Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.439 views

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Penerapan resolusi Senat Prancis yang mendesak pemerintah untuk mengakui Nagorno-Karabakh sebagai republik merdeka menunjukkan betapa biasnya Prancis terhadap perselisihan tersebut, Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan pada hari Kamis (26/11/2020), menambahkan bahwa resolusi tersebut tidak memiliki kenyataan apa pun.

"Keputusan Senat Prancis ini adalah indikator yang jelas mengapa (Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa) OSCE Minsk Group, yang dipimpin oleh ketua bersama yang harus tidak memihak, tidak memberikan solusi saat bias," kata kementerian dalam sebuah pernyataan tertulis.

Ini adalah contoh bagaimana prinsip-prinsip paling dasar dari hukum internasional, legitimasi dan keabsahan dapat diabaikan demi pertimbangan urusan dalam negeri, tambahnya.

Grup Minsk, yang diketuai bersama oleh Prancis, Rusia dan AS, dibentuk pada tahun 1992 untuk menemukan solusi damai bagi konflik antara Baku dan Yerevan atas wilayah Nagorno-Karabakh yang diduduki; Namun, selama bertahun-tahun tidak dapat memberikan solusi.

Bentrokan baru meletus pada 27 September yang berlanjut selama 44 hari, di mana Baku membebaskan beberapa kota dan hampir 300 permukiman dan desa dari pendudukan Armenia.

Pada 10 November, kedua negara menandatangani kesepakatan yang ditengahi Rusia untuk mengakhiri pertempuran dan bekerja menuju solusi yang komprehensif.

"Hasil yang diperoleh Azerbaijan di lapangan adalah konkretisasi hak-hak yang tercermin dalam keputusan PBB dan dicatat dalam proses Minsk di mana Prancis menjadi salah satu ketua tetapi tidak diberlakukan," kata pernyataan itu, mengingatkan bahwa banyak resolusi PBB, serta banyak organisasi internasional, menuntut penarikan pasukan Armenia yang menyerang dari wilayah tersebut.

Kementerian lebih lanjut menekankan bahwa seruan Senat Prancis agar Azerbaijan menarik diri dari wilayahnya yang dibebaskan dari pendudukan Armenia adalah "konyol, bias, dan tanpa realitas apa pun."

"Keputusan ini, tanpa akal sehat dan yang tidak dapat dibenarkan dengan penjelasan yang masuk akal, membatasi kesempatan Prancis untuk berkontribusi pada solusi masalah secara nyata," tambahnya.

Resolusi simbolis itu tidak berarti pemerintah Prancis akan mengakui Nagorno-Karabakh yang berdaulat, tetapi mengirimkan pesan dukungan kepada komunitas besar Armenia di Prancis. Tidak ada satupun negara yang mengakui wilayah tersebut, termasuk Yerevan - yang telah diperselisihkan oleh Armenia dan Azerbaijan selama beberapa dekade - sebagai wilayah merdeka.

Resolusi Prancis menyerukan kepada pemerintah untuk "mengakui Republik Nagorno-Karabakh dan menggunakan pengakuan ini sebagai instrumen negosiasi untuk pembentukan perdamaian yang berkelanjutan." Ia juga meminta pemerintah untuk mengejar tanggapan Eropa yang lebih keras terhadap Turki, yang telah mendukung Azerbaijan dalam konflik tersebut.

"Kami benar-benar menolak klaim tidak berdasar atas Turki yang disebutkan dalam keputusan tersebut," lanjut kementerian, menambahkan bahwa cerminan dari "Obsesi Turki, yang cukup sering terlihat baru-baru ini, tidak mengherankan namun juga memancing pemikiran."

Kementerian tersebut menyatakan bahwa mereka berharap Prancis akan mengambil sikap yang lebih konstruktif terhadap konflik setelah hampir 30 tahun dan akan terlibat dalam upaya penyelesaian permanen sesuai dengan hukum internasional.

