Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.823 views

Memetik Hikmah Dibalik Mudik Lebaran

Oleh: Tardjono Abu Muas (Pemerhati Masalah Sosial)

Di tengah-tengah kita merasakan ketentraman dan kenikmatan menjelang hari-hari kemenangan yakni kembalinya kita kepada fitrah dengan ber-Idul Fitri, lalu jika kita bandingkan dengan saudara-saudara seiman kita yang jumlahnya puluhan juta masih hidup di bawah garis kemiskinan, tentu layaklah kita bersyukur kepada Allah SWT karena kita masih bisa menikmati suasana jelang Idul Fitri dengan penuh kekhusyuan.

Di tengah-tengah ketakwaan yang sedang kita coba upayakan dan dapatkan pula, ternyata masih banyak pula rasa khawatir yang hadir dalam diri kita dengan berbagai macam pertanyaan. Salah satu di antara pertanyaan yang kiranya layak kita miliki sebagai seorang mukmin adalah, sudah cukupkah bekal persiapan kita untuk “mudik” atau kembali ke kampung Akhirat nanti?

Karena perlu kita ketahui bersama bahwa sebenarnya negeri Akhiratlah merupakan tujuan hidup kita. Allah SWT telah mengingatkan kita melalui firman-Nya: “Wab taghi fii maa aataakallaahud daaral aakhirah”(Carilah olehmu kebahagiaan Akhirat). Walaupun kemudian Allah SWT menyatakan, “wa laa tansa nashiibaka minad dun-yaa”(dan jangan lupakan nasib kamu selama hidup di dunia) (Al Qashash, 28 : 77).

Betapa harus banyak bisa kita syukuri bahwa Allah SWT telah mengingatkan kita tentang tujuan akhir kebahagiaan hidup kita yakni di Akhirat. Namun demikian, Allah SWT mempersilakan kita untuk menikmati kehidupan dunia sepanjang kenikmatan tersebut bisa mengantarkan kita untuk bisa mencapai kebahagiaan yang hakiki di Akhirat nanti dengan memperoleh ridha-Nya.

Demikian pula, bila ternyata di tengah-tengah proses perjalanan hidup kita untuk mencapai kebahagiaan Akhirat lantas kita menemukan kebahagaiaan dunia, inilah yang harus kita syukuri. Namun, bila dalam situasi dan kondisi tertentu kita di hadapkan pada “dua” pilihan antara mengorbankan kebahagiaan dunia dengan Akhirat, maka tentu kita akan rela mengorbankan kebahagiaan dunia demi tercapainya kebahagiaan Akhirat yang kekal dalam naungan ridha-Nya.

Bila kita mau cermati, berapa lamakah manusia hidup di dunia ini? Sebandingkah durasi kehidupan dunia kita bila kita bandingkan dengan durasi hidup kita setelah kita meninggal dunia nanti? Di dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. pernah bersabda tentang perbandingan tersebut, Beliau menyatakan, “Perbandingan dunia dengan akhirat seperti seorang yang mencelupkan jari tangannya ke dalam laut lalu diangkatnya dan dilihatnya apa yang diperolehnya” (HR. Muslim dan Ibnu Majah).

Betapa singkatnya kehidupan kita di alam dunia ini bila kita mau membandingkan dengan kehidupan kita di alam Akhirat. Lama hidup kita di dunia hanya seperti setetes air di tengah-tengah luasnya air laut yang membentang.

Seiring dengan perjalanan waktu pula, seperti biasanya tidak sedikit di antara saudara-saudara kita setiap jelang akhir Ramadhan dan sesudahnya telah banyak disibukkan dengan persiapan mudik lebaran bagi perantau yang akan pulang ke kampung halamannya. Segalanya jauh-jauh sudah dipersiapkan. Pemerintah melalui departemen terkait sibuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk menghadapi “arus mudik & arus balik lebaran”.

Para pemudik mempersiapkan diri dari mulai menyiapkan peta perjalanan, mempersiapkan kendaraan bagi yang memiliki kendaraan untuk pulang kampung. Atau calon pemudik telah siap jauh-jauh memesan tiket Kereta Api (KA) walaupun bulan Ramadhan belum tiba, dengan harapan KA tersebut dapat membawanya pulang kampung.

Pesan tiket Bus jauh-jauh hari sebelum pemberangkatan. Pemudik yang menggunakan Sepeda Motor pun telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan kendaraan yang akan digunakannya yang dari tahun ke tahun pemudik yang menggunakan sepeda motor jumlahnya meningkat.

Mereka rela harus terjebak dalam kemacetan lalu lintas yang panjang antriannya berkilo-kilo meter dan memakan waktu tidak sebentar. Semua itu bagi para pemudik membawa kesan tersendiri walaupun bersifat sementara, tentunya.

