LANCASTER [voa-islam.com] — Daging babi yang digoreng terlalu lama, mengakibatkan daging hangus dan gosong sehingga menyisakan bekas hitam di wajan penggorengan. Gosong hitam itu membentuk siluet abstrak seolah-olah ada lukisan kabur yang menyerupai mata, hidung dan mulut. Kalau dicocok-cocokkan dan dimirip-miripkan maka bentuknya seolah membentuk lukisan wajah Yesus. Umat Kristen heboh, sebagian bahkan meyakini itu sebagai “Kuasa Ilahi” dan “penampakan” Yesus di atas penggorengan.
Kejadian bermula pada tengah
Sesungguhnya hari Jum'at hari yang sangat mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Selayaknya seorang muslim menghormati kemuliaan hari tersebut. Salah satu bentuknya adalah dengan mandi pada hari tersebut dengan sifat khusus, sebagaimana mandi janabat.
Mandi pada hari Jum'at menjadi syarat pelengkap untuk mendapatkan keutamaan yang besar pada ibadah di hari Jum'at. Hal ini didasarkan pada beberapa hadits berikut ini:
read more »
SEMAKIN banyak berbicara, semakin terlihat kejahilannya. Itulah ciri khas kelompok liberalis. Setidak-tidaknya, itu diperlihatkan Ulil Abshar Abdalla dalam acara "Debat Kontroversi kedatangan Obama" di studio TVOne, Jakarta, Rabu (17/3/2010).
Dalam debat bertema “Obama Disayang Obama Ditentang” itu dihadiri dua kubu yang saling berseberangan. Dari pihak yang mendukung kedatangan Obama ke Indonesia, tampil dua narasumber: Ulil Abshar (Jaringan Islam Liberal) dan Effendy Choirie (Partai Kebangkitan Bangsa), sedangkan dari pihak
Mengharapkan syafa'at dan bantuan sering dijadikan alasan bagi para 'ubbadul kubur (penyembah kubur) dalam menjalankan kesyirikan mereka. Penghormatan kepada Nabi dan orang-orang shalih yang sudah wafat secara berlebih menjadi dasar utamanya. Akibatnya, mereka diangkat melebihi kedudukan yang Allah tetapkan untuk mereka. Mereka dimintai bantuan, diharapkan pertolongan, dan dituju dalam berdoa. Di antaranya dimohon dan diminta syafa'atnya.
Allah Ta'ala
Syafaat
Di antara bagian iman kepada hari akhir adalah meyakini adanya syafa'at. Syafa'at terealisasi dengan dua syarat: Pertama, Izin Allah kepada pemberi syafa'at untuk memberikan syafa'at. Kedua, keridlaan Allah kepada orang yang mendapat syafa'at. Jadi perkara syafa'at semua kembali kepada Allah.
Allah berfirman tentang syarat