Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.084 views

Taliban dan Pemerintah Afghanistan Capai Kesepakatan Awal Pembicaraan Damai

DOHA, QATAR (voa-islam.com) - Perwakilan pemerintah Afghanistan dan Taliban mengatakan mereka telah mencapai kesepakatan awal untuk melanjutkan pembicaraan damai, kesepakatan tertulis pertama mereka dalam 19 tahun perang.

Kesepakatan pada hari Rabu (2/12/2020) menjabarkan jalan ke depan untuk diskusi lebih lanjut tetapi dianggap sebagai terobosan karena akan memungkinkan negosiator untuk beralih ke masalah yang lebih substantif, termasuk pembicaraan tentang gencatan senjata.

"Prosedur termasuk pembukaan negosiasi telah diselesaikan dan mulai sekarang, negosiasi akan dimulai dalam agenda," kata Nader Nadery, anggota tim negosiasi pemerintah Afghanistan, kepada Reuters.

Juru bicara Taliban mengkonfirmasi hal yang sama di Twitter.

"Sebuah komite kerja bersama ditugaskan untuk menyiapkan rancangan topik untuk agenda (pembicaraan damai)," kata pernyataan bersama dari kedua belah pihak.

Juru bicara Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Sediq Sediqqi, mengatakan di Twitter, mengutip pemimpin Afghanistan: "(Perjanjian) adalah langkah maju untuk memulai negosiasi tentang masalah utama, termasuk gencatan senjata komprehensif sebagai tuntutan utama rakyat Afghanistan."

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengucapkan selamat kepada kedua belah pihak atas "ketekunan dan kemauan untuk menemukan kesamaan", dan menambahkan bahwa Amerika Serikat akan "bekerja keras dengan semua pihak dalam mengejar pengurangan kekerasan dan gencatan senjata yang serius".

Perwakilan Khusus AS untuk Rekonsiliasi Afghanistan Zalmay Khalilzad mengatakan bahwa kedua belah pihak telah menyetujui "perjanjian tiga halaman yang mengatur aturan dan prosedur untuk negosiasi mereka pada peta jalan politik dan gencatan senjata yang komprehensif".

'Papan loncatan menuju perdamaian'

Kesepakatan itu muncul setelah diskusi berbulan-bulan di Doha, ibu kota Qatar, dalam negosiasi yang didorong oleh Amerika Serikat. Di Afghanistan, kedua belah pihak masih berperang, dengan serangan Taliban terhadap pasukan pemerintah terus berlanjut.

Taliban telah menolak untuk menyetujui gencatan senjata selama tahap awal pembicaraan, meskipun ada permintaan dari ibu kota Barat dan badan-badan global, yang mengatakan bahwa itu hanya akan diambil jika jalan ke depan untuk pembicaraan telah disepakati.

Utusan PBB untuk Afghanistan Deborah Lyons menyambut baik “perkembangan positif” di Twitter, menambahkan bahwa “terobosan ini harus menjadi batu loncatan untuk mencapai perdamaian yang diinginkan oleh semua rakyat Afghanistan”.

Bulan lalu, kesepakatan yang dicapai antara Taliban dan negosiator pemerintah ditahan pada menit terakhir setelah Taliban menolak pembukaan dokumen tersebut karena menyebutkan nama pemerintah Afghanistan.

Taliban menolak menyebut tim negosiasi Afghanistan sebagai perwakilan dari pemerintah Afghanistan, karena mereka menentang keabsahan pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Ashraf Ghani.

Seorang diplomat Uni Eropa yang mengetahui proses tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa kedua belah pihak telah menyimpan beberapa masalah yang diperdebatkan untuk ditangani secara terpisah.

"Kedua belah pihak juga tahu bahwa kekuatan Barat kehilangan kesabaran dan bantuan telah bersyarat ... sehingga kedua belah pihak tahu mereka harus bergerak maju untuk menunjukkan beberapa kemajuan," kata diplomat itu, yang tidak mau disebutkan namanya.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu, kementerian luar negeri Pakistan menyambut baik perjanjian tersebut dan mengatakan itu adalah "langkah maju yang signifikan lainnya".

“Perjanjian tersebut mencerminkan kesepakatan bersama dari para pihak untuk mengamankan penyelesaian yang dinegosiasikan. Ini adalah perkembangan penting yang berkontribusi terhadap hasil yang sukses dari negosiasi intra-Afghanistan, yang kita semua harapkan, ”katanya.

Taliban digulingkan dari kekuasaan mereka yang sah pada tahun 2001 oleh pasukan pimpinan AS. Pemerintah yang didukung AS telah memegang kekuasaan di Afghanistan sejak itu, meskipun Taliban memiliki kendali atas wilayah yang luas di negara itu.

Berdasarkan kesepakatan Februari, pasukan asing akan meninggalkan Afghanistan pada Mei 2021 dengan imbalan jaminan keamanan dari Taliban.

