Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.613 views

Esemka dan Emka

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Esemka begitu populer dan menjadi harapan. Ini adalah mobil yang diharapkan menjadi mobil nasional masa depan. Diberi predikat sebagai karya gemilang anak SMK. Produk mobil ini adalah kerjasama anak SMK dengan institusi dan industri lokal atau nasional. Esemka telah melambungkan Jokowi sebagai Walikota Solo.

Pada Pilpres 2014 Jokowi menjadikan program unggulan produk mobil esemka ini. Optimisme tinggi hingga diprediksi untuk mendapatkan mobil ini perlu inden cukup lama. Esemka adalah warisan Jokowi untuk AM Hendropriyono dengan perusahaannya PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) bekerjasama dengan PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK). Mencoba mencari investor dan mengembangkannya.

Dalam perjalanannya mimpi indah mobil yang akan menjadi kebanggaan nasional ini tidak mulus pada produksi dan uji kualitasnya. Investor pun tak mudah atau bergairah. Bahkan ada juga yang meragukan dimana "kenasionalannya" mobil ini.

Esemka menjadi bahan olok-olok yang menimpa Jokowi. Sehingga pada tahun 2018 ketika disinggung mobil Esemka, Presiden Jokowi menepis "Apa hubungan Esemka dengan Pemerintah, itu urusan Industri" demikian diberitakan CNN Indonesia. Ma'ruf Amin sebagai Cawapres menjadi korban input keliru pula sehingga menyatakan Esemka akan diluncurkan bulan Oktober. Nyatanya tidak. Esemka adalah harapan yang kandas.

Emka kita sebut untuk MK. Mahkamah Konstitusi. Lembaga yang di samping menguji antara UU dan Konstitusi, sengketa kewenangan lembaga negara, pembubaran partai politik, juga memiliki kewenangan untuk mengadili Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). Dominan kasus yang diadili adalah uji materiel UU dan Perselisihan Hasil Pemilu. Untuk PHPU terhadap sengketa di tingkat daerah (Pilkada) telah banyak kasus diselesaikan. Pilpres pun selalu berujung di Mahkamah. Pilpres 2014 antara Capres Jokowi melawan Prabowo dengan keputusan menolak gugatan Capres Prabowo. Jokowi mulus melenggang jadi Presiden.

Kini pengulangan terjadi pada hasil Pemilu 2019. Dengan empat Hakim yang sama saat mengadili 2014, termasuk Anwar Usman yang saat ini menjadi Ketua. "Pertarungan" ulang antara Jokowi dan Prabowo dengan pasangan yang berbeda. Situasi proses Pilpres 2019 lebih hangat bahkan "panas". Keyakinan dukungan lapangan Prabowo jauh lebih kuat, begitu juga dengan keyakinan angka kemenangan. Serangan kejanggalan, bahkan kecurangan, terhadap penyelenggara KPU lebih gencar sejak DPT, kotak suara kardus hingga quick count dan pengumuman dini tengah malam. Berujung insiden yang menewaskan dan mengindikasi pelanggaran HAM berat.

Gugatan siap diproses sidang pertama adalah hari ini 14 Juni. Mahkamah diuji integritas, kejujuran, transparansi serta pertanggungjawabannya kepada publik. Dan tentu saja Kepada Tuhan. Masalahnya putusan yang bersifat final di tengah tingginya perhatian dan harapan ini menjadi "touch stone" yang bisa menyelesaikan atau tidak.

Apakah MK ini final seperti sifat putusannya atau hanya fase saja untuk proses politik lanjutan karena aspek integritas, kejujuran, dan pertanggungjawaban di atas dijalankan dengan baik ataukah bernuansa "bermain-main" dengan berlindung dibalik "tafsir-tafsir" kebenaran hukum. Hakim bisa menjadi sekedar "terompet undang-undang" ketimbang penegak keadilan, menggali nilai-nilai yang hidup, inovatif, progresif serta berkhidmat pada kepentingan bangsa dan negara. Ditunggu Hakim yang negarawan bukan politisi pragmatik.

Emka moga bukan Esemka yang bagus awal akhir buruk. Kandas harapan karena janji-janji mengadili dengan baik nyatanya juga menjadi bagian dari konspirasi. Di tengah keprihatinan publik dimana hukum sedang menjadi alat kepentingan politik.

Moga Emka menjadi mobil bagus di belakang Ketua sebagaimana foto viral di medsos. Bukan mobil butut yang mesti didorong dorong atau mobil kayu mainan buatan tukang kayu. Anak anak yang sedang bermain mobil-mobilan.

Selamat bekerja dan bersidang untuk bangsa dan negara. Jangan jadikan Emka sama dengan Esemka. [syahid/voa-islam.com] 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Kamis, 19 Sep 2019 10:57

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Kamis, 19 Sep 2019 10:23

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Kamis, 19 Sep 2019 09:23

Menyoal Film The Santri

Menyoal Film The Santri

Kamis, 19 Sep 2019 08:40

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Kamis, 19 Sep 2019 07:34

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Rabu, 18 Sep 2019 23:46

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Rabu, 18 Sep 2019 23:23

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X