Pertanyaannya, sudahkah jauh-jauh hari kita lakukan segala persiapan kepulangan kita ke kampung Akhirat sebagaimana persiapan para pemudik pulang kampung mudik lebaran? Padahal, kepulangan kita ke kampung Akhirat tentu lebih membutuhkan persiapan dan bekal iman dan amal shaleh yang lebih dari cukup karena kita tidak akan pernah kembali ke alam dunia lagi, tidak seperti halnya pulang ke kampung halaman yang sifatnya sementara.

Mudik kita ke kampung halaman pada hari “H”-nya bisa direncanakan dan sewaktu-waktu bisa dibatalkan, sedangkan mudiknya kita ke kampung Akhirat yang diawali dengan kematian tidak bisa direncanakan hari “H”-nya tapi merupakan sebuah kepastian yang pasti terjadi, yang mungkin kematian itu bisa saja terjadi sesaat lagi, esok, lusa, beberapa bulan atau beberapa tahun lagi. Wallahu a’lam.

Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang senantiasa ingat akan tujuan akhir hidup kita, sehingga kita tidak akan lalai terhadap apa yang sudah menjadi cita-cita hidup kita yakni meraih kebahagiaan hidup di Akhirat.

Semoga pula, seluruh rangkaian ibadah yang kita tunaikan selama bulan Ramadhan dan amal-amal shaleh lainnya dapat menjadi sarana atau wasilah untuk kita bisa memperoleh rahmat dan ampunan-Nya. Amin! Taqabbalallaahu Minna Waminkum. Wallahu a’lam bish-shawab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya harus diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Jum'at, 20 Sep 2019 10:16

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Kamis, 19 Sep 2019 23:53

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

Kamis, 19 Sep 2019 23:30

Dubes Saudi untuk London Sebut Pembunuhan Khashoggi Sebagai Noda

Dubes Saudi untuk London Sebut Pembunuhan Khashoggi Sebagai Noda

Kamis, 19 Sep 2019 22:03

Bom Bunuh Diri Tewaskan 20 Orang di Afghanistan

Bom Bunuh Diri Tewaskan 20 Orang di Afghanistan

Kamis, 19 Sep 2019 21:56

Laporan: Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Indonesia Capai Provinsi Selatan Thailand

Laporan: Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Indonesia Capai Provinsi Selatan Thailand

Kamis, 19 Sep 2019 21:05

Kerjakan Shalat Sunnah di Rumah agar Tak Jadi 'Kuburan'

Kerjakan Shalat Sunnah di Rumah agar Tak Jadi 'Kuburan'

Kamis, 19 Sep 2019 21:00

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Kamis, 19 Sep 2019 20:47

Prancis: Klaim Syi'ah Houtsi Mereka Penyerang Fasilitas Minyak Saudi 'Tidak Terlalu Kredibel'

Prancis: Klaim Syi'ah Houtsi Mereka Penyerang Fasilitas Minyak Saudi 'Tidak Terlalu Kredibel'

Kamis, 19 Sep 2019 20:35

UEA Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS untuk Lindungi Jalur Laut Timur Tengah

UEA Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS untuk Lindungi Jalur Laut Timur Tengah

Kamis, 19 Sep 2019 20:00

Kandidat Presiden Tunisia Masih Tetap di Penjara

Kandidat Presiden Tunisia Masih Tetap di Penjara

Kamis, 19 Sep 2019 19:42

Menkeu Saudi Sebut Serangan Terhadap Ladang Minyak Aramco Tidak Memiliki Dampak Pada Ekonomi

Menkeu Saudi Sebut Serangan Terhadap Ladang Minyak Aramco Tidak Memiliki Dampak Pada Ekonomi

Kamis, 19 Sep 2019 19:15

Serangan Udara AS Tewaskan 30 Warga Sipil di Nangarhar Afghanistan

Serangan Udara AS Tewaskan 30 Warga Sipil di Nangarhar Afghanistan

Kamis, 19 Sep 2019 18:30

Menlu AS dan Pangeran Salman Diskusikan Serangan Terhadap Fasilitas Minyak Saudi

Menlu AS dan Pangeran Salman Diskusikan Serangan Terhadap Fasilitas Minyak Saudi

Kamis, 19 Sep 2019 18:24

120 Orang Tewas atau Terluka dalam Serangan Taliban di Markas Intelijen Afghanistan di Zabul

120 Orang Tewas atau Terluka dalam Serangan Taliban di Markas Intelijen Afghanistan di Zabul

Kamis, 19 Sep 2019 17:44

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Kamis, 19 Sep 2019 10:57

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Kamis, 19 Sep 2019 10:23

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Kamis, 19 Sep 2019 09:23

Menyoal Film The Santri

Menyoal Film The Santri

Kamis, 19 Sep 2019 08:40

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Kamis, 19 Sep 2019 07:34


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X