Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.525 views

Aroma Busuk Industri Game Online

" ......Sedekah kok ya unfaedah dan gak ada pahalanya ".

Begitulah ungkapan kekesalan seorang ibu di akun Facebook Ririn Ike Wulandari, yang kaget melihat tagihan kartu pasca bayarnya mencapai total Rp 11 juta. Ketika ditelusuri penyebabnya, ternyata ulah anaknya yang suka sekali bermain game online, dilansir (okezone.04/09).

Paradigma pendidikan sekuler yang dikembangkan oleh negara, membawa arus liberalisasi di setiap sendi kehidupan. Upaya mencetak generasi yang kokoh iman dan taqwanya, cerdas akal dan mentalnya kini mendapat tantangan baru. Industri games dikembangkan dengan melihat keuntungan materi semata lalu mengabaikan efek negatifnya, yang justru lebih besar kerugiannya.

Proyek industrialisasi games ini diungkap oleh Presiden Joko Widodo pada debat pamungkas pilpres 2019, seperti yang dilansir oleh (m.liputan6.com. 13/04 ). Tidak hanya menyediakan ragam games dan perangkatnya, ajang perlombaanpun digenjot agar keuntungan materi diperoleh lebih besar lagi.

Seakan pemimpin berganti wajah. Fungsi negara sebagai periayah urusan rakyat berganti sebagai pebisnis. Fungsi sebagai perisai, luluh lantak oleh nafsu meraup materi. Rosulullah telah mengabarkan tentang pemimpin yang celaka, beliau bersabda " Celakalah orang Arab dari kejahatan yang telah dekat. Yaitu imaarat ash shibyan ( kepemimpinan yang kekanak - kanakan ), yakni kepemimpinan yang jika rakyat mentaati mereka, mereka akan me!asukkan rakyatnya kedalam neraka, tapi jika rakyat tidak mentaati , mereka akan membunuh rakyatnya sendiri ( HR. Ahmad ). Pemimpin negeri ini tak bisa lagi memandang kebaikan dan keburukan untuk kehidupan bangsanya.

Menjadi kepanjangan tangan perusahaan penyedia games global dengan mengupayakan industralisasi games online, bukanlah pilihan bijak bagi negara untuk memanfaatkan kemajuan teknologi digital. Sebab games ini tak ada korelasi dengan kebutuhan dasar rakyat yakni sandang, pangan, dan papan. Bukankah telah kita dapati berita - berita tentang efek buruk games online ? Dari kecanduan, tagihan yang mengagetkan hingga puluhan juta rupiah, rusaknya mental, dan efek buruk lainnya.

Kita, sebagai orang tua tentu menginginkan kebaikan pada generasi muda kita.  Memanfaatkan waktu dengan sebaik - baiknya dengan ilmu dan amal baik, senantiasa mewarnai keseharian mereka. Lisannya santun dan menyejukkan, perilakunya membawa manfaat bagi sesama. Hingga sampai di kehidupan akhirat, kita berharap anak - anak kita masih berbakti kepada kita yang sudah berkalang tanah. Terlalu naif jika kehidupan ini hanya difokuskan untuk memikirkan cara meraup materi yang tiada henti. Bahkan hingga mengorbankan masa depan generasi dengan mengabaikan ilmu dan adab.

Imam Syafi'i mengatakan " Sungguh kehidupan pemuda itu dengan ilmu. Jika tidak demikian maka matinya lebih diharapkan dari hidupnya ". Coba kita bayangkan generasi kita sepuluh atau lima belas tahun mendatang, jika otak mereka tumpul dan malas bekerja, mental mereka lemah karena sudah menjadi obyek permainan industri games. Bukankah kita berkontribusi menyiapkan pasukan Dajjal masa depan ? Na'udzubillahi mindzalik.

Negara harus mengubah haluannya, dari sekedar memburu materi kepada Syariat Islam yang menjanjikan keselamatan dan kejayaan. Potensi yang dimiliki oleh negara harusnya digunakan untuk menangkis efek buruk kemajuan teknologi digital. Menjadikan games online sebagai industri kekinian tak ada bedanya dengan industri miras, narkoba, prostitusi online yang berbuah kerusakan.

Sudah saatnya mengaplikaskan nilai - nilai Islam dalam kehidupan bernegara. Generasi Islam harus menjadi subyek perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Ada banyak pilihan industri digital selain game online. Mramaikan pasar dunia dengan produk yang halal dan thoyyib dapat diambil sebagai ladang industri kekinian. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital kita yakin bangsa Indonesia dapat menguasai pasar halal dunia. Potensi alam yang luar biasa yang kita miliki memungkinkan hal itu. Tentu upaya ini tidak akan terwujud tanpa dukungan sistem yang kompeten. Sistem itu adalah Sistem Khilafah Islamiyah yang akan menjamin keberkahan hidup bangsa Indonesia.*

Aulia Rahmah

Aktivis dakwah Islam tinggal Gresik, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Peraturan Gubernur Anies, Jangan Harap Bisa Masuk Jakarta Tanpa SIKM

Rabu, 27 May 2020 09:45

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Habib Bahar dan Said Didu, Dua Ikon Perlawanan Baru

Rabu, 27 May 2020 07:32

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Umat Islam Menghadapi Bangkitnya PKI

Selasa, 26 May 2020 23:32

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Kemenangan Lelang M. Nuh di Gelaran Konser Amal Corona Dianulir

Selasa, 26 May 2020 23:31

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Perlukah Hari Kebangkitan Rasional di Tengah Pandemi Covid-19?

Selasa, 26 May 2020 23:27

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Cek Arah Kiblat, 27 dan 28 Mei Matahari Melintas di atas Ka'bah

Selasa, 26 May 2020 21:57

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Presiden Filipina Duterte Tidak Akan Izinkan Siswa Kembali ke Sekolah Sampai Vaksin Corona Ditemukan

Selasa, 26 May 2020 21:30

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

PKS: Pemerintah Jangan Buru-buru New Normal

Selasa, 26 May 2020 20:44

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Hacker Gantikan Panggilan Adzan di Beberapa Masjid Turki dengan Lagu Protes Italia

Selasa, 26 May 2020 20:35

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Muslim AS dan Kanada Lakukan Shalat Idul Fitri di Dalam Mobil Di Tengah Pembatasan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 20:15

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Status New Normal dan Posisi Dilematis Presiden

Selasa, 26 May 2020 19:51

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Saudi Akan Mulai Cabut Pembatasan Pencegahan Virus Corona

Selasa, 26 May 2020 19:44

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Taat Protokol Kesehatan, Perwujudan Kesholehan Sosial

Selasa, 26 May 2020 18:57

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Sulit Hidup Berdamai dengan Corona

Selasa, 26 May 2020 17:38

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Muslim di Italia Ikuti Aturan Pencegahan Virus Corona Saat Rayakan Idul Fitri

Selasa, 26 May 2020 16:56

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 26 Mei 2020 Infografis Covid-19

Selasa, 26 May 2020 16:28

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Gelar Halal Bihalal di Tengah Corona, IPW Minta Mendagri Tindak Tegas Rektor IPDN

Selasa, 26 May 2020 15:06

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Miris! Di Tengah Corona, Kampus IPDN Gelar Halal Bihalal Undang Penyanyi dari Jakarta

Selasa, 26 May 2020 14:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X