Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.926 views

Haji

Oleh: Roni Tabroni*

Wahai haji, mungkin masih ingat ketika tangisan orang-orang terkasih itu pecah saat melepas kepergian kita menuju tanah suci. Tangisan bangga bercampur cemas. Bangga karena anggota keluarganya dipanggil menjadi tamu Allah, cemas karena tahu proses ibadah haji begitu berat.

Kesempatan menjadi tamu sang Khalik untuk menapakkan kakinya di tanah paling suci di muka bumi tentu tidak dimiliki setiap orang. Menghampiri makam manusia paling mulia Rasulullah, menghampiri dan tawaf di tempat paling sakral menjadi kesempatan paling berharga.

Ibadah haji merupakan prosesi dramatis dalam perjalanan spiritual manusia. Memadukan ibadah ritual, perjalanan yang berat, tempat tinggal yang berpindah-pindah, hingga nuansa-nuansa mencekam.

Pertemuan jutaan manusia dengan beragam latar belakang dari berbagai penjuru dunia menjadi fenomena yang begitu unik sekaligus aneh. Beragam karakter manusia ada di sana. Mereka dipersatukan oleh keyakinan dan spiritualitas yang sama. Solidaritas dan semangat beribadah begitu tampak. Dalam kondisi berdesak-desakkan, di tengah cuaca ekstrim, tidak ada yang surut untuk mengejar tempat dan moment paling utama.

Haji merupakan peleburan diri manusia dengan sang Khalik. Merelakan diri untuk meninggalkan kenikmatan dunia, menanggalkan gengsi dan stratifikasi sosial. Semua menyatu dalam semangat mencari pahala dan nikmatnya ibadah, hingga kenyamanan hidup dinafikan. Berjalan berpuluh-puluh kilo meter jauhnya (jika ditotalkan), tinggal di tempat yang tidak nyaman, merasakan panasnya cuaca dan kencangnya angin yang kurang bersahabat. Para tamu Allah pantang mengeluh.

Mencari waktu dan tempat utama yang sesuai dengan sunnah, bukan hal mudah. Namun dengan tekad kuat, Allah selalu memberikan jalan. Tidak ada yang tidak mungkin, ketika hambanya berupaya untuk menjalankan sunnah-Nya, jalan itu dibukakan. Tidak jarang kehawatiran menghinggapi para jamaah, keraguan bukan tidak mungkin datang menggoda. Tetapi nawaitu untuk berada dalam sunnah-Nya mengalahkan segalanya.

Dari mulai program tarwiyah, memilih waktu dan tempat serta tata cara shalat yang khas menjadi pilihan penting. Termasuk bertahan di Muzdalifah hingga terbit fajar dan melempar jumroh di waktu-waktu yang dicontohkan. Pilihan-pilihan ini bukan kebetulan, tetapi ketetapan yang harus diikuti.

Kondisi Arofah yang sakral membuat suasana semakin khidmat. Kenikmatan ibadah bercampur rasa haru dan syukur. Tetesan air mata menjadi bukti pengakuan dosa dan lemahnya diri.

Menjadi manusia haji, artinya menjadi mahluk yang tidak berdaya kecuali dengan bantuan-Nya. Di Arofah tidak ada pejabat dan rakyat, tidak ada sodagar dan pegawai, tidak ada orang pintar dan bodoh, semuanya adalah mahluk Allah yang tidak berdaya. Dipersamakan dengan simbol kain ihrom yang teramat sederhana, sebagai bukti penyerahan sekaligus menyadari kelemahan diri manusia dihadapan-Nya.

Wahai haji, semua apa yang pernah dilewati merupakan anugerah yang tidak didapatkan oleh semua ummat Islam. Tanah suci yang pernah diinjak, dan tempat sakral yang kita pernah berada di dalamnya belum tentu akan kita tapaki kembali hingga sakaratul maut menjemput kita.

Kesempatan yang sekali ini, menjadi momentum paling istimewa selama hidup di dunia. Kehidupan yang amat sebentar ini, sebelum akhirnya semua kita akan mati. Sebelum menuju alam kubur yang pasti dirasakan oleh semua mahluk, kita berharap apa yang kita lewati ini menjadi wasilah penggugur dosa.

Di tengah lantunan do'a-do'a selama di tanah suci ini, semua orang memiliki misi tunggal yaitu dihapusnya semua dosa-dosa yang pernah diperbuatnya, seraya berharap setelah kepulangannya menjadi haji mabrur. Mabrur artinya melewati makbul, bukan hanya amal ibadahnya diterima, tetapi juga berefek pada kehidupan yang lebih baik.

Dengan menapaki seluruh sunnahnya, kita berharap di padang mahsyar kelak akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah. Dengan pengorbanan yang tidak sedikit kita tidak ada maksud lain kecuali ingin menjadi bagian dari ummat Nabi Muhammad karena telah menjalankan seluruh prosesi yang berat ini tanpa kompromi.

