan publik semata jelas tidak sejalan dengan misi negara sekuler sehingga rawan dimanipulasi demi tercapainya kepentingan materialistik. Mengingat sistem kapitalisme yang diterapkan di Indonesia maka suatu hal yang wajar jika berbagai regulasi dibuat oleh pemerintah hakikatnya untuk menjaga kepentingan pemilik modal tidak berbasis kepentingan rakyat. Apakah hapus jaminan halal demi genjot pendapatan negara, ataukah ada misi lain sebagai bentuk liberalisasi tata nilai Islam itu sendiri?

Sejak awal kaum liberalis senantiasa menentang ajaran Islam dengan 3 prinsip yang diusungnya yakni kebebasan, individualisme dan rasionalisme. Rezim sekuler telah gagal melindungi hak publik dalam memberikan jaminan halal. Waspada akan bahaya konsep liberal yang senantiasa mengotak-atik tata nilai Islam apa yang dihalalkan dan diharamkan Allah SWT sebagai manivestasi penyerang akidah dalam meracuni pemahaman umat.

Pentingnya peran dan kewenangan negara dalam membuat aturan hingga menetapkan sanksi atas pelanggaran hukum syara yaitu dengan menerapkan syariat Islam secara kaaffah sebagai bentuk penjagaan iman dan ketaatan warga negara agar umat tak lagi teracuni dengan pemikiran asing yang menyesatkan.

Semoga umat semakin cerdas dan benar-benar paham dengan ajaran Islam yang seutuhnya sehingga dapat dimanivestasikan dalam bentuk pola pikir dan sikapnya sesuai tuntunan ajaran Islam, bukan berasal dari ajaran barat yang disifati dengan label Islam liberal, Islam moderat dan label lainnya yang sejatinya tidak mewakili Islam itu sendiri.*

Witta Saptarini S.E

Guru tinggal di Bandung, Jawa Barat

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Selasa, 07 Jul 2020 22:08

Skandal Politik Pilpers

Skandal Politik Pilpers

Selasa, 07 Jul 2020 22:00

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

Selasa, 07 Jul 2020 21:26

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Selasa, 07 Jul 2020 20:50

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

Selasa, 07 Jul 2020 20:35

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

Selasa, 07 Jul 2020 20:33

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di  PII

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di PII

Selasa, 07 Jul 2020 19:15

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

Selasa, 07 Jul 2020 18:19

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Selasa, 07 Jul 2020 15:00

Turki Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Baru ke Libya Setelah Serangan di Pangkalan Al-Watiya

Turki Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Baru ke Libya Setelah Serangan di Pangkalan Al-Watiya

Selasa, 07 Jul 2020 14:15

Pembantu MBS Saud Al-Qahatani Ancam Putra Khashoggi 6 Bulan Sebelum Pembunuhan Ayahnya

Pembantu MBS Saud Al-Qahatani Ancam Putra Khashoggi 6 Bulan Sebelum Pembunuhan Ayahnya

Selasa, 07 Jul 2020 13:00

Saudi Umumkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Selama Haji 2020

Saudi Umumkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Selama Haji 2020

Selasa, 07 Jul 2020 12:30

Fenomena Partai Semangka Pascapenolakan RUU HIP di Negeri +62

Fenomena Partai Semangka Pascapenolakan RUU HIP di Negeri +62

Selasa, 07 Jul 2020 11:48

Mengapa Anies Keluarkan Pergub Baru Reklamasi?

Mengapa Anies Keluarkan Pergub Baru Reklamasi?

Selasa, 07 Jul 2020 01:59

Pasar Modal Indonesia Diambang Kiamat

Pasar Modal Indonesia Diambang Kiamat

Senin, 06 Jul 2020 23:56

Apa yang Dibaca Saat Sujud Sahwi? Ini Jawaban Syaikh Bin Bazz

Apa yang Dibaca Saat Sujud Sahwi? Ini Jawaban Syaikh Bin Bazz

Senin, 06 Jul 2020 23:01

Yang Bermasalah Itu Kalian, Bukan Pancasila

Yang Bermasalah Itu Kalian, Bukan Pancasila

Senin, 06 Jul 2020 22:51

Somalia Tolak Tawaran 'Konyol' UEA untuk Berperang di Yaman

Somalia Tolak Tawaran 'Konyol' UEA untuk Berperang di Yaman

Senin, 06 Jul 2020 22:45

Laporan: Otoritas Saudi Minta Pembayaran 15 Miliar USD dari Mantan Putra Mahkota Bin Nayef

Laporan: Otoritas Saudi Minta Pembayaran 15 Miliar USD dari Mantan Putra Mahkota Bin Nayef

Senin, 06 Jul 2020 22:25

Turki Bersumpah Balas Serangan di Pangkalan Al-Watiya Libya yang Merusak Sistem Pertahanan Mereka

Turki Bersumpah Balas Serangan di Pangkalan Al-Watiya Libya yang Merusak Sistem Pertahanan Mereka

Senin, 06 Jul 2020 22:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X