Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.090 views

Wis Wayahe 02

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Wis Wayahe! Istilah ini dipopulerkan oleh para santri Sarang, asuhan K.H Maemoen Zubair (Mbah Moen). Prabowo yang duduk di atas "mobil kepresidenan", milik Mbah Moen itu, diteriaki "Wis Wayahe" oleh para santri. Diiringi gemuruh shalawat dari ribuan santri. Ini terjadi saat Prabowo sowan ke ulama kharismatik ini.

Kata "Wis Wayahe" muncul sesaat setelah Mbah Moen mendoakan agar Allah menjadikan Prabowo presiden. Kata "Wis Wayahe" seperti senjata untuk mengaminkan doa Sang Kiyai.

"Wis Wayahe", artinya sudah waktunya Prabowo jadi presiden. Jika benar takdir ini yang akan terjadi, maka tidak saja akan semakin menguatkan kharisma Mbah Moen, tapi juga "misteri doa" para santri.

Gelombang "Wis Wayahe" diyakini oleh banyak pengamat sudah menunjukkan tanda-tanda. Pertama, mengalirnya massa yang hadir di kampanye Prabowo-Sandi. Jumlahnya cukup besar. Mereka bukan hanya kerumunan sebagaimana potret surveinya Denny JA, tapi boleh jadi adalah para pemilih yang hijrah. Terbukti, dalam sejumlah survei, elektabilitas Prabowo-Sandi terus naik. Sebaliknya, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf turun. Ini bukti adanya migrasi suara. Swing voters beralih dukungan dan undecided voters sudah mulai menentukan pilihan.

Kedua, adanya gelombang dukungan dari sejumlah tokoh berpengaruh. Hampir dari semua kalangan. Kelompok maupun personal. Mulai dari pengusaha, militer dan bahkan ulama.

Erwin Aksa dan Dahlan Iskan mewakili kelompok pengusaha. Beralih dukungan dari Jokowi ke Prabowo. Ada juga Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dari tentara ada Gatot Nurmantyo. Bahkan untuk meyakinkan kubu Prabowo-Sandi, Gatot mengkritik tajam dan pedas rezim Jokowi. Kritiknya terkait dengan anggaran militer yang sangat kecil, yaitu 6 triliyun-an. Gatot juga kritik langkah istana intervensi dalam mutasi jabatan para prajurit terbaiknya Gatot. Gatot dilengserkan, orang-orangnya pun dibabat habis. Gatot kecewa! Bahkan teramat kecewa!

Gelombang dukungan juga datang dari para ulama. Mulai Ustaz Bachtiar Nasir, Ketua Majlis Pelayan Indonesia (MPI), sekaligus mantan ketua GNPF. Ada Ustaz Abdussomad (UAS), Ustaz Adi Hidayat, dan Aa Gym. Para da'i kondang dan berpengaruh ini mengambil timing di ujung. Hanya beberapa hari jelang pencoblosan.

Ada berbagai dugaan mengapa mereka deklarasi di ujung. Pertama, tak ingin membuat gaduh umat yang selama ini terbelah. Kalau toh harus gaduh, tak perlu lama, karena sebentar lagi pencoblosan. Habis itu, diharapkan tenang lagi. Kecuali jika adanya kecurangan berpengaruh terhadap kemenangan.

Kedua, tak ingin berhadap-hadapan dengan penguasa. Ada pihak yang dorong para ulama itu dukung penguasa. Kalau gak mau, ya netral. Kabarnya, mereka dihambat untuk memberi dukungan ke seberang.

Cerita UAS dukung Prabowo yang penuh liku dan sangat dramatis menggambarkan situasi itu. Kucing-kucingan dengan pihak yang tak ingin UAS dukung Prabowo-Sandi. Nampaknya mereka kecolongan. UAS berhasil ketemu Prabowo dan membuat dukungan. Esoknya, UAS dihajar fitnah.

Ketiga, dukungan di ujung lebih efektif karena masih segar di ingatan umat. Juga belum terkontaminasi. Ini akan berpengaruh saat pencoblosan. 

