Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.088 views

Taliban: Ada Kemajuan, Tetapi Tidak Ada Terobosan untuk Mengakhiri 2 Dekade Pendudukan AS

MOSKOW, RUSIA (voa-islam.com) - Taliban mengatakan "kemajuan yang layak" telah dibuat dalam pembicaraan dengan para politisi senior Afghanistan di Moskow tetapi tidak ada terobosan untuk mengakhiri dua dekade pendudukan AS di Afghanistan.

Mohammad Sohail Shaheen, kepala juru bicara delegasi Taliban, mengatakan kepada wartawan di ibukota Rusia, Kamis (30/5/2019), bahwa pertemuan itu adalah langkah terbaru dalam upaya mencapai penyelesaian damai.

"Kami puas, itu negosiasi yang berhasil, dan kami berharap untuk melanjutkan tempo ini di masa depan," katanya setelah pertemuan.

Juru bicara itu juga mengulangi tuntutan Taliban bahwa pasukan pimpinan AS meninggalkan Afghanistan untuk kemungkinan kesepakatan damai.

"Kami akan tegas: tarik pasukan asing, kami akan teguh bahwa harus ada pemerintahan yang stabil di Afghanistan dan bahwa semua warga Afghanistan harus memiliki partisipasi dalam pemerintahan masa depan."

Shaheen melanjutkan dengan mengatakan bahwa proposal gencatan senjata telah dibahas selama pembicaraan.

Salah satu anggota delegasi Taliban juga mengatakan para pejabat Rusia serta para pemimpin agama dan para sesepuh meminta gencatan senjata.

"Masih ada beberapa pertemuan lagi untuk dilakukan dalam hal ini, tetapi kemungkinan besar kita mungkin tidak mengumumkan gencatan senjata," katanya.

Spekulasi telah berkembang bahwa Taliban dapat menyetujui gencatan senjata sementara selama libur Idul Adha tiga hari.

Pertemuan di Moskow dibuka pada hari Selasa oleh Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, yang mengatakan negaranya melihat perdamaian sebagai satu-satunya skenario kemungkinan penyelesaian di Afghanistan.

Berbicara di sela-sela konferensi, delegasi Taliban menegaskan kembali posisi mereka bahwa tidak ada gencatan senjata yang mungkin dilakukan sementara pasukan asing tetap berada di dalam Afghanistan.

Mohammad Karim Khalili, kepala Dewan Perdamaian Tinggi Afghanistan yang ditugasi badan utama dalam upaya upaya perdamaian, mengatakan lusinan orang terbunuh dalam pertempuran setiap hari dan sudah waktunya bagi "mekanisme bermartabat dan adil" untuk mengakhiri pertumpahan darah.

Bahkan saat pertemuan berlangsung, serangan di Kabul yang menewaskan sedikitnya enam orang menggarisbawahi kekerasan yang terus berlanjut di seluruh negeri.

Putaran pembicaraan keenam antara AS dan Taliban baru-baru ini berakhir di ibukota Qatar, Doha, tanpa kemajuan nyata.

Taliban telah mengatakan negosiasi perdamaian tersandung pada pertanyaan mendasar kapan pasukan asing akan meninggalkan negara yang dilanda perang itu.

Taliban telah berbicara selama berbulan-bulan dengan para diplomat AS untuk menyetujui penarikan lebih dari 20.000 tentara asing dari Afghanistan.

Pemerintahan Presiden Donald Trump sedang bernegosiasi dengan Taliban dalam upaya untuk mencegah kelompok itu menyerang pasukan AS.

Moskow tampaknya mendapat pengaruh dalam proses yang sedang berlangsung. Bulan lalu, AS mengumumkan bahwa Washington telah mencapai konsensus dengan Cina dan Rusia mengenai formula utama untuk perjanjian damai yang dinegosiasikan di Afghanistan.

Pemerintahan lima tahun Taliban atas setidaknya tiga perempat Afghanistan berakhir setelah invasi AS pada tahun 2001. Namun, 18 tahun kemudian, Washington mencari gencatan senjata dengan para jihadis yang masih mengendalikan petak-petak besar tanah di negara itu. (st/ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
3 Bentuk Kurban Untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

3 Bentuk Kurban Untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

Jum'at, 19 Jul 2019 15:00

Argentina Bekukan Aset Serta Nyatakan Kelompok Syiah Hizbullah Sebagai Teroris

Argentina Bekukan Aset Serta Nyatakan Kelompok Syiah Hizbullah Sebagai Teroris

Jum'at, 19 Jul 2019 14:10

Grasi Bagi Pedofili, Angin Surga Bagi Pemangsa

Grasi Bagi Pedofili, Angin Surga Bagi Pemangsa

Jum'at, 19 Jul 2019 14:05

Menlu Israel dan Bahrain Adakan Pertemuan Publik Pertama di AS

Menlu Israel dan Bahrain Adakan Pertemuan Publik Pertama di AS

Jum'at, 19 Jul 2019 13:54

Bom di Dekat Universitas Kabul Tewaskan 8 Orang

Bom di Dekat Universitas Kabul Tewaskan 8 Orang

Jum'at, 19 Jul 2019 13:37

Kapal Perang AS Hancurkan Drone Iran di Selat Hormuz

Kapal Perang AS Hancurkan Drone Iran di Selat Hormuz

Jum'at, 19 Jul 2019 13:31

PBB: Booming Kejahatan Transnasional Pengaruhi Destabilisasi di Asia Tenggara

PBB: Booming Kejahatan Transnasional Pengaruhi Destabilisasi di Asia Tenggara

Jum'at, 19 Jul 2019 13:30

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Jum'at, 19 Jul 2019 13:02

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Jum'at, 19/07/2019 07:20

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi