Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.665 views

Hidup Berkah Dengan Syariah, Bukan Investor Penjajah

Oleh: Siti Sulistiyani S.Pd

Dalam debat capres beberapa waktu lalu terlontar bahwa keamanan sangat mengkhawatirkan. Anggaran yang minim dianggap menjadi problem utama. Sehingga menambah anggaran keamanan menjadi solusi yang disampaikan.

Pemikiran untuk mengundang investor asing untuk memenuhi anggaran keamanan. Atau dengan upaya mandiri untuk memenuhi anggaran keamanan, menjadi problem besar dalam penyeleseian masalah ini.

Keamanan adalah hak bagi masyarakat secara umum untuk dipenuhi Negara secara mutlak bagi seluruh warga negaranya. Sayangnya negri ini bukan lagi mengambil standar syariat dalam memenuhi hak hak warga negaranya.

Tetapi jalan persetujuan dari lembaga legislative yang kemudian dijadikan rujukan. Padahal justru dalam syariatlah yang telah mengatur secara gamblang bagaimana pemenuhan hak hak warga Negara dan bagaimana agar kedaulatan Negara tetap terjaga. Salah satunya adalah bagaimana syariat memandang investasi asing ini sangat jelas.

Dalam hal investasi asing Islam telah mengatur penanaman investasi asing secara rinci diantaranya adalah sebagai berikut:
1) Investor asing tidak diperbolehkan melakukan investasi dalam bidang yang strategis atau sangat vital

Mengapa demikian? Sebab jika pihak asing melakukan investasi terhadap bidang-bidang yang strategis dan vital, maka bisa dipastikan bahwa investor asing tersebut akan dengan seenaknya melakukan praktik bisnis yang merugikan rakyat. Hal ini jelas haram, sebab akan bisa menjadi wasilah (sarana) bagi orang kafir untuk menguasai kaum muslimin.Apalagi jika bidang keamanan yang menjadi obyek.

Allah berfirman,

“….dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.” (QS. An Nisa: 141)

Kaidah syariat juga menyatakan: Al washilatu ilal haram, muharramah (Segala perantaraan yang mengantarkan kepada keharaman, hukumnya juga haram)

Contohnya adalah bidang informasi dan komunikasi, pencetakan uang, industri persenjataan, dan berbagai industri berat lainnya.

2) Investasi asing tidak boleh dalam bidang yang membahayakan

Ada sebuah kaidah syariah: al ashlu fil madhaarut tahriim (segala sesuatu yang membahayakan, hukumnya haram). Oleh karena itu, berinvestasi dalam bisnis yang membahayakan, jelas haram. Contohnya adalah investasi dalam pembalakan hutan, budidaya ganja, produksi khamr maupun ekstasi, dan lain-lain. Semua perbuatan tersebut jelas perbuatan yang membahayakan diri seseorang. Oleh karena itu, investasi semacam ini tidak diperbolehkan. Sebab akan menimbulkan bahaya (dharar) atas kaum muslim.

3) Investor hanya diperbolehkan dalam bidang yang halal

Segala bentuk usaha yang diharamkan oleh Islam, jelas hukumnya haram. Misalnya, usaha prostitusi, usaha perjudian, memproduksi khamr, dan lain-lain. Di Indonesia, banyak dijumpai klub-klub malam dan diskotik, yang diinvestori orang kafir (asing). Sekalipun yang mengelola adalah orang Islam. Hal ini tidak diperbolehkan. Untuk hal-hal haram yang bersifat jasa, kaidah syara’ menjelaskan: Laa tajuuzu ijaaratul ajiir fiimaa manfa-atuhu muharramah (tidak diperbolehkan melakukan kontrak kerja pada jasa yang diharamkan). Sedangkan untuk produksi benda-benda yang diharamkan, kaidah syara’ menjelaskan: ash shinaa’ah ta’khudzu hukma maa tuntijuhu (produksi barang, hukumnya mengikuti hukum barang yang dihasilkan).

4) Investasi asing tidak diperbolehkan pada kepemilikan umum (harta rakyat)

Apa saja yang termasuk harta rakyat? Imam Abu Dawud meriwayatkan sebuah hadis, Rasulullah bersabda: Al muslimuuna syurakaa-u fi tsalaatsin, fil kalaa-i, wal maa-i, wan naari (Kaum muslimin berserikat dalam tiga hal: air, hutan, dan api).

