Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.741 views

Masa Depan Politik Indonesia Pasca Pemilu 2019

 

Oleh:

Chusnatul Jannah, Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban

PESTA demokrasi telah usai. Setelah tujuh bulan berjibaku dalam euforia pemilu, satu hari menjadi penentu masa depan Indonesia. Maju atau menang? Semua bergantung pada suara rakyat yang dianggap sebagai suara Tuhan. Satu suara menentukan kemenangan. Bahkan suara orang gila pun menjadi begitu berharga di pemilu. Partisipasi masyarakat menentukan sukses tidaknya pesta demokrasi lima tahunan itu digelar.  Dan yang tersisa dari pesta ini adalah siapa pemenangnya dan bagaimana nasib negeri ini di tangan pemimpin pilihan rakyat.

Pilpres dan pileg 2019 cukup menguras energi. Baik rakyat maupun politisi. Pemilu 2019 juga dianggap pemilu terbrutal sepanjang pelaksanaannya. Masyarakat saling adu argumen bahkan perang opini di jagat maya. Hal ini berefek pada terpolarisasinya rakyat menjadi dua. Antara pendukung petahana dan oposan.  Terbelahnya rakyat tidak terlepas dari isu-isu yang mewarnai sepanjang peristiwa politik di Indonesia. Mulai isu pancasila, NKRI, PKI, anti Islam, ekonomi, politik, sosial, pertahanan dan keamanan. Yang paling menarik diantaranya adalah isu politik.

Di negara manapun, politik memang menjadi penentu kemana sebuah negeri dibawa. Kebijakan yang diterapkan juga lahir dari pandangan politik para pemimpin dan penguasanya. Tak ayal, peristiwa politik selalu menjadi bahasan menarik dalam tiap perbincangan para tokoh, pejabat hingga rakyat. Sebab, tata kelola negara dan pemerintahan bergantung pada pandangan politik dan ideologi yang dibangun diatasnya. Pasca terselenggaranya pilpres dan pileg 2019, Indonesia menanti nasibnya ke depan. Masa depan politik Indonesia dapat dipengaruhi beberapa hal:

Pertama, polarisasi masih mungkin terjadi. Terpecahnya rakyat tak lepas dari pemerintahan Jokowi yang terkesan memihak. Tak mampu menyatukan dan merekatkan antar anak bangsa. Yang ada, mereka terbelah menjadi dua. Jika keberpihakan ini masih dilanjutkan pemimpin terpilih nanti, persatuan menjadi hal muskil untuk diwujudkan.

Kedua, realisasi janji kampanye. Jika Jokowi menang, kesejahteraan ekonomi rakyat mungkin tak beranjak dari tempatnya. Pasalnya, dalam kampanyenya, Jokowi masih mengandalkan gaya lama yakni tiga kartu sakti untuk rakyat. Padahal, jika mau melihat lebih dalam, persoalan rakyat bukanlah pada pembagian kartu-kartu. Persoalan mendasar lebih kepada kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi negara, yakni sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan. Dan semua aspek tersebut bermasalah di masa pemerintahan Jokowi. Kalaupun Prabowo terpilih, terobosan swasembada pangan adalah hal pertama yang disoroti. Dalam kampanyenya, Prabowo berkali-kali menekankan fokus pada persoalan pangan dan kesejahteraan rakyat. Hal itu akan teruji jika ia memenangkan kontestasi.

Ketiga, politik demokrasi yang dianggap sebagai politik terbaik di dunia tak membawa perubahan berarti. Korupsi tetap membayangi. Keculasan dan kecurangan dalam mengemban amanah rakyat juga masih akan melingkupi lingkaran pemerintahan. Ganti orang, sistem sama, masalah tak akan terselesaikan secara tuntas.

Keempat, kondisi Indonesia tak banyak berubah. Meski kepemimpinan berubah, tapi sistemnya sama, apa daya. Kapitalisme masih berdiri tegak. Penerapannya tetap memberi jurang pemisah antara rakyat dengan konglomerat.  Sebab, sumber masalah dari berbagai masalah adalah penerapan sistem kapitalis-liberal. Pemimpin terpilih pun bisa kalah menghadapinya. Menyerah pada kepentingan para kapital.

Kelima, rakyat mulai sadar politik. Kesadaran politik menjadi modal dasar mengawal perubahan. Tentunya kesadaran politik yang berlandaskan Islam. Mengingat kesadaran masyarakat untuk berislam kaffah mulai menggejala. Besar kemungkinan kesadaran inilah yang akan mengantarkan pada kebangkitan. Mengembalikan peradaban yang memanusiakan manusia sesuai fitrahnya.

Perubahan tentu hal terpenting yang diharapkan rakyat pada pemimpin baru. Kepemimpinan yang benar-benar berpihak pada rakyat. Pemimpin amanah, jujur, adil, dan peduli. Itulah yang rakyat inginkan. Kepada pemimpin baru, jadilah pemimpin yang taat kepada Allah dan RasulNya. Sebab, kepemimpinanmu akan dimintai pertanggungjawaban baik dunia maupun akhirat. Oleh karenanya, memimpinlah berdasarkan kitabullah dan sunnah Rasulullah. Agar negeri ini mendapat berkah langit dengan terapkannya Islam di muka bumi.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Senin, 22 Jul 2019 03:51

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

Senin, 22 Jul 2019 02:21

"Warning" Aplikasi FaceApp Mengalihkan Duniamu

Senin, 22 Jul 2019 01:10

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Senin, 22 Jul 2019 00:26

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Ahad, 21 Jul 2019 23:57

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Ahad, 21 Jul 2019 23:40

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

Ahad, 21 Jul 2019 23:34

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Ahad, 21 Jul 2019 23:22

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

Ahad, 21 Jul 2019 22:48

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

Ahad, 21 Jul 2019 22:00

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Ahad, 21 Jul 2019 21:55

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

Ahad, 21 Jul 2019 21:30

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Ahad, 21 Jul 2019 19:48

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Ahad, 21 Jul 2019 17:09

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ahad, 21 Jul 2019 16:09

Taliban Tunjukkan Senjata yang Mereka Rebut dari Pasukan Komando Afghanistan di Badghis

Taliban Tunjukkan Senjata yang Mereka Rebut dari Pasukan Komando Afghanistan di Badghis

Ahad, 21 Jul 2019 15:30

Ketika Sibuk Dianggap Sukses

Ketika Sibuk Dianggap Sukses

Ahad, 21 Jul 2019 15:09

Wanita AS Kehilangan Hak Asuh Putri Saudinya Karena Foto Bikini

Wanita AS Kehilangan Hak Asuh Putri Saudinya Karena Foto Bikini

Ahad, 21 Jul 2019 14:45

Tiga Opini Heboh Ini Dipersoalkan Pengamat: Agenda Apa, sih?

Tiga Opini Heboh Ini Dipersoalkan Pengamat: Agenda Apa, sih?

Ahad, 21 Jul 2019 14:09

Inggris Pertimbangkan Pembekuan Aset Iran Menyusul Penyitaan Kapal Tanker Berbendera Inggris

Inggris Pertimbangkan Pembekuan Aset Iran Menyusul Penyitaan Kapal Tanker Berbendera Inggris

Ahad, 21 Jul 2019 14:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X