Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.062 views

Madrasah Dikembangkan Melalui Utang, Nilai yang Tak Sebanding

PENDIDIKAN agama merupakan pendidikan yang sangat urgen bagi anak-anak dan muda-mudi kaum muslimin, dengan belajar agamalah bisa mengenal Tuhannya. dengan adanya pendidikan agama akan membagun karakter mereka menjadi sosok manusia bernilai tinggi yang akan berguna di dunia dan di akhirat.

Sungguh mulia orang-orang yang ingin memperdalam ilmu agamanya dan salah satu penopang negara kita Indobesia adalah sosok para ulama yang penempuh pendidikan agama. Oleh karena itu sekolah-sekolah agama ata madrasah-madrasah harus selalu dijaga mutu  pendidikannya agar generasi yang dicetak adalah generasi yang berguna. Amat menggembirkan pula kalau pemerintah peduli dengan hal tersebut dan mau mendanai madrasah-madrasah negeri maupun sawsta dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembangunan yang akan membuat kenyaman bagi siswa-siswi.

Namun, sayang sekali  jalan yang ditempuh pemerintah untuk mendanai dan membantu madrasah-madrasah di negeri kita adalah dengan jalan utang. Segunung utang sudah menumpuk mengapa harus jalan ini lagi yang dipilih? Apakah negara kita tidak memiliki dana sehingga harus menghutang? Negeri yang begitu kaya bagaimana bisa semiskin ini?

Membahas tentang faktanya, Kemenag telah mengusulkan program peningkatan kualitas madrasah melalui skema Pinjaman dan Hibah Luar Negeri (PHLN) Bank Dunia. Bank Dunia memberikan pinjaman senilai Rp 3,7 triluin, dana ini akan menyasar sampai ke 50.000 madrasah,  sebanyak 3.900 Madrasah ( MIN, MTsN, MAN, MAKN ) di 34 provinsi, 46.100 madrasah swasta (MI, Mts, MA, MAK) di 34 Provinsi  dan 514 Kabupateen/Kota, dan 174.534 guru dan tenaga kependidikan  ( Kepala madrasah, Pengawas, Laboran, dan Pustakawan) di madrasah negeri dan swasta pada level MI, NTs, MA, dan MAK di 34 provinsi dan 514 Kabupaten, 1.100 kepada calon kepala madrasah dan calon pengawas di 34 provinsi dan 514 Kabupaten/ Kota, 8,2 juta siswa dan siswi MI, MTS, MA, dan MAK, kemudian di manfaatkan kepada staf kantor kementiran pusat, provinsi, dan kabupaten. (REPUBLIKA.co.id.  Selasa, 25 Juni 2019).

Jalan yang dianggap solusi dalam meningkatan mutu pendiikan agama atau madrasah di negara ini bukanlahhal yang sesimpel itu. Banyak hal yang harusnya dipikirkan karena itu bisa berakibat fatal dan memunculkan polemik baru. Coba saja pikirkan tidak munngkin Bank Dunia meminjamkan dana sebanyak itu kalau bukan adanya keuntungan yang ingin didapatkan. Kalaulah dana itu semuanya untuk pendidikan pasti itu akan menyebabkan naiknya anggaran sekolah apalagi yang swasta negeri saja banyak yang mengeluh apalagi yang swasta tentu itu akan terus melonjak naik karena ini adalah masalah utang negara apalagi sistem riba, apakah negara kita sanggup bayar?

Utang LN ini snagat berakibat fatal bagi negara kita adalah salah satu untuk menjajah  Indonesia dari sisi pendidikan. Lihatlah banyak orang yang katanya ulama tapi pemikirannya tidak lurus, banyak aliran-aliran yang lari dari fokusnya dalam berdakwah. Nilai yang tak sepadan dari 3,7 triliun itu, karena lebh banyak mudarat yang didapatkan, dan tentu belum bisa meningkatkan mutu pendidikan seperti yang diharapkan kita pasti tahu niat yang benar harus dilalui dengan jalan yang benar. Bagaimana bisa niatnya untuk mutu pendidikan agama tapi dengan cara utang yang memakai sistem riba.

Begitu banyakkah pengeluaran negara sampai tidak bisa  menyisihkan dana untuk pendidikan? Disaat seperti ini baru ingin ditingkatkan tapi dengan cara utang kemana tanggung jawab negara selama ini. Begitu terabaikan sampai dana sebeser itu harus diluncurkan untuk pembangunan, peningakat mutu pendidik dll. Dengan kekayaan SDA kita yang begitu banyak lebih dari cukup untuk membiayainya termasuk pendidikan gratis. Seperti islam mengayomi umatnya, karena pendidikan adalah hal yang sangat penting harusnya negara mempermudahnya, tapi sekarang malah dipersulit dan semakin sulit setiap tahunnya.

