Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.022 views

Harga Bahan Pokok Naik, Emak - Emak Panik

SEBAGAIMANA dapat diprediksi setiap tahunnya. Harga kebutuhan pokok dan bahan makanan mendekati Hari Raya Idul Fitri 1440 H selalu melonjak tinggi. Dapat dipastikan melangitnya kebutuhan pokok dan bahan makanan, menjadi beban tersendiri bagi rakyat. Terutama beban pikiran dan pengeluaran bagi emak-emak. Tak hanya membuat emak-emak mengelus dada, tapi juga membuat sakit kepala.

Sebagaimana diberitakan www.radarindonesinews.com, 4/5/2019, beberapa harga bumbu dapur mengalami kenaikan tinggi. Kenaikan tertinggi pada harga bawang merah sebesar 5,92 persen atau sebesar 20.000 per kg menjadi Rp 35.800 per kg. Harga bawang putih meningkat 2,23 persen atau 700 per kg menjadi 32.050 per kg. Cabai merah keriting naik 2,14 persen atau 600 per kg menjadi 28.700 per kg.

Kenaikan harga beberapa bahan pangan tersebut pun direspon oleh Ombudsman. Dikabarkan www.gatra.com,24/5/2019, sebelum tanggal 17 Mei lalu Ombudsman pusat bersama 34 kantor perwakilan yang ada di daerah, secara serentak melalukan inspeksi terhadap delapan komoditas bahan pokok. Delapan bahan pokok itu antara lain: beras, gula pasir, daging sapi lokal, daging ayam boiler, minyak goreng, telur, bawang putih dan bawang merah. Inspeksi ini dilakukan karena banyak daerah yang menetapkan harga sembilan bahan pokok ( sembako)  lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET). Diharapkan dengan adanya operasi pasar, Ombusman berharap supaya daya beli masyrakat pascalebaran nanti tetap stabil.

Namun, walau operasi pasar kerap dilakukan. Sedihnya, kenaikan harga bahan pangan tetaplah melangit. Sebab fakta yang terjadi, kenaikan harga kebutuhan pokok dan pangan tidak terlepas dari peran pemerintah berserta jajarannya. Menurut Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) produk - produk pangan Bulog saat ini hanya menguasi 6 % sedangkan sisanya 94 % dikuasai oleh kartel atau monopoli. Hal itu merugikan masyarakat. Hal senada pernah diungkapkan oleh Sandiaga Uno. (m.detik.com,25/5/2019).

Penguasaan pangan oleh kartel sebesar 94 % adalah akibat korporasi pangan yang berjalan seiring neoliberalisme. Kondisinya berpangkal akibat peran pemerintah yang minim sebatas regulator dan fasilitator. Sementara korporasi berkuasa di aspek produksi, distribusi serta impor pangan. Alhasil negara kehilangan kedaulatannya untuk mengontrol harga kebutuhan pokok dan pangan bagi rakyat. Lagi-lagi rakyat yang dirugikan, akibat jeratan ekonomi neolib.

Melihat fenomena ini, maka adalah sebuah hal penting dan sangat mendesak untuk membangun kesadaran di tengah masyarakat. Sebuah kesadaran bahwa sistem ekonomi neolib adalah sebuah sistem yang menghisap darah rakyat. Tak hanya membangkrutkan negara, tapi juga membuat rakyat menderita. Sementara kaum neolib menikmati hasil keuntungan untuk berpesta pora di bawah kesengsaraan rakyat papa.

Dan adalah sebuah pilihan cerdas meninggalkan sistem ekonomi kapitalisme liberal. Serta menggantinya dengan sistem Islam yang mampu menjamin kebutuhan pokok rakyat dan menjamin kestabilan harga. Sebab sistem Islam dengan Syariah dan Khilafahnya tidak hanya memastikan produksi barang meningkat tetapi juga memastikan barang dan jasa tersebut terdistribusi dengan baik dan merata kepada seluruh rakyat. Sehingga tidak ada alasan kelangkaan barang kebutuhan bahan pokok seperti hal yang terjadi saat ini.

