Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.069 views

Memetik Hikmah Dibalik Mudik Lebaran

Oleh: Tardjono Abu Muas (Pemerhati Masalah Sosial)

Di tengah-tengah kita merasakan ketentraman dan kenikmatan menjelang hari-hari kemenangan yakni kembalinya kita kepada fitrah dengan ber-Idul Fitri, lalu jika kita bandingkan dengan saudara-saudara seiman kita yang jumlahnya puluhan juta masih hidup di bawah garis kemiskinan, tentu layaklah kita bersyukur kepada Allah SWT karena kita masih bisa menikmati suasana jelang Idul Fitri dengan penuh kekhusyuan.

Di tengah-tengah ketakwaan yang sedang kita coba upayakan dan dapatkan pula, ternyata masih banyak pula rasa khawatir yang hadir dalam diri kita dengan berbagai macam pertanyaan. Salah satu di antara pertanyaan yang kiranya layak kita miliki sebagai seorang mukmin adalah, sudah cukupkah bekal persiapan kita untuk “mudik” atau kembali ke kampung Akhirat nanti?

Karena perlu kita ketahui bersama bahwa sebenarnya negeri Akhiratlah merupakan tujuan hidup kita. Allah SWT telah mengingatkan kita melalui firman-Nya: “Wab taghi fii maa aataakallaahud daaral aakhirah”(Carilah olehmu kebahagiaan Akhirat). Walaupun kemudian Allah SWT menyatakan, “wa laa tansa nashiibaka minad dun-yaa”(dan jangan lupakan nasib kamu selama hidup di dunia) (Al Qashash, 28 : 77).

Betapa harus banyak bisa kita syukuri bahwa Allah SWT telah mengingatkan kita tentang tujuan akhir kebahagiaan hidup kita yakni di Akhirat. Namun demikian, Allah SWT mempersilakan kita untuk menikmati kehidupan dunia sepanjang kenikmatan tersebut bisa mengantarkan kita untuk bisa mencapai kebahagiaan yang hakiki di Akhirat nanti dengan memperoleh ridha-Nya.

Demikian pula, bila ternyata di tengah-tengah proses perjalanan hidup kita untuk mencapai kebahagiaan Akhirat lantas kita menemukan kebahagaiaan dunia, inilah yang harus kita syukuri. Namun, bila dalam situasi dan kondisi tertentu kita di hadapkan pada “dua” pilihan antara mengorbankan kebahagiaan dunia dengan Akhirat, maka tentu kita akan rela mengorbankan kebahagiaan dunia demi tercapainya kebahagiaan Akhirat yang kekal dalam naungan ridha-Nya.

Bila kita mau cermati, berapa lamakah manusia hidup di dunia ini? Sebandingkah durasi kehidupan dunia kita bila kita bandingkan dengan durasi hidup kita setelah kita meninggal dunia nanti? Di dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. pernah bersabda tentang perbandingan tersebut, Beliau menyatakan, “Perbandingan dunia dengan akhirat seperti seorang yang mencelupkan jari tangannya ke dalam laut lalu diangkatnya dan dilihatnya apa yang diperolehnya” (HR. Muslim dan Ibnu Majah).

Betapa singkatnya kehidupan kita di alam dunia ini bila kita mau membandingkan dengan kehidupan kita di alam Akhirat. Lama hidup kita di dunia hanya seperti setetes air di tengah-tengah luasnya air laut yang membentang.

Seiring dengan perjalanan waktu pula, seperti biasanya tidak sedikit di antara saudara-saudara kita setiap jelang akhir Ramadhan dan sesudahnya telah banyak disibukkan dengan persiapan mudik lebaran bagi perantau yang akan pulang ke kampung halamannya. Segalanya jauh-jauh sudah dipersiapkan. Pemerintah melalui departemen terkait sibuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk menghadapi “arus mudik & arus balik lebaran”.

Para pemudik mempersiapkan diri dari mulai menyiapkan peta perjalanan, mempersiapkan kendaraan bagi yang memiliki kendaraan untuk pulang kampung. Atau calon pemudik telah siap jauh-jauh memesan tiket Kereta Api (KA) walaupun bulan Ramadhan belum tiba, dengan harapan KA tersebut dapat membawanya pulang kampung.

Pesan tiket Bus jauh-jauh hari sebelum pemberangkatan. Pemudik yang menggunakan Sepeda Motor pun telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan kendaraan yang akan digunakannya yang dari tahun ke tahun pemudik yang menggunakan sepeda motor jumlahnya meningkat.

Mereka rela harus terjebak dalam kemacetan lalu lintas yang panjang antriannya berkilo-kilo meter dan memakan waktu tidak sebentar. Semua itu bagi para pemudik membawa kesan tersendiri walaupun bersifat sementara, tentunya.

Pertanyaannya, sudahkah jauh-jauh hari kita lakukan segala persiapan kepulangan kita ke kampung Akhirat sebagaimana persiapan para pemudik pulang kampung mudik lebaran? Padahal, kepulangan kita ke kampung Akhirat tentu lebih membutuhkan persiapan dan bekal iman dan amal shaleh yang lebih dari cukup karena kita tidak akan pernah kembali ke alam dunia lagi, tidak seperti halnya pulang ke kampung halaman yang sifatnya sementara.

Mudik kita ke kampung halaman pada hari “H”-nya bisa direncanakan dan sewaktu-waktu bisa dibatalkan, sedangkan mudiknya kita ke kampung Akhirat yang diawali dengan kematian tidak bisa direncanakan hari “H”-nya tapi merupakan sebuah kepastian yang pasti terjadi, yang mungkin kematian itu bisa saja terjadi sesaat lagi, esok, lusa, beberapa bulan atau beberapa tahun lagi. Wallahu a’lam.

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang senantiasa ingat akan tujuan akhir hidup kita, sehingga kita tidak akan lalai terhadap apa yang sudah menjadi cita-cita hidup kita yakni meraih kebahagiaan hidup di Akhirat.

Semoga pula, seluruh rangkaian ibadah yang kita tunaikan selama bulan Ramadhan dan amal-amal shaleh lainnya dapat menjadi sarana atau wasilah untuk kita bisa memperoleh rahmat dan ampunan-Nya. Amin! Taqabbalallaahu Minna Waminkum. Wallahu a’lam bish-shawab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X