Kalau lihat jarak waktunya, dukungan para ulama ini seperti ada kesepakatan satu dengan yang lain. Adakah sutradaranya? Gak tahu!

Diawali Ustaz Bachtiar Nasir. Kurang satu minggu ketua Majlis Pelayan Jakarta (MPI) ini menyatakan dukungan, UAS deklarasi. Hari berikutnya Ustaz Adi Hidayat. Dan berikutnya lagi Aa Gym. Berturut-turut mereka deklarasi dukungan untuk Prabowo-Sandi. Seperti parade.

Uniknya lagi, saat para ulama ini deklarasi, khususnya UAS, bersamaan dengan hari dimana surat suara ilegal di Malaysia terbongkar. Design Tuhan, kata para ustaz. Sebelumnya, Romy, ketua umum PPP kena OTT.  Lalu disusul OTT Bowo Sidiq. Hadirnya dukungan para ulama ke Prabowo-Sandi seolah memberi pesan: "pilih ini loh yang bebas dari OTT dan kecurangan pemilu". Persepsi ini pasti nempel kuat di benak publik. Dan ini akan sangat mempengaruhi pilihan swing dan undecided voters. Ibarat bom, ledakan dukungan para ulama ini sangat dahsyat, karena tepat waktunya.

Berbagai kasus yang menimpa timses dan pendukung petahana, tentu membuat goyah pemilih. Terutama mereka yang berada di swing dan undecided voters. Pemilih ragu, dan yang belum menentukan pilihan. Saat hati mereka digoyang oleh kasus demi kasus dari kubu petahana, hadir dukungan para ulama. Pas sekali waktunya.

Dalam konteks ini, Prabowo-Sandi berpeluang mendapat limpahan migrasi suara yang kecewa terhadap kasus hukum dan kecurangan politik kubu petahana.

Selama Prabowo-Sandi tidak melakukan kesalahan fatal (blunder), gelombang migrasi ini diprediksi akan terus mengalir. Tak cukup waktu bagi kubu Jokowi untuk melakukan recovery. Waktu hanya tinggal beberapa hari.

Kabarnya hari ini Jokowi umroh. Rencananya mau masuk ke dalam Ka'bah. Bukan hanya keliling dalam ritual thawaf. Apakah ini tidak bisa jadi strategi untuk recovery? Berat! Gelombang rakyat sudah terlalu deras larinya ke Prabowo-Sandi.

Disinilah "Wis Wayahe" sebagai gerakan "mengaminkan" doa Mbah Moen seperti menjumpai taqdirnya. Jika ini benar-benar terjadi, maka Mbah Moen dan para santri Sarang akan dikenang sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kesuksesan Prabowo-Sandi. Apalagi Gus Najih dan Gus Wafi, putra-putra Mbah Moen ini berada di garis depan sebagai juru kampanye Prabowo-Sandi. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 15/4/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Boykot Israel, Otoritas Palestina Kirim Pasien Ke Rumah Sakit di Yordania dan Mesir

Boykot Israel, Otoritas Palestina Kirim Pasien Ke Rumah Sakit di Yordania dan Mesir