Di padang mahsyar, ketika setiap manusia akan disibukkan dengan dirinya sendiri, mereka akan mencari perlindungan. Hanya mereka yang istiqomah dalam tauhid dan menjalankan seluruh sunnahnya lah yang mendapatkan syafaatnya kelak.

Dengan imbalan jannah yang dijanjikan bagi haji mabrur, maka seluruh pengorbanan yang dikeluarkan baik berupa harta, tenaga, waktu, dan mental, menjadi tidak berati.

Semua perjalanan dan susana berhaji yang begitu berat akan menjadi saksi kelak bahwa kita pernah menjadi bagian itu semua. Bahwa semua yang kita korbankan, kenyamanan yang kita tanggalkan, berharap menjadi wasilah yang menakdirkan kita berada dalam jannah-Nya.

Suatu hari nanti, setibanya di tanah air, setiap orang akan mengenangnya sebagai sebuah ceritera yang menarik. Mina, Arafah, dan Muzdalifah, sebagai medan paling menantang bagi jamaah haji berubah menjadi kenangan paling indah dalam hidup. Di tanah air dipastikan akan merasakan kerinduan yang begitu dalam. Suka duka nya akan tertanam dalam memori dan menjadi pengantar tidur. Kisahnya akan diwariskan pada anak-cucu sebelum kita meninggalkan mereka.

Jika pun kesempatan itu hanya sekali dalam hidup kita, maka persaksian itu mudah-mudahan cukup untuk menjadikan kita berada dalam safaat Rasulullah dan berada dalam pangkuan sang Khalik. Sebuah perjumpaan yang didambakan seluruh ummat Islam.

Tetapi, kenangan prosesi haji dan kelezatan spiritual itu tidak cukup dinikmati sendiri. Setiap haji dituntut untuk menjadi bagian dari kehidupan manusia. Ritual haji harus dapat ditransformasikan menjadi sebuah perilaku dalam kehidupan nyata, sehingga efek dari berhaji adalah peradaban baik sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

*) Penulis merupakan pembimbing jamaah haji perwakilan Muhammadiyah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Lakukan 3 Tips Ini saat BPJS Menjerat Leher Rakyat

Lakukan 3 Tips Ini saat BPJS Menjerat Leher Rakyat

Selasa, 17 Sep 2019 23:34

Inilah 5 Alasan Film The Santri Merusak Generasi

Inilah 5 Alasan Film The Santri Merusak Generasi

Selasa, 17 Sep 2019 23:27

Ratusan Anak-anak Telah Tewas Selama 9 Bulan Terakhir di Kamp Al-Hol Suriah Utara

Ratusan Anak-anak Telah Tewas Selama 9 Bulan Terakhir di Kamp Al-Hol Suriah Utara

Selasa, 17 Sep 2019 23:00

10 Tentara Mesir Tewas atau Terluka dalam Serangan Islamic State di Sinai Utara

10 Tentara Mesir Tewas atau Terluka dalam Serangan Islamic State di Sinai Utara

Selasa, 17 Sep 2019 22:30

Wagub Jabar Kritik Trailer Film The Santri

Wagub Jabar Kritik Trailer Film The Santri

Selasa, 17 Sep 2019 22:00

Ledakan Targetkan Kampanye Presiden Afghanistan, 24 Orang Tewas

Ledakan Targetkan Kampanye Presiden Afghanistan, 24 Orang Tewas

Selasa, 17 Sep 2019 21:59

Wali Amanah: PBB Bukan Lagi Penerus Masyumi

Wali Amanah: PBB Bukan Lagi Penerus Masyumi

Selasa, 17 Sep 2019 20:54

Aleg Arab di Parlemen Israel Serukan Warga Arab Berpartisipasi dalam Pemilu

Aleg Arab di Parlemen Israel Serukan Warga Arab Berpartisipasi dalam Pemilu

Selasa, 17 Sep 2019 20:50

Iran Sita Kapal Tanker Minyak dan Tahan 11 Awaknya

Iran Sita Kapal Tanker Minyak dan Tahan 11 Awaknya

Selasa, 17 Sep 2019 20:42

Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Selasa, 17 Sep 2019 19:27

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

Selasa, 17 Sep 2019 18:16

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Selasa, 17 Sep 2019 16:00

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Selasa, 17 Sep 2019 15:15

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Selasa, 17 Sep 2019 14:18

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Selasa, 17 Sep 2019 14:15

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Selasa, 17 Sep 2019 13:58

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Selasa, 17 Sep 2019 13:15

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Selasa, 17 Sep 2019 12:15

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Selasa, 17 Sep 2019 11:15

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Selasa, 17 Sep 2019 10:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X