Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.346 views

Haji dan Upaya Mengamalkan Kesabaran Tingkat Tinggi

JUTAAN orang telah mengikuti rangkaian ibadah ibadah haji pada tahun ini. Yang tercatat di Kementrian Haji Arab Saudi sekitar 4 juta orang. 

Jamaah yang tidak tercatat, kemungkinan jumlahnya sangat banyak, bahkan mungkin jutaan. Baik dalam negeri maupun luar negeri. KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) jeddah melaporkan, sebelum masa Arafah kemarin ada 130 WNI yang ditangkap oleh otoritas Arab Saudi karena masuk Mekkah tanpa visa haji. 

Banyaknya orang berkumpul dari seluruh dunia, bukan hanya melakukan ritual ibadah di waktu dan tempat yang sama, tetapi juga mengenal budaya dan karakter orang-orang dari belahan dunia yang lain. 

Sentuhan dengan budaya dan karakter yang berbeda ini kadang menimbulkan gesekan dan salah paham antara satu dengan yang lainnya. Ada yang sekedar kesel, terlibat cekcok, hingga hampir adu jotos. 

Di depan sebuah hotel, saya dapati ada bus berhenti agak lama. Pintu depannya terbuka. Saya dapati supir sedang berbincang dengan satu penumpang bus shalawat. Suaranya kencang. Saya naik ke atas, ingin tahu apa yang sedang terjadi. 

"Kurang ajar ini mas. Masa dia bicara dengan saya dengan suara kencang?," kata seorang jamaah haji, sambil menunjuk kepada Supir bus shalawat berkewarganegaraan Sudan. 

Saya juga, lanjutnya, diturunkan disini, padahal tujuannya mau ke Haram. "Gua tonjok lu. Anjin*," kata orang tadi dengan penuh emosi. 

Saya coba untuk menenangkan agar emosi bapak tadi mereda. Minta kepadanya untuk turun dari bus. Alhamdulillah mau dan semuanya berjalan kondusif kembali. 

Rupanya, penyebab cekcok yang hampir terjadi pemukulan itu, adalah komunikasi yang kurang dipahami kedua belah pihak. Jamaah bicara dengan bahasa Indonesia, sedangkan supir bicara dengan bahasa Arab. Keduanya pun memiliki karakter yang berbeda. Orang Indonesia biasa pelan saat bicara, sedangkan orang Arab, selalu kencang kalau bicara. Dikira suara yang tinggi itu pertanda sebuah peremehan, padahal memang kesehariannya begitu.

Kejadian lainnya, saat sekeluarga jamaah haji Indonesia naik taksi dari Haram menuju ke hotel usai melakukan thawaf Ifadhoh. Supir mengatakan, satu orang ongkosnya "sab'iin". Mereka berjumlah sepuluh orang. 

Yang ada di benak jamaah, sab'iin sama dengan sab'ah, yaitu artinya tujuh. Padahal sab'iin adalah tujuh puluh. 

Masalah terjadi saat sepuluh orang ini turun dari taksi. Jamaah memberi uang seratus riyal dan minta kembalian. Supir marah. Minta satu orang ongkosnya tujuh puluh riyal. Total semuanya tujuh ratus riyal. 

Saya yang ada di tempat kejadian, ingin tahu, berapa akad awal ongkos sebelum jamaah ini naik. Ternyata memang terjadi salah paham. Supir ingin mencekik harga perorang tujuh puluh riyal, yang dipahami jamaah tujuh riyal. Gila. Jarak tempuh 2,5 km aja ongkosnya kalau dirupiahkan sampai Rp 2,8 juta. 

Saat puncak haji, supir taksi kerap nakal dengan menaikkan tarif seenak udelnya. Taksi di Saudi tidak pakai argo. Penumpang sebelum naik, melakukan tawar menawar. Kalau masih ada seat kosong, di tengah jalan bisa angkut orang. Mirip angkot di kita. 

Supir taksi tersebut orang Mesir. Rata-rata mereka ini punya kelakuan rewel dan tingkah menyebalkan. Dia ngomel-ngomel tetap minta tujuh ratus riyal. Bilangnya macet selama empat jam. Mau nipu dia. 

Saya, teman petugas haji, dan seorang mukimin mencoba untuk menengahi. Akhirnya supir ini diberi ongkos tiga ratus riyal. Dia langsung pergi. Masalah clear and clean. 

Haji adalah ibadah yang bukan hanya butuh kekuatan fisik, tapi juga butuh kesabaran. Banyak hal-hal diluar nalar terjadi. Saat itulah ayat " la rofatsa wala fusuqo wala jidala fil haj" benar-benar harus dengan telaten untuk diamalkan.

Mekkah Al Mukarramah, 14 Dzulhijjah 1440 H.

Budi Marta Saudin

Petugas haji Indonesia bidang transportasi 2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Selasa, 17 Sep 2019 19:27

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

Selasa, 17 Sep 2019 18:16

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Selasa, 17 Sep 2019 16:00

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Selasa, 17 Sep 2019 15:15

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Selasa, 17 Sep 2019 14:18

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Selasa, 17 Sep 2019 14:15

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Selasa, 17 Sep 2019 13:58

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Selasa, 17 Sep 2019 13:15

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Selasa, 17 Sep 2019 12:15

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Selasa, 17 Sep 2019 11:15

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Selasa, 17 Sep 2019 10:15

Kisruh KPK, Ini Sikap Nasyiatul Aisyiyah

Kisruh KPK, Ini Sikap Nasyiatul Aisyiyah

Selasa, 17 Sep 2019 08:54

Asap Yang Tak Dirindukan

Asap Yang Tak Dirindukan

Selasa, 17 Sep 2019 08:32

DPR RI Sahkan Batas Usia Minimum Perkawinan Laki-laki atau Perempuan Jadi 19 Tahun

DPR RI Sahkan Batas Usia Minimum Perkawinan Laki-laki atau Perempuan Jadi 19 Tahun

Selasa, 17 Sep 2019 07:40

Aroma Liberalisme dalam The Santri

Aroma Liberalisme dalam The Santri

Selasa, 17 Sep 2019 06:27

Pejabat Makan Suap, Rakyat Makan Asap

Pejabat Makan Suap, Rakyat Makan Asap

Selasa, 17 Sep 2019 05:30

Abaikan Nilai-nilai Pancasila, Aliansi Ruang  Riung Bandung Tolak RUU P-KS

Abaikan Nilai-nilai Pancasila, Aliansi Ruang Riung Bandung Tolak RUU P-KS

Senin, 16 Sep 2019 23:31

Jokowi Lebih Hebat daripada BJ Habibie

Jokowi Lebih Hebat daripada BJ Habibie

Senin, 16 Sep 2019 23:17

Kanker Sekarang Menjadi Penyebab Utama Kematian di Negara-negara

Kanker Sekarang Menjadi Penyebab Utama Kematian di Negara-negara

Senin, 16 Sep 2019 23:06

NASA Deteksi Sebuah Komet Mendekati Bumi

NASA Deteksi Sebuah Komet Mendekati Bumi

Senin, 16 Sep 2019 22:44


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X