Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.576 views

Jerat Pajak Mencekik Rakyat

 

Oleh:

Isna Yuli

Women Movement Institute

 

SEOLAH negeri ini telah kehabisan sumber daya alam untuk operasional negara. Hingga negara berencana mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tak lazim bagi negara kaya seperti Indonesia.

Diantaranya wacana pengenaan cukai pada plastik yang tengah digodok oleh pemerintah. Namun, meski sekedar wacana, hal ini telah menuai pro dan kontra dibeberapa kalangan terutama kalangan industri. Pemerintah telah mengusulkan besaran tarif cukai plastik adalah Rp 30.000 per Kg dengan asumsi 1 Kg terdiri dari 150 lembar plastik.

Meskipun demikian usulan tersebut belum disetujui oleh Komisi XI DPR RI yang masih ingin melakukan pendalaman lebih lanjut. Dari kebijakan tersebut pemerintah mengklaim bahwa kebijakan itu dalah sebagai titik tengah antara kelestarian lingkungan hidup dan keberlangsungan industri plastik di Tanah Air. Tidak dipungkiri bahwa hasil pungutan cukai plastik ditargetkan bisa menjadi penerimaan baru bagi negara.

Disisi lain, Industri pengguna plastik mempertanyakan sikap pemerintah yang berkeras memberlakukan cukai atas kemasan plastik mulai 2017 karena dinilai kontraproduktif terhadap penerimaan negara. Pungutan cukai atas kemasan plastik juga tidak akan  berdampak positif pada penerimaan pemerintah. Penerimaan negara justru terganggu karena pengenaan cukai atas kemasan plastik akan menekan kinerja industri pengguna plastik. Pungutan cukai atas kemasan plastik tidak akan efektif karena pemerintah tidak memiliki sistem dan sumber daya untuk mengawasi industri plastik dan peredaran barang berkemasan plastik. (http://www.kemenperin.go.id/artikel/16188/Industri-Pertanyakan-Kebijakan-Cukai-Plastik).

Selain wacana cukai plastik, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengusulkan kepada DPR perubahan bea materai menjadi satu harga yaitu Rp 10.000 per lembar. Saat ini bea materai terbagi dua harga yaitu Rp 3.000 dan Rp 6.000 per lembar. Dan alasan yang sama diutarakan Kemenkeu dalam kenaikan bea materai adalah untuk kenaikan penerimaan negara.

Mencermati kebijakan pemerintah tersebut, kita perlu fahami bahwa dalam konteks negara yang menganut sistem ekonomi kapitalis, pajak adalah pos pendapatan pertama dan sumber utama pendapatan negara. Lihat saja disekitar kita, hampir semua barang pribadi kita pembelian maupun pemeliharaannya kena pajak. Artinya roda kehidupan negara bertumpu pada hisapan pajak dari rakyat.

Lantas, kemanakah larinya kekayaan negeri yang melimpah ini? Hasil tambang, minyak bumi, kayu, ikan, air, dan lain sebagainya semua itu hanya dikuasai oleh segelintir pengusaha dan konglomerat serta pihak asing yang saling bekerjasama dengan penguasa atas dasar swastanisasi dan privatisasi. Bukannya mengelola Sumber Daya Alam (SDA) secara mandiri untuk kepentingan negara, malah justru rezim berlomba menambah utang guna mendanai kepentingan rakyat. Sedangkan kekayaan alam negeri sendiri diberikan kepada pihak asing. Dan parahnya rakyatlah yang menanggung beban finansial negara beserta utang plus bunganya.

Jeritan rakyat tak lagi didengar, sebab penguasa sudah bersepakat dengan pengusaha, suara rakyat hanya digunakan sebagai legitimasi menduduki tampuk kepemimpinan. Selanjutnya, rakyat jugalah yang menanggung semuanya.

Langkah besar harus segera dilakukan oleh bangsa ini jika ingin menyelamatkan diri keluar dari cengkraman kapitalis. Hal yang paling utama adalah menghentikan dan memutus segala kerjasama yang berkaitan dengan SDA yang tak terbatas dengan pihak swasta maupun asing. Dengan demikian semua yang kita miliki segera dikelola secara mandiri oleh negara, hasilnya dikembalikan untuk kepentingan rakyat.

Jika dari semua SDA yang kita miliki belum mampu memenuhi kebutuhan negara, maka barulah negara berfikir untuk menarik pajak dari rakyat. Namun bukan seperti wacana pemungutan pajak yang berkembang saat ini, dimana semua barang kena pajak. Hanya orang-orang tertentu dan benda-benda tertentu sajalah yang terpajaki.

