Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.067 views

Kampus yang Diobok-obok

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Sebagai alumni kampus Dipati Ukur merasa prihatin dengan keadaan UNPAD dalam proses pemilihan Rektor saat ini. Meski telah ditetapkan (menghindari kata terpilih) Rektor Prof. DR. Rina Indiastuti, SE, M. SIE namun spirit demokrasi di ruang pendidikan telah hilang.

Tanpa kompetisi sehat. Walau pasti dibantah, kondisi ini adalah gambaran dari kuatnya intervensi Pemerintah dan tak berdayanya institusi Majelis Wali Amanah(MWA). Inilah risiko buruk jika Ketua MWA adalah seorang Menteri. Lingkungan akademik menjadi sulit menghindar dari keterpaparan kepentingan politik.

Diawali proses pemilihan yang tak mulus. Tiga kandidat Aldrin Herwani dari FE, Atip Latipul Hayat dari FH, dan Obsatar Sinaga dari Fisip dinyatakan tak satu pun terpilih. Isu-isu dan ganjal-mengganjal bermain intensif membuat MWA gagal memilih.

Menristekdikti menyatakan pemilihan diulang. Melalui panitia baru proses dilakukan dan bagai antiklimaks dari proses demokrasi kampus akhirnya Rina Indiastuti "menang" dengan aklamasi. Bukti lobi yang sukses. Pelantikan telah dilaksanakan.

Sementara Atip Latipul Hayat yang merasa sebagai korban dari kesalahan dan kegagalan MWA, melakukan perlawanan hukum melalui PTUN Bandung. Kini masih berjalan tahapan persidangan. Meskipun proses hukum untuk kasus melawan kekuasaan sentralistik seperti ini skeptis dimenangkan, namun jika kemandirian Hakim masih ada dan gugatan berhasil, maka status Rektor walaupun telah dilantik dapat dimentahkan kembali. Artinya UNPAD gagal dan goyang kembali.

Intervensi kekuasaan Pemerintah ke dalam kampus cukup mengganggu iklim kebebasan akademik. UNPAD adalah satu model saja. Ikut campur eksekutif ke ruang akademik menjadi fenomena kekinian. Benteng kewibawaan kampus jebol dan rapuh. ITB dalam proses pemilihan Rektor diisukan akan menggandeng BIN dan BNPT. IPB dibuat "insiden" hingga dipredikatkan menjadi kampus radikal. UI lebih dulu lumpuh.

UGM urusan agenda kuliah umum UAS saja dibatalkan dan dipolitisasi. Penelitian direkayasa agar sampai kesimpulan kampus banyak yang terpapar radikalisme. Dengan alasan ini Menristekdikti gesit berkoar dan masuk lebih dalam untuk mengatur dan menentukan.

Jika demokratisasi pendidikan dibusukkan bahkan dimatikan, maka kampus tidak lagi menjadi tempat pembentukan kepemimpinan yang berkarakter. Mahasiswa yang diancam-ancam akan menuai masa depan generasi yang lemah dan pengecut. Pimpinan perguruan tinggi yang dijadikan boneka penguasa hanya akan berperan sebagai "tangan birokrasi" yang lembek. Bermental bebek yang mudah digiring-giring.

Pendidikan Tinggi bukan untuk menghasilkan orang-orang yang pintar saja. Pendidikan karakter jauh lebih penting. Negara dan bangsa butuh pemimpin yang berkarakter kuat, mandiri, dan siap menerobos hambatan sistem. Kebijakan negara nampaknya kini mengarah pada sentralisasi kekuasaan. Menguasai semua, mengendalikan, dan ingin selalu dipatuhi. Negara yang tak bisa dikritik apalagi dilawan. Negara yang sedang menciptakan pemimpin-pemimpin yang bermental "abdi dalem".

Kita tak ingin bangsa diisi oleh sumber daya manusia antagonistik. Ingin maju tapi konvensional dan primordial, ingin berteknologi tapi mistik, ingin berbudaya tapi primitif, dan ingin merdeka tapi bermental budak. Stop penjajahan oleh bangsa sendiri.

Rektor harus mandiri dan menjadi representasi dari civitas academika bukan representasi kekuasaan otoritarian atau oligarkhis. Tak pantas insan akademis menjadi "abdi dalem". Sangat tidak pantas.

Vivat academia, Vivant Professores..!

