Praka Rico Gugur, Waka Komisi I Desakan Evaluasi Keamanan Misi UNIFILSabtu, 25 Apr 2026 10:34 |
|
Laporan Penipisan Stok Senjata AS VS Bantahan WashingtonJum'at, 24 Apr 2026 15:02 |
|
Usth Dr. Atifah Hasan Ajak Umat Islam Putihkan Bekasi dalam Aksi 'Bekasi Bersama Palestina Jilid 6'Jum'at, 24 Apr 2026 14:29 |
|
PIHK Tolak Pengembalian Keuntungan, Ini Dasar Konstitusi dan Syar’inyaJum'at, 24 Apr 2026 10:42 |
|
Dokter Tifa Sebut Wajib Lapor sebagai “Tahanan Kota”, Singgung Kasus Ijazah JokowiKamis, 23 Apr 2026 15:51 |
|
Bekasi Bersama Palestina Jilid 6 Siap Digelar, Ummat Diajak Tunjukkan Solidaritas NyataKamis, 23 Apr 2026 14:53 |
|
Cela Pendosa dan Bangga Diri Dengan Ibadah. BAHAYA!Kamis, 23 Apr 2026 14:20 |
|
Gejolak Hormuz–Malaka: Alarm bagi Ketahanan UmatKamis, 23 Apr 2026 06:30 |


Begitulah yang dialami oleh gereja St Jakobus di Utrecht, Belanda, yang kosong karena tak dipakai kebaktian.
Menyulap gereja menjadi rumah tinggal adalah tindakan yang sangat tepat. Karena berdasarkan data Home DSGN, ada ratusan gereja kosong di Belanda yang sudah tidak digunakan, seperti dilansir oleh Huffington Post baru-baru ini.
Beberapa gereja bahkan akan dihancurkan. Tentu saja hal ini tidak diinginkan oleh para pemeluk agama Kristen. Untuk itu, daripada dihancurkan dan tidak digunakan, perusahaan-perusahaan seperti Zecc merombak menyulap gereja menjadi rumah tinggal dengan mempertahankan keaslian bangunan dan sejarahnya. [taz/mdk, huf]