Penulis meyakini dari hasil kekayaan SDA saja Indonesia mampu menghidupi dan menjalankan negara tanpa perlu berhutang dan memalak rakyat dengan berbagai pajak yang tak masul akal.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Memaknai Kemerdekaan

Memaknai Kemerdekaan

Selasa, 20 Aug 2019 13:00

Pejuang IS, 'Jihadi Jack', Berharap Kanada Bawa Dia Keluar dari Penjara Kurdi

Pejuang IS, 'Jihadi Jack', Berharap Kanada Bawa Dia Keluar dari Penjara Kurdi

Selasa, 20 Aug 2019 10:30

Bahrain Akan Bergabung dengan Upaya AS untuk Melindungi Navigasi Laut Teluk

Bahrain Akan Bergabung dengan Upaya AS untuk Melindungi Navigasi Laut Teluk

Selasa, 20 Aug 2019 09:05

Ashabul Kafe

Ashabul Kafe

Selasa, 20 Aug 2019 03:11

Cinta Monyet Memicu Aksi Kekerasan

Cinta Monyet Memicu Aksi Kekerasan

Selasa, 20 Aug 2019 00:00

Pasca Penggulingan Al-Bashir, Krisis Ekonomi di Sudan Jadi Semakin Parah

Pasca Penggulingan Al-Bashir, Krisis Ekonomi di Sudan Jadi Semakin Parah

Senin, 19 Aug 2019 23:49

Turki Copot Tiga Walikota Pro-Kurdi

Turki Copot Tiga Walikota Pro-Kurdi

Senin, 19 Aug 2019 23:40

Afghanistan Hentikan Perayaan Kemerdekaan Pasca Pembantaian di Pesta Pernikahan

Afghanistan Hentikan Perayaan Kemerdekaan Pasca Pembantaian di Pesta Pernikahan

Senin, 19 Aug 2019 22:30

Suriah Sebut Konvoi Turki Masuki Idlib untuk Bantu Pejuang Oposisi

Suriah Sebut Konvoi Turki Masuki Idlib untuk Bantu Pejuang Oposisi

Senin, 19 Aug 2019 22:21

Thailand Tolak Tuntutan Kelompok Pejuang Muslim Melayu untuk Membebaskan Para Tahanan

Thailand Tolak Tuntutan Kelompok Pejuang Muslim Melayu untuk Membebaskan Para Tahanan

Senin, 19 Aug 2019 22:15

Pasukan Pemerintah Libya Tembak Jatuh Drone Bersenjata Milik UEA di Kota Misrata

Pasukan Pemerintah Libya Tembak Jatuh Drone Bersenjata Milik UEA di Kota Misrata

Senin, 19 Aug 2019 21:49

Pasukan Rezim Suriah Mulai Dekati Khan Sheikhoun dari Idlib

Pasukan Rezim Suriah Mulai Dekati Khan Sheikhoun dari Idlib

Senin, 19 Aug 2019 21:46

FBI Klaim Gagalkan Serangan 'Supremasi Kulit Putih' di Pusat Yahudi

FBI Klaim Gagalkan Serangan 'Supremasi Kulit Putih' di Pusat Yahudi

Senin, 19 Aug 2019 21:43

Tanggapan atas Pelaporan UAS Terkait Konten Ceramah Agama

Tanggapan atas Pelaporan UAS Terkait Konten Ceramah Agama

Senin, 19 Aug 2019 21:08

Trump akan Masukkan Anti Fasis Sebagai Kelompok Teror Domestik

Trump akan Masukkan Anti Fasis Sebagai Kelompok Teror Domestik

Senin, 19 Aug 2019 21:08

Sudan Tunda Pembentukan Dewan Kedaulatan

Sudan Tunda Pembentukan Dewan Kedaulatan

Senin, 19 Aug 2019 20:39

Peran APBN untuk PDB Dipertanyakan

Peran APBN untuk PDB Dipertanyakan

Senin, 19 Aug 2019 20:25

Iqomah di Masjid, Ibu-ibu di Rumah Tidak Boleh Shalat Sunnah?

Iqomah di Masjid, Ibu-ibu di Rumah Tidak Boleh Shalat Sunnah?

Senin, 19 Aug 2019 20:00

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Senin, 19 Aug 2019 19:57

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Senin, 19 Aug 2019 19:35


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X