Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.285 views

Pemberdayaan Laki-laki, Kebutuhan dan Kewajiban Negara

JENGAH. Itulah perasaan umat terhadap kehidupan kapitalisme-sekulerisme dengan berbagai problem bertumpuk yang mustahil diselesaikan. Masih saja gagasan "kesetaraan gender" dipromosikan dengan penuh kegenitan agar terlihat seksi untuk dibahas meski sebenarnya tak layak dilirik apalagi dikasih hati.

Ikut-ikutan, Jokowi mengangkat isu terkait akses pendidikan dan pemberdayaan perempuan saat berbicara pada Sesi III KTT G20 Osaka dengan tema Addressing Inequalities & Realizing an Inclusive and Sustainable World, Sabtu, 29 Juni 2019.

Terkait dengan partisipasi perempuan, Jokowi mengatakan bahwa peran perempuan di dalam ekonomi, politik dan kehidupan bermasyarakat masih jauh dari potensi yang ada. Padahal menurutnya di era berbagai tren yang dipicu digitalisasi dan globalisasi, wanita bisa lebih unggul daripada pria.

Nah, coba kita perhatikan dengan seksama gagasan gender equality ini, lalu letakkan di samping sejumlah pandangan Islam dan hukum syariah. Tampak absurd bukan?

Pandangan Islam tentang perempuan sangat khas, yakni perempuan sebagai kehormatan yang wajib dijaga, diberi jaminan perlindungan dari segala modus eksploitasi pihak manapun. Perempuan adalah sosok mulia tempat pendidikan pertama dan utama bagi generasi. Ini perkara asasi bagi jatuh bangunnya peradaban manusia. Tugas perempuan sebagai ibu dan manager rumah tangga bukan tugas remeh-temeh, bukan pekerjaan hina dan rendah.

Bagaimana mungkin perempuan diseret berlari terseok-seok bersaing dengan laki-laki dalam semua aspek kehidupan. Perempuan diberi penghargaan palsu sebagai driver of economic, penggerak ekonomi. Beban ganda bagi perempuan, menjadi tulang rusuk sekaligus menjadi tulang punggung. Sungguh melawan fitrah dan tidak manusiawi gagasan kesetaraan gender ini!

Gagasan kesetaraan gender jauh dari maslahat. Kepala BPS, Suhariyanto, di Kantor BPS, Jakarta, Senin (6/5) menyatakan berdasarkan jenis kelamin pengangguran tertinggi ada pada laki-laki yakni 83,18 persen naik 0,17 persen poin dan perempuan hanya sebesar 55,50 persen naik 0,06 persen poin dari Februari 2018.

Sibuk-sibuk memberdayakan perempuan, ujungnya jumlah pengangguran laki-laki meningkat. Padahal program women empowering belum dikatakan sukses. Bila mencapai kondisi sukses ledakan pengangguran laki-laki pasti terjadi. Negara juga yang kesulitan mengatasi. Jika sudah begini lalu siapa yang rugi?

Lebih lagi bila berhitung social cost akibat ngotot menerapkan konsep bathil kesetaraan gender. Hancurnya institusi keluarga akibat perempuan salah lokus aktivitas. Misalnya split personality bagi generasi, narkoba merajalela, free sex menjadi life style, kriminalitas meningkat karena laki-laki pengangguran, premanisme, syndrom cinderella compleks pada perempuan.

Pun dalam kehidupan politik, atas prakarsa PBB perempuan didorong paksa dengan kuota 30 persen untuk mencapai kondisi 'ideal' planet fifty-fifty tahun 2030. Perempuan diiming-iming kursi panas menjadi penguasa pada berbagai level pemerintahan, di kota dan di desa. Seolah dipimpin laki-laki adalah aib bagi kaum perempuan. Sementara tidak ada satu bukti pun bahwasannya baik-buruknya kepemimpinan politik suatu masyarakat bergantung jenis kelamin sosial (gender).

Lihat saja di Myanmar ketika dipimpin perempuan, Aung San Suu Kyi toh justru membiarkan tak hanya laki-laki dibantai kaum ekstrimis Buddhis. Wanita, anak-anak, orang tua Rohingya turut dibasmi hanya karena mereka muslim. Sementara Hasina Wajed, Perdana Menteri Bangladesh atas alasan keamanan dan stabilitas Bangladesh menginginkan para pengungsi Rohingya segera dipulangkan ke Myanmar, padahal tidak ada jaminan keamanan bagi mereka yang dipulangkan.

Lalu kata siapa bila perempuan memimpin pemerintahan maka perempuan akan terlindungi? Di Indonesia, perempuan para penguasa daerah tak sungkan untuk korupsi dan membangun dinasti kekerabatan, para menteri perempuan juga tak empati kepada lonjakan harga cabe. Aksi jual aset BUMN sanggup juga dilakukan menteri perempuan sehingga tak hanya hajat perempuan yang tergadai, bahkan hajat hidup seluruh rakyat. Rupanya pemimpin perempuan bisa lebih 'sadis'!

