Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.514 views

Melihat Amerika Dari Dekat

Tony Rosyid

(Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)

Setelah kurang lebih dua pekan saya berkeliling di sejumlah state di Amerika dan Kanada. Dimulai dari New York, Woshinton DC, Washinton Dallas, Philadelphia, Indiana, Wisconsin, Illinois, Chicago, Los Angeles sampai Ottawa dan Montreal Kanada. Kalau konteksnya Indonesia kira-kira jaraknya dari Sabang sampai Merauke.

Bertemu, berbincang dan berdiskusi berbagai hal dengan masyarakat Indonesia yang tinggal di Amerika dan Kanada, baik secara formal maupun informal. Juga dengan bule, warga keturunan Pakistan, Bangladesh dan Arab. Berkunjung ke Islamic Center dan Masjid At-Thahir di Los Angeles, Masjid Al-Hikmah di New York, dan Masjid Imaam di Washinton DC. Berkunjung juga ke MC Gill University di Montreal Kanada, Indiana University di Bloomington dan University of California Los Angeles (UCLA) di LA. Bahkan sempat ikut kuliah informal (halaqah) dengan ahli hukum UCLA Prof. Khalid Abou El Fadl, Ph.D di rumahnya. Sebuah diskusi bulanan yang pesertanya para mahasiswa pasca UCLA.

Perjalanan ini tidak saja memberi pengalaman, tapi juga wawasan yang boleh jadi akan memberi pengaruh dalam cara berpikir, pilihan dan perjalanan hidup saya kedepan.

Mendengar cerita bahkan curhat terkait dengan nasib hidup para imigran. Survive! Itu kata kuncinya. Survive untuk memenuhi kebutuhan hidup yang tak mudah di Amerika. Time is money. Dalam konteks ini, untuk bisa bertahan hidup di Amerika butuh kerja keras. Bahkan super keras.

Tidak saja berjuang untuk bertahan hidup, tapi juga berjuang untuk mempertahankan agamanya. Dalam mengekspresikan dan mengaktualisasikan agama tak seleluasa dan sebebas di Indonesia, atau di negara muslim lainnya. Adzan misalnya. Tak bisa didengar di luar. Apalagi pengajian. Tapi yang pasti, tak pernah ada persekusi terhadap ustaz yang mau ngisi pengajian. Hak asasi dilindungi di Amerika. Sekali lagi, di Amerika. Dalam konteks ini, tak ada salahnya Indonesia belajar.

Di sisi lain, Amerika terkenal sebagai negara bebas dan brutal. Dibalik kebebasan dan stigma brutalismenya, Amerika sangat peduli dan besar perhatiannya kepada warganya.

Bagi Amerika, penduduk itu aset. Sejak hamil sudah dapat perhatian dari negara. Diberi susu, roti, vitamin dan semua kebutuhan makan untuk calon bayi. Lahir gratis. Setelah lahir diakui sebagai warga negara Amerika. Citizen. Saat sekolah disediakan beasiswa. Bahkan ketika orang tuanya berpendapatan dibawah standar, ada tunjangan anak hingga US$8-10.000. Kira-kira 110-140 juta rupiah. Wow. Prinsip "banyak anak banyak rizki" nampaknya berlaku di negeri Paman Sam ini.

Di Indonesia, kenapa banyak pejabat yang tidak memiliki nasionalisme dan jadi penghianat bangsa?

Di Indonesia, kenapa banyak pejabat yang tidak memiliki nasionalisme dan jadi penghianat bangsa? Mungkin salah satu faktornya karena sejak lahir anak-anak Indonesia banyak yang disia-siakan dan ditelantarkan oleh negara.  Dikuyo-kuyo, kata orang kaya. Makanya, ketika jadi pejabat mereka dendam dan banyak yang jadi pengkhianat.

Inilah alasan sebagian besar para imigran, khususnya dari Indonesia betah dan gak Ingan tinggal di Indonesia. Kenapa? Kata mereka: lebih nyaman dan ada kepastian hidup di Amerika. Di Indonesia, lagi-lagi kata mereka, jalan raya seperti hutan belantara. Dimana-mana ada pungli. Mulai dari preman jalanan, preman ormas sampai preman birokrasi. Sampai ada kawan yang antar saya jalan-jalan di Los Angeles seloroh: Indonesia itu surga bagi para penjahat. Mendengar itu, saya tidak saja prihatin, tapi tersinggung. Tersinggung kepada siapa? Kepada para penjahat!

Di aspek hukum, Amerika sangat tegas. Law inforcemen berlaku. Hukum ditegakkan. Penegakan hukum inilah salah satu aspek penting yang menjadi basis Amerika membangun peradabannya.

Jangan sekali-kali membawa minuman keras di luar bar. Buka botol minuman keras saja di jalan, polisi akan mengejar anda dan menggiring anda ke pengadilan. Untuk bisa beli rokok dan minuman keras disyaratkan berusia di atas 21 tahun, dan mesti harus menyerahkan ID. Melanggar, diborgol.

Pengguna jalan raya tertib. Jarang sekali ada pelanggaran lampu merah atau salah parkir. Sekali melanggar, dapat surat tilang. Tak ada transaksi. Polisinya tegas. Sekali main sogok, tak saja polisi itu dipecat, tapi dipenjara.

Bagi seseorang yang melakukan tiga kali pelanggaran di jalan raya, SIM ditarik. 10 tahun tak boleh membawa mobil. Coba anda bandingkan dengan hukum di Indonesia. SIM saja bisa "nembak".

Tegaknya hukum inilah membuat penduduk Amerika menjunjung tinggi kejujuran. Terkenal ungkapan orang Amerika: "I'm no good person but I'm not liar".

Intinya, baik tidaknya bangsa itu bisa dilihat dari aspek penegakan hukumnya. Hukum adil, negara itu beradab dan kondusif untuk maju. Hukum tak adil, negara akan terancam peradabannya. Negara justru menuju ke kehancuran.

Secara sederhana bisa disimpulkan: jika polisinya baik, negara itu akan baik. Jika polisinya rusak, negara pasti rusak. Di tangan polisi nasib hukum ditentukan. Dan potret penegakan hukum akan menentukan peradaban sebuah bangsa.

Kenapa polisi? Karena di tangan polisi nasib hukum ditentukan. Bagaimana hakim dan jaksa? Hakim dan jaksa macam-macam, polisi bisa tangkap. Jika polisinya longgar, jaksa dan hakimnya leluasa untuk korupsi dan memeriahkan gratifikasi. Apalagi jika ada oknum polisi yang memulainya, maka akan marak terjadinya mafia hukum. Jaksa dan hakim tak bisa berbuat apa-apa jika polisinya tegas.

Intinya, melihat karakter dan law inforcemen negara maju, termasuk diantaranya adalah Amerika, Indonesia masih jauh dari kesungguhannya untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang beradab. [PurWD/voa-islam.com]

Los Angeles California USA, 13/10/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Senin, 01 Mar 2021 20:35

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Senin, 01 Mar 2021 20:01

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Senin, 01 Mar 2021 17:03

Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Ahad, 28 Feb 2021 22:36

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

Ahad, 28 Feb 2021 21:06

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

Ahad, 28 Feb 2021 18:52

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Ahad, 28 Feb 2021 18:20

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Ahad, 28 Feb 2021 18:18

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Ahad, 28 Feb 2021 16:45

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Ahad, 28 Feb 2021 15:48

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Ahad, 28 Feb 2021 10:52

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Ahad, 28 Feb 2021 10:48

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Ahad, 28 Feb 2021 10:18

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05


MUI

Must Read!
X