Arti berserikat adalah, bahwa kaum muslimin memiliki hak untuk tiga hal, yaitu air, hutan, dan api.

Air, jelas, tidak boleh dijual kepada pihak asing. Tetapi di Indonesia, sumber mata air boleh dimiliki pihak swasta atau individu, baik lokal atau asing. Contohnya, mata air Sigedang yang dikuasai PT. Danone. Jelas, hal ini tidak diperbolehkan.

Hutan, jelas, hal ini juga tidak diperbolehkan untuk dikuasai orang asing. Hutan milik rakyat! Lihatkan hutan-hutan di Indonesia, tidak sedikit yang dijual oleh negara kepada pihak swasta, baik lokal atau asing. Hal ini tidak boleh. Hutan adalah milik rakyat. Adapun negara memiliki kewajiban mengelolanya, dan hasilnya dikembalikan sepenuhnya kepada rakyat.

Api, dalam hal ini adalam sumber energi. Sumber energi, apapun itu, tidak boleh dijual ke asing. Sumber energi adalah milik rakyat.

Tidak hanya itu. Ada hal-hal lain yang termasuk kepemilikan umum yang lain, di antaranya sebagai berikut.

Pertama, benda-benda yang merupakan fasilitas umum. Jika tidak ada benda-benda ini, maka kaum muslim akan kesulitan dalam menjalani hidup atau terjadi kekacauan. Misalnya: sumber tenaga listrik.

Kedua, benda-benda yang sifat bentuknya menghalangi untuk dimiliki individu atau pihak-pihak tertentu (sekalipun bukan individu). Misalnya: jalan, jalan raya, laut, danau, sungai, dan lain-lain.

Ketiga, jumlah tambang yag jumlahnya besar. Contohnya: tambang emas di Papua, tambang bijih besi, tambang nikel, dan sebagainya.

5) Investasi asing tidak boleh dalam hal yang membahayakan akhlak orang Islam

Misalnya pada acara-acara televisi, radio, media cetak, dan lain sebagainya. Tetapi jika investasi asing tersebut tidak membahayakan akhlak kaum muslim, diperbolehkan.

6) Investor tidak boleh di sektor yang nonriil

Contohnya adalah investasi di bidang pasar modal. Jual beli dalam konteks ini tidak diperbolehkan. Sebab, jual beli dalam konteks ini justru menjadi penyebab kehancuran ekonomi sebuah peradaban. Termasuk segala bentuk muamalah yang mengandung riba, semua diharamkan.

7) Investor yang akan berinvestasi, bukanlah investor yang terkategori muharriban fi’lan 

Yang dimaksud dengara muhariban fi’lan adalah negara yang secara nyata memerangi Islam dan kaum muslimin. Hal ini jelas tidak diperbolehkan. Sebab, bagaimana mungkin negara yang berdasarkan sistem Islam akan menjalin hubungan dengan negara yang nyata-nyata memerangi sistem Islam?

Jadi, inilah pandangan negara berdasarkan syariat Islam. Seluruh investasi asing, benar-benar diatur. Bukan kita yang diatur mereka. Standarnya pun jelas, yaitu halal-haram. Artinya, legal tidaknya suatu investasi, tergantung syariat Islam. Jika syariat Islam membolehkan, maka investasi yang ada hukumnya boleh. Jika syariat Islam mengharamkan, maka investasi yang ada hukumnya ilegal.

Beda dengan yang berlaku di Indonesia dan negara lain pada umumnya. Yang menyatakan legal-tidaknya suatu investasi, bukan halal-haram, tetapi keputusan parlemen atau keputusan raja. Jika parlemen menyatakan legal, maka investasi pun akan legal, sekalipun dalam hal-hal yang diharamkan.

Lihat saja bidang bidang yang 100% asing boleh berinvestasi di dalamnya. Bidang usaha yang investasinya dibuka 100% untuk asing tersebar di beberapa sektor. Di antaranya sektor pariwisata, perhubungan, komunikasi dan informatika, ketenagakerjaan, ESDM dan kesehatan.