Maka konsep kehidupan yang ditawarkan oleh Islam saja yang layak dan benar. Islam mengembalikan manusia baik laki-laki maupun perempuan kepada fitrah penciptaannya. Laki-laki adalah qawwam bagi perempuan, arrijaalu qowwamuuna 'alannisaa'. Laki-laki dibebani oleh Allah SWT sebagai penanggung jawab dan pemimpin untuk melindungi dan memuliakan perempuan, anak-anak, dan lansia. Sementara negara wajib bertanggungjawab memberikan jaminan kepada laki-laki agar dapat menunaikan tugas fitrah dari Tuhannya.

Negara membuat berbagai kebijakan politik untuk menciptakan lapangan kerja bagi laki-laki dan merealisir iklim usaha yang kondusif agar roda ekonomi terus berputar. Dalam Islam laki-laki wajib berdaya bahkan negara akan memaksa laki-laki untuk berdaya. Tidak ada tempat bagi laki-laki untuk bermalas-malasan menunggu rizki turun dari langit. Adalah aib bagi negara yang gagal memberdayakan laki-laki.

Pun tak penting posisi strategis kekuasaan (pemerintahan) diisi oleh laki-laki. Tidak akan muncul masalah disparitas gender sebagaimana telah digaungkan kaum feminis yang memang gagal memahami akar masalah kehidupan manusia. Sebab dalam Islam asas pemikiran politik negara bukan sekulerisme yang menyerahkan pengaturan urusan manusia pada manusia yang pasti lemah dan terbatas sekalipun berhimpun bersama.

Islam menjadikan aqidah Islam menjadi asas negara sekaligus asas bagi sistem kehidupan yang diterapkan oleh negara. Laki-laki dan perempuan dipandang sama sebagai hamba Allah, tidak berbeda kecuali kadar ketakwaan mereka. Hamba yang takwa insya Allah membawa maslahat bila menerapkan sistem yang berasal dari Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

"Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (TQS. At-Taubah: 71).*

Endiyah Puji Tristanti, S.Si

Penulis dan Pemerhati Politik Islam

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
PBB: 138 Orang Tewas Atau Terluka Akibat Ranjau Darat yang Ditanam Pasukan Haftar

PBB: 138 Orang Tewas Atau Terluka Akibat Ranjau Darat yang Ditanam Pasukan Haftar

Rabu, 08 Jul 2020 18:06

Dugaan Perkosaan oleh Pejabat Perlindungan Anak, Fahira: Biadab, Harus Divonis Seumur Hidup

Dugaan Perkosaan oleh Pejabat Perlindungan Anak, Fahira: Biadab, Harus Divonis Seumur Hidup

Rabu, 08 Jul 2020 16:28

Tolak RUU Pengganti dan Bubarkan BPIP!

Tolak RUU Pengganti dan Bubarkan BPIP!

Rabu, 08 Jul 2020 15:49

[VIDEO] Tony Rosyid Ungkap Indikator RUU HIP Ditunggangi Komunis

[VIDEO] Tony Rosyid Ungkap Indikator RUU HIP Ditunggangi Komunis

Rabu, 08 Jul 2020 14:41

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Rabu, 08 Jul 2020 10:21

Anis Byarwati Pesankan Independensi BI Harus Ditegaskan Secara Eksplisit

Anis Byarwati Pesankan Independensi BI Harus Ditegaskan Secara Eksplisit

Rabu, 08 Jul 2020 08:37

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

Rabu, 08 Jul 2020 07:41

[VIDEO] Pancasila Ingin Diperas, UFS: Maling Juga Gotong Royong

[VIDEO] Pancasila Ingin Diperas, UFS: Maling Juga Gotong Royong

Rabu, 08 Jul 2020 07:32

Kurva Bisa Melandai Jika Indonesia Penuhi Target Tes Usap

Kurva Bisa Melandai Jika Indonesia Penuhi Target Tes Usap

Rabu, 08 Jul 2020 06:35

Sekolah Terbaik di Jakarta Timur Diserbu Calon Siswa Baru

Sekolah Terbaik di Jakarta Timur Diserbu Calon Siswa Baru

Rabu, 08 Jul 2020 06:29

Pada 21 Juli 2020, Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Dzulhijjah

Pada 21 Juli 2020, Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Dzulhijjah

Rabu, 08 Jul 2020 06:00

Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Selasa, 07 Jul 2020 22:08

Skandal Politik Pilpers

Skandal Politik Pilpers

Selasa, 07 Jul 2020 22:00

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

Selasa, 07 Jul 2020 21:26

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Selasa, 07 Jul 2020 20:50

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

Selasa, 07 Jul 2020 20:35

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

Selasa, 07 Jul 2020 20:33

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di  PII

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di PII

Selasa, 07 Jul 2020 19:15

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

Selasa, 07 Jul 2020 18:19

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Selasa, 07 Jul 2020 15:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X