Presiden AS Donald Trump telah berupaya untuk mempercepat penarikan, meskipun ada kritik, mengatakan dia ingin melihat semua tentara Amerika pulang sebelum Natal untuk mengakhiri perang terpanjang di AS.

Pemerintahan Trump sejak itu mengumumkan bahwa akan ada penarikan tajam pada Januari, tetapi setidaknya 2.500 tentara akan tetap berada di luar itu.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas pada hari Selasa memperingatkan NATO agar tidak menarik pasukan sebelum waktunya dan mengatakan mereka harus "memastikan bahwa kami mengikat pengurangan pasukan lebih lanjut di Afghanistan dengan kondisi yang jelas". (AJE)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Kamis, 04 Mar 2021 19:08

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Kamis, 04 Mar 2021 18:15

Benarkah Ayat Qur’an Tentang Khamr Kontradiktif?

Benarkah Ayat Qur’an Tentang Khamr Kontradiktif?

Kamis, 04 Mar 2021 15:55

Israel Jual Drone Pengingtai Dan Perangkat Lunak Peretasan Ke Myanmar Meski Ada Larangan Ekspor

Israel Jual Drone Pengingtai Dan Perangkat Lunak Peretasan Ke Myanmar Meski Ada Larangan Ekspor

Kamis, 04 Mar 2021 15:05

Satu Tahun Pandemi di Indonesia, Pemimpin Bingung Rakyat Jadi Korban

Satu Tahun Pandemi di Indonesia, Pemimpin Bingung Rakyat Jadi Korban

Kamis, 04 Mar 2021 13:38

Bau KKN Gubernur Kamil?

Bau KKN Gubernur Kamil?

Kamis, 04 Mar 2021 13:04

HNW: Penting Presiden Jokowi Buat Perpres Baru Pencabutan Investasi Miras

HNW: Penting Presiden Jokowi Buat Perpres Baru Pencabutan Investasi Miras

Kamis, 04 Mar 2021 11:54

MMI Tegas Menolak Investasi Kemungkaran Miras

MMI Tegas Menolak Investasi Kemungkaran Miras

Kamis, 04 Mar 2021 11:30

Kisah Nyata: Chattingan Terakhir Sahabat Sekampungku

Kisah Nyata: Chattingan Terakhir Sahabat Sekampungku

Kamis, 04 Mar 2021 10:45

Kiyai Ma’ruf Sembunyikan Kaget Miras, Pembatalan oleh Jokowi Harus Dikawal Terus

Kiyai Ma’ruf Sembunyikan Kaget Miras, Pembatalan oleh Jokowi Harus Dikawal Terus

Kamis, 04 Mar 2021 08:12

Dibandingkan Investasi Miras, Partai Gelora Usulkan Pengembangan Industri Herbal dan Jamu

Dibandingkan Investasi Miras, Partai Gelora Usulkan Pengembangan Industri Herbal dan Jamu

Kamis, 04 Mar 2021 07:07

Soal Penjualan Saham Bir, Fahira Idris: Warga Jakarta Tunggu Itikad Baik DPRD

Soal Penjualan Saham Bir, Fahira Idris: Warga Jakarta Tunggu Itikad Baik DPRD

Kamis, 04 Mar 2021 06:47

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Kamis, 04 Mar 2021 02:28

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

ICC Luncurkan Penyelidikan Atas Dugaan Kejahatan Israel Di Wilayah Palestina

Rabu, 03 Mar 2021 22:22

Aliansi Anti-Islamofobia Prancis Serukan Demonstrasi Nasional Menentang RUU 'Anti-Ekstremis'

Aliansi Anti-Islamofobia Prancis Serukan Demonstrasi Nasional Menentang RUU 'Anti-Ekstremis'

Rabu, 03 Mar 2021 22:00

Serangan Roket Hantam Pangkalan Militer Koalisi Pimpinan AS di Baghdad Irak

Serangan Roket Hantam Pangkalan Militer Koalisi Pimpinan AS di Baghdad Irak

Rabu, 03 Mar 2021 19:45

Pejuang Sunni Baluchi Serang Kendaraan Pasukan Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran

Pejuang Sunni Baluchi Serang Kendaraan Pasukan Korps Pengawal Revolusi Syi'ah Iran

Rabu, 03 Mar 2021 18:48

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda

Rabu, 03 Mar 2021 15:56

Menyelisik Ilmu Jurnalistik yang Jarang Terusik

Menyelisik Ilmu Jurnalistik yang Jarang Terusik

Rabu, 03 Mar 2021 15:39

Miras, Di Tengah Kebutaan dan Kebisutulian

Miras, Di Tengah Kebutaan dan Kebisutulian

Rabu, 03 Mar 2021 13:08


MUI

Must Read!
X

Rabu, 03/03/2021 15:56

Mencabut Lampiran, Tipu untuk Menunda