Ini adalah aturan terbaru bidang apa saja yang investor boleh untuk berinvestasi sampai dengan 100%. Semua kebijakan ini jelas akan sangat membahayakan bagi Negara.Baik dari sisi keamanan ataupun kedaulatan.Bahkan yang menyangkut hajat hidup orang banyakpun akan terkuasai oleh asing.Maka jelas bentuk investasi yang seperti ini akan mengantarkan bahaya terselubung untuk masuknya penjajahan.

Seharusnya Indonesia yang mempunyai kekayaan yang luar biasa yang diberikan oleh Allah menjadi modal berharga untuk mencapai kesejahteraan di negri ini tanpa melibatkan asing. Pos-pos pemasukan negara akan penuh dari hasil kekayaan alam ini yang dapat digunakan untuk kepentingan seluruh warga negara.

Karena ini termasuk kepemilikan umum dimana Negara tidak punya kekuasaan didalamnya terkecuali hanya mengelola untuk kepentingan umat.Tengok saja tambang emas yang ada di irian jaya, dan berbagai tambang lain yang tersebar di seluruh negri ini, jika semua  ini dikelola dan dikembalikan ke umat maka hak hak umat terkait dengan pemenuhan kebutuhan asasiah atau kamaliyat akan terpenui secara layak.

Keamanan ,kesehatan ,pendidikan tidak perlu untuk mencari dari mana anggaran nya terpenuhi semua akan terpenuhi dengan kekayaan milik umat ini.Hal ini masih bicara mengenai satu sumber pendanaan yang melimpah jika diolah selaras dengan syariat. Bagaimana dengan sumber sumber yang lain.Tentu masih sangat banyak.

Inilah mestinya, kesadaran ini mengantarkan kita pada ketaatan kepada syariat secara penuh.Penerapan Islam secara kaffah akan menjadikan urusan umat ini terseleseikan sesuai dengan apa yang diridloi Allah dan akan tuntas dengan syariah. Waallahu ‘alam bishowwab. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Senin, 22 Jul 2019 03:51

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

Senin, 22 Jul 2019 02:21

"Warning" Aplikasi FaceApp Mengalihkan Duniamu

Senin, 22 Jul 2019 01:10

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Senin, 22 Jul 2019 00:26

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Ahad, 21 Jul 2019 23:57

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Ahad, 21 Jul 2019 23:40

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

Ahad, 21 Jul 2019 23:34

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Ahad, 21 Jul 2019 23:22

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

Ahad, 21 Jul 2019 22:48

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

Ahad, 21 Jul 2019 22:00

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Ahad, 21 Jul 2019 21:55

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

Ahad, 21 Jul 2019 21:30

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Ahad, 21 Jul 2019 19:48

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Ahad, 21 Jul 2019 17:09

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ahad, 21 Jul 2019 16:09

Taliban Tunjukkan Senjata yang Mereka Rebut dari Pasukan Komando Afghanistan di Badghis

Taliban Tunjukkan Senjata yang Mereka Rebut dari Pasukan Komando Afghanistan di Badghis

Ahad, 21 Jul 2019 15:30

Ketika Sibuk Dianggap Sukses

Ketika Sibuk Dianggap Sukses

Ahad, 21 Jul 2019 15:09

Wanita AS Kehilangan Hak Asuh Putri Saudinya Karena Foto Bikini

Wanita AS Kehilangan Hak Asuh Putri Saudinya Karena Foto Bikini

Ahad, 21 Jul 2019 14:45

Tiga Opini Heboh Ini Dipersoalkan Pengamat: Agenda Apa, sih?

Tiga Opini Heboh Ini Dipersoalkan Pengamat: Agenda Apa, sih?

Ahad, 21 Jul 2019 14:09

Inggris Pertimbangkan Pembekuan Aset Iran Menyusul Penyitaan Kapal Tanker Berbendera Inggris

Inggris Pertimbangkan Pembekuan Aset Iran Menyusul Penyitaan Kapal Tanker Berbendera Inggris

Ahad, 21 Jul 2019 14:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 20/07/2019 19:46

AS akan Kerahkan Pasukan ke Arab Saudi