Eka Budi Utari

Mahasiswa UINSU

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Tak Mau Hormat Bendera Vs Radikalisme

Tak Mau Hormat Bendera Vs Radikalisme

Sabtu, 07 Dec 2019 05:20

Gaza Ekspor Stroberi ke UEA dan Bahrain untuk Pertama Kali

Gaza Ekspor Stroberi ke UEA dan Bahrain untuk Pertama Kali

Jum'at, 06 Dec 2019 23:15

Dua Orang Tewas Dalam Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS di Florida

Dua Orang Tewas Dalam Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS di Florida

Jum'at, 06 Dec 2019 23:05

Menlu Saudi Al-Jubeir: Ancaman Iran untuk Kawasan Tidak Dapat Ditolerir Lagi

Menlu Saudi Al-Jubeir: Ancaman Iran untuk Kawasan Tidak Dapat Ditolerir Lagi

Jum'at, 06 Dec 2019 22:47

TIP Rilis Video Baru, Pamer Kamp Pelatihan dan Peralatan Militer yang Direbut dari Pasukan Afghan

TIP Rilis Video Baru, Pamer Kamp Pelatihan dan Peralatan Militer yang Direbut dari Pasukan Afghan

Jum'at, 06 Dec 2019 22:19

Perdana Menteri Baru Sudan Berjanji Akan Tarik Pasukan dari Yaman

Perdana Menteri Baru Sudan Berjanji Akan Tarik Pasukan dari Yaman

Jum'at, 06 Dec 2019 21:55

DSKS Dampingi Warga Surakarta Laporkan Gus Muwafiq ke Polda Jateng

DSKS Dampingi Warga Surakarta Laporkan Gus Muwafiq ke Polda Jateng

Jum'at, 06 Dec 2019 17:19

Habib Rizieq: Insyaallah MPUII Bermanfaat bagi Bangsa Indonesia

Habib Rizieq: Insyaallah MPUII Bermanfaat bagi Bangsa Indonesia

Jum'at, 06 Dec 2019 15:05

Sebentar Lagi Sperma Terpapar Radikalisme

Sebentar Lagi Sperma Terpapar Radikalisme

Jum'at, 06 Dec 2019 14:42

PKS Siap Jalankan Nasihat Muhammadiyah untuk Jadi Kekuatan Penyeimbang

PKS Siap Jalankan Nasihat Muhammadiyah untuk Jadi Kekuatan Penyeimbang

Jum'at, 06 Dec 2019 13:49

Majelis Taklim Wajib Terdaftar, Sohibul: Pemerintah Terjebak Masa Lalu

Majelis Taklim Wajib Terdaftar, Sohibul: Pemerintah Terjebak Masa Lalu

Jum'at, 06 Dec 2019 11:40

Persis: Sertifikasi Calon Pengantin Jangan Jadi Penghambat Pernikahan

Persis: Sertifikasi Calon Pengantin Jangan Jadi Penghambat Pernikahan

Jum'at, 06 Dec 2019 09:50

PP Muhammadiyah Pesankan Peran Check And Balances ke PKS

PP Muhammadiyah Pesankan Peran Check And Balances ke PKS

Jum'at, 06 Dec 2019 09:40

Negara Darurat Hukum

Negara Darurat Hukum

Jum'at, 06 Dec 2019 08:50

Saudi Akan Tawarkan Kewarganegaraan Kepada Para Ahli, Kreatif, dan Ulama, Anda Berminat?

Saudi Akan Tawarkan Kewarganegaraan Kepada Para Ahli, Kreatif, dan Ulama, Anda Berminat?

Kamis, 05 Dec 2019 21:35

Pentagon Bantah Mereka Akan Kirim 14.000 Pasukan ke Timur Tengah

Pentagon Bantah Mereka Akan Kirim 14.000 Pasukan ke Timur Tengah

Kamis, 05 Dec 2019 21:20

AS Akan Mulai Kembali Pembicaraan Damai dengan Taliban Setelah Lampu Hijau dari Trump

AS Akan Mulai Kembali Pembicaraan Damai dengan Taliban Setelah Lampu Hijau dari Trump

Kamis, 05 Dec 2019 20:40

Laporan: Wabah Bunuh Diri Menyapu Libanon di Tengah Krisis Ekonomi

Laporan: Wabah Bunuh Diri Menyapu Libanon di Tengah Krisis Ekonomi

Kamis, 05 Dec 2019 20:20

Libya Kumpulkan Bukti Ratusan Tentara Bayaran Rusia Bertempur Mendukung Haftar

Libya Kumpulkan Bukti Ratusan Tentara Bayaran Rusia Bertempur Mendukung Haftar

Kamis, 05 Dec 2019 19:58

Gubernur Indonesia

Gubernur Indonesia

Kamis, 05 Dec 2019 15:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X