Menjadikan kewajiban negara pula untuk tidak hanya mengandalkan mekanisme harga tetapi memastikan sampainya barang tersebut dengan berbagai kebijakan melalui kewajiban mencari nafkah bagi yang mampu, subsidi bagi yang tidak mampu, larangan monopoli, kartel. Pada tahap ini, negara Khilafah mampu mengatasi bergejolaknya harga kebutuhan pokok. Sebab monopoli harga, kemunculan para mafia dan kartel yang menjadi penyebab utama bergejolaknya harga kebutuhan telah diberantas tuntas sehingga kebutuhan pokok dapat terdistribusikan dengan baik dan merata kepada rakyat.

Sungguh sistem Islam akan menjamin ketersediaan kebutuhan pokok dan pangan dengan harga stabil, murah dan berkualitas. Sehingga emak-emak tak lagi mengelus dada dan sakit kepala menjelang hari raya yang penuh berkah. Insya Alloh. Wallahu Alam.

Nur Saleha, S.Pd

Pengajar

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Israel Tahan 900 Warga Palestina di Yerusalem Sejak Awal 2019, Sepertiganya Anak-anak

Israel Tahan 900 Warga Palestina di Yerusalem Sejak Awal 2019, Sepertiganya Anak-anak

Sabtu, 20 Jul 2019 22:00

HCS Sebut Mesir, UEA dan Prancis Dukung Serangan Baru Haftar ke Ibukota Libya Tripoli

HCS Sebut Mesir, UEA dan Prancis Dukung Serangan Baru Haftar ke Ibukota Libya Tripoli

Sabtu, 20 Jul 2019 21:15

India dan Filipina Minta Iran Bebaskan Awak Kapal Warga Negara Mereka yang Ditangkap IRGC

India dan Filipina Minta Iran Bebaskan Awak Kapal Warga Negara Mereka yang Ditangkap IRGC

Sabtu, 20 Jul 2019 20:45

Pejuang AQAP Tewaskan 5 Tentara Pemerintah Yaman di Wilayah Mudiya Abyan

Pejuang AQAP Tewaskan 5 Tentara Pemerintah Yaman di Wilayah Mudiya Abyan

Sabtu, 20 Jul 2019 20:30

AS akan Kerahkan Pasukan ke Arab Saudi

AS akan Kerahkan Pasukan ke Arab Saudi

Sabtu, 20 Jul 2019 19:46

Inggris Peringatkan Kapal-kapal Tidak Masuki Selat Hormuz

Inggris Peringatkan Kapal-kapal Tidak Masuki Selat Hormuz

Sabtu, 20 Jul 2019 19:15

Iran Sita Kapal Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

Iran Sita Kapal Tanker Minyak Inggris di Selat Hormuz

Sabtu, 20 Jul 2019 18:57

Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Pemilu Bersejarah Sedang Berlangsung di Bekas Distrik Suku Pakistan

Sabtu, 20 Jul 2019 18:45

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Drone Tak Dikenal Serang Markas MIlisi Syiah Irak Hashd al-Sha'abi

Sabtu, 20 Jul 2019 17:35

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

AILA: Berkebaya Itu Pilihan, Bagi Muslimah yang Paling Penting Ikut Perintah Allah Menutup Aurat

Sabtu, 20 Jul 2019 17:19

Pelecahan Hukum

Pelecahan Hukum

Sabtu, 20 Jul 2019 14:25

Bau Otoriter

Bau Otoriter

Sabtu, 20 Jul 2019 13:21

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Bahaya UU ITE di Depan Mata, Pegiat: Lagi Pada Sadar?

Sabtu, 20 Jul 2019 13:07

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sah, Inilah 3 Bentuk Kurban Untuk yang Sudah Wafat

Sabtu, 20 Jul 2019 13:00

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Anies, Icon Kerakyatan dan Ke-Indonesiaan

Sabtu, 20 Jul 2019 12:54

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

TransJakarta Buatan Cina, Kemanakah Kini?

Sabtu, 20 Jul 2019 12:07

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Waspadai Pelangi Buatan Manusia dalam Simbol Sexual Menyimpang

Sabtu, 20 Jul 2019 11:20

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Fahri Hamzah: Bahayanya Kekuasaan di Tangan Orang Dungu

Sabtu, 20 Jul 2019 11:07

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Suap Menyuap dan Korupsi sebagai Akarnya

Sabtu, 20 Jul 2019 10:07

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Film Dua Garis Biru, Potret Buram Tontonan Zaman Now

Sabtu, 20 Jul 2019 05:44


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X