Selasa, 23 Apr 2019 23:05

Wartawan yang Ungkap Pembantaian Muslim Rohingya Divonis 7 Tahun Penjara

Wartawan yang Ungkap Pembantaian Muslim Rohingya Divonis 7 Tahun Penjara

Selasa, 23 Apr 2019 22:23

Pengadilan Tinggi Prancis Tolak Tuntutan Pemulangan Warganya dari Suriah

Pengadilan Tinggi Prancis Tolak Tuntutan Pemulangan Warganya dari Suriah

Selasa, 23 Apr 2019 22:15

Seruan Pendukung Jokowi untuk Boikot Rumah Makan Padang Tidak Berpengaruh

Seruan Pendukung Jokowi untuk Boikot Rumah Makan Padang Tidak Berpengaruh

Selasa, 23 Apr 2019 22:01

Sandiaga Uno Gelar Shalat Ghaib untuk 119 Petugas KPPS yang Wafat

Sandiaga Uno Gelar Shalat Ghaib untuk 119 Petugas KPPS yang Wafat

Selasa, 23 Apr 2019 21:50

Mpok Nur Ajak Emak-emak Kawal C1 hingga Tuntas

Mpok Nur Ajak Emak-emak Kawal C1 hingga Tuntas

Selasa, 23 Apr 2019 21:47

Pemprov Aceh Deklarasikan Gerakan Tolak Pornografi

Pemprov Aceh Deklarasikan Gerakan Tolak Pornografi

Selasa, 23 Apr 2019 21:42

Kepala LNA Khalifa Haftar Umumkan Fase ke-2 Ofensif Tripoli

Kepala LNA Khalifa Haftar Umumkan Fase ke-2 Ofensif Tripoli

Selasa, 23 Apr 2019 21:30

Pemimpin Syi'ah Houtsi Sesumbar Rudal Mereka dapat Mencapai Target Strategis Saudi dan UEA

Pemimpin Syi'ah Houtsi Sesumbar Rudal Mereka dapat Mencapai Target Strategis Saudi dan UEA

Selasa, 23 Apr 2019 20:45

Banyak Kecurangan, Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Sebut Pemilu 2019 Terburuk

Banyak Kecurangan, Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Sebut Pemilu 2019 Terburuk

Selasa, 23 Apr 2019 20:27

Pemerintah Sah Libya Tuduh Prancis Dukung Jenderal Kriminal Khalifa Haftar

Pemerintah Sah Libya Tuduh Prancis Dukung Jenderal Kriminal Khalifa Haftar

Selasa, 23 Apr 2019 19:58

Kwik Kian Gie Silaturahmi ke Rumah Sandi

Kwik Kian Gie Silaturahmi ke Rumah Sandi

Selasa, 23 Apr 2019 19:49

Pejuang Oposisi dan Rezim Teroris Assad Lakukan Pertukaran Tahanan untuk Kali ke Tiga

Pejuang Oposisi dan Rezim Teroris Assad Lakukan Pertukaran Tahanan untuk Kali ke Tiga

Selasa, 23 Apr 2019 19:06

Sambil Jenguk, Sandi Sebut Relawan Sebagai Pejuang

Sambil Jenguk, Sandi Sebut Relawan Sebagai Pejuang

Selasa, 23 Apr 2019 18:49

Hj. Ermi Yusfa SE.ME, Muallaf Politik Akan Duduki Kursi Senayan

Hj. Ermi Yusfa SE.ME, Muallaf Politik Akan Duduki Kursi Senayan

Selasa, 23 Apr 2019 18:02

Viral Surat Terbuka MUI Sorong Minta Maruf Amin Bersikap Atas Kecurangan Pilpres

Viral Surat Terbuka MUI Sorong Minta Maruf Amin Bersikap Atas Kecurangan Pilpres

Selasa, 23 Apr 2019 17:38

Aksi Solidaritas Mahasiswa Muhammadiyah Surabaya untuk Srilanka

Aksi Solidaritas Mahasiswa Muhammadiyah Surabaya untuk Srilanka

Selasa, 23 Apr 2019 16:51

PA 212 Bekasi Raya Berharap Wakil dari PKS Duduki Ketua DPRD2 Kota Bekasi

PA 212 Bekasi Raya Berharap Wakil dari PKS Duduki Ketua DPRD2 Kota Bekasi

Selasa, 23 Apr 2019 15:49

Karni Ilyas Cuti dari ILC, Ini Dia Alasannya

Karni Ilyas Cuti dari ILC, Ini Dia Alasannya

Selasa, 23 Apr 2019 15:07

Pluralisme sebagai Paham dan Realitas dalam Tinjauan Perspektif Islam

Pluralisme sebagai Paham dan Realitas dalam Tinjauan Perspektif Islam

Selasa, 23 Apr 2019 14:08


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X