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
15 Tentara Niger Tewas 6 Lainnya Hilang Setelah Serangan 'Teroris' Dekat Perbatasan Burkina Faso

15 Tentara Niger Tewas 6 Lainnya Hilang Setelah Serangan 'Teroris' Dekat Perbatasan Burkina Faso

Senin, 02 Aug 2021 17:45

Presiden Ashraf Ghani Salahkan Penarikan Tiba-tiba AS Untuk Memburuknya Keamanan Di Afghanistan

Presiden Ashraf Ghani Salahkan Penarikan Tiba-tiba AS Untuk Memburuknya Keamanan Di Afghanistan

Senin, 02 Aug 2021 17:05

Pandemi Diperkirakan Berakhir 5 Tahun Lagi, Epidemiolog Ingatkan Potensi Chaos di Masyarakat

Pandemi Diperkirakan Berakhir 5 Tahun Lagi, Epidemiolog Ingatkan Potensi Chaos di Masyarakat

Senin, 02 Aug 2021 15:03

Banyak Ulama Wafat saat Pandemi, HNW: Pentingnya Sanggar Al-Quran Cetak Generasi Penerus Ulama

Banyak Ulama Wafat saat Pandemi, HNW: Pentingnya Sanggar Al-Quran Cetak Generasi Penerus Ulama

Senin, 02 Aug 2021 09:41

Pemilu 2024, Aleg PKS: Untuk Kebaikan Negara, Jangan Asal Coblos!

Pemilu 2024, Aleg PKS: Untuk Kebaikan Negara, Jangan Asal Coblos!

Senin, 02 Aug 2021 08:34

Sang Wartawan Itu Telah Pergi

Sang Wartawan Itu Telah Pergi

Senin, 02 Aug 2021 07:32

Innalillahi, Pegiat Dakwah Masjid Jogokariyan Ustaz Fanni Rahman Wafat

Innalillahi, Pegiat Dakwah Masjid Jogokariyan Ustaz Fanni Rahman Wafat

Senin, 02 Aug 2021 07:07

UEA Kirim 6 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

UEA Kirim 6 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

Ahad, 01 Aug 2021 21:30

Makin Digoyang, Anies Semakin Matang

Makin Digoyang, Anies Semakin Matang

Ahad, 01 Aug 2021 21:17

Taliban Hujani Bandara Kandahar Dengan Roket Untuk Gagalkan Serangan Udara Pasukan Pemerintah

Taliban Hujani Bandara Kandahar Dengan Roket Untuk Gagalkan Serangan Udara Pasukan Pemerintah

Ahad, 01 Aug 2021 21:10

Bahaya “Jurnalisme Omongan” Pejabat

Bahaya “Jurnalisme Omongan” Pejabat

Ahad, 01 Aug 2021 21:02

11 Tentara Mesir Tewas Atau Terluka Dalam Serangan Islamic State Di Semanjung Sinai

11 Tentara Mesir Tewas Atau Terluka Dalam Serangan Islamic State Di Semanjung Sinai

Ahad, 01 Aug 2021 20:50

Ismail Haniyeh Terpilih Kembali Sebagai Pemimpin Kelompok Hamas Untuk Kali Kedua

Ismail Haniyeh Terpilih Kembali Sebagai Pemimpin Kelompok Hamas Untuk Kali Kedua

Ahad, 01 Aug 2021 19:17

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Ahad, 01 Aug 2021 16:05

ACT dan Gernas MUI Kerja Bareng Atasi Pandemi Covid-19

ACT dan Gernas MUI Kerja Bareng Atasi Pandemi Covid-19

Ahad, 01 Aug 2021 13:04

Pemerintah Segera Luncurkan Program Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Pemerintah Segera Luncurkan Program Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Ahad, 01 Aug 2021 11:10

Wasathi: Khutbah Jumat Perlu Diatur 15 Menit

Wasathi: Khutbah Jumat Perlu Diatur 15 Menit

Sabtu, 31 Jul 2021 23:54

Koalisi Pimpinan AS Sediakan Persenjataan Senilai 72 Trilyun Lebih Untuk Militer Irak Sejak 2014

Koalisi Pimpinan AS Sediakan Persenjataan Senilai 72 Trilyun Lebih Untuk Militer Irak Sejak 2014

Sabtu, 31 Jul 2021 23:05

India Klaim Tewaskan Komandan Jaish-e-Mohammad Dalang Serangan Yang Menewaskan 40 Tentara Di Kashmir

India Klaim Tewaskan Komandan Jaish-e-Mohammad Dalang Serangan Yang Menewaskan 40 Tentara Di Kashmir

Sabtu, 31 Jul 2021 22:46

Proses Pemakaman Konsultan Keluarga Sakinah Ini Dihadiri Ribuan Orang

Proses Pemakaman Konsultan Keluarga Sakinah Ini Dihadiri Ribuan Orang

Sabtu, 31 Jul 2021 22:31


MUI

Must Read!
X