"Turki siap bekerja dengan Prancis seperti dengan mitra lainnya untuk memberikan solusi berkelanjutan bagi konflik yang juga akan berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas regional," katanya. (TDS)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Taubat Politik Jusuf Kalla

Taubat Politik Jusuf Kalla

Rabu, 27 Jan 2021 12:10

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Presiden dan Kapolri Baru, Kunci Penuntasan Pembunuhan Laskar FPI

Rabu, 27 Jan 2021 11:51

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Larangan Masuk ke Indonesia Masih Berlaku, Legislator Pertanyakan Kedatangan WNA China

Rabu, 27 Jan 2021 11:10

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Menyikap Tabir Bukan Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Pembunuhan Enam Laskar

Rabu, 27 Jan 2021 10:50

Gerakan Wakaf di Tengah Perampokan Uang

Gerakan Wakaf di Tengah Perampokan Uang

Rabu, 27 Jan 2021 10:36

Kadis Koperasi UMKM Kota Bekasi Sambut Kehadiran Koperasi Impala Sejahtera Umat

Kadis Koperasi UMKM Kota Bekasi Sambut Kehadiran Koperasi Impala Sejahtera Umat

Selasa, 26 Jan 2021 21:58

Restoran di Dubai Tawarkan Diskon Untuk Pelanggan Yang Telah Divaksin Virus Corona

Restoran di Dubai Tawarkan Diskon Untuk Pelanggan Yang Telah Divaksin Virus Corona

Selasa, 26 Jan 2021 20:30

Profesor Turki Klaim Temukan Semprotan Hidung Yang Dapat Membunuh Virus Corona Dalam Satu Menit

Profesor Turki Klaim Temukan Semprotan Hidung Yang Dapat Membunuh Virus Corona Dalam Satu Menit

Selasa, 26 Jan 2021 18:05

Joe Biden Tunjuk Arang Palestina-Amerika Sebagai Direktur Intelijen Senior

Joe Biden Tunjuk Arang Palestina-Amerika Sebagai Direktur Intelijen Senior

Selasa, 26 Jan 2021 17:20

Lewat Online, PP Pemudi Persis Usung  Integritas Cerdas dan Berakhlakul Karimah pada Muskernas III

Lewat Online, PP Pemudi Persis Usung Integritas Cerdas dan Berakhlakul Karimah pada Muskernas III

Selasa, 26 Jan 2021 15:54

Dewan Hisbah Persis: Vaksin Sinovac Biofarma Halal

Dewan Hisbah Persis: Vaksin Sinovac Biofarma Halal

Selasa, 26 Jan 2021 15:50

YouTube Hapus 7 Saluran Yang Berafiliasi Dengan Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

YouTube Hapus 7 Saluran Yang Berafiliasi Dengan Pemberontak Syi'ah Houtsi Yaman

Selasa, 26 Jan 2021 14:06

Tipu Daya Perempuan Lebih Dahsyat Dari Pada Tipu Daya Setan, Benarkah?

Tipu Daya Perempuan Lebih Dahsyat Dari Pada Tipu Daya Setan, Benarkah?

Selasa, 26 Jan 2021 12:00

Ustadz Abu Muhammad Jibriel Meninggal Dunia

Ustadz Abu Muhammad Jibriel Meninggal Dunia

Selasa, 26 Jan 2021 05:50

Madam dan Pak Lurah Keluarlah

Madam dan Pak Lurah Keluarlah

Selasa, 26 Jan 2021 05:28

Parkour Bawa Anak Muda Rasakan Secercah Cahaya Ke Dalam Kehidupan Yang Suram Di Gaza

Parkour Bawa Anak Muda Rasakan Secercah Cahaya Ke Dalam Kehidupan Yang Suram Di Gaza

Senin, 25 Jan 2021 21:15

PKS Desak Pemerintah Akurat Buat Perencanaan Listrik 2021-2030

PKS Desak Pemerintah Akurat Buat Perencanaan Listrik 2021-2030

Senin, 25 Jan 2021 19:59

Pasukan India Dan Cina Kembali Terlibat Perkelahian di Perbatasan Himalaya Yang Diperebutkan

Pasukan India Dan Cina Kembali Terlibat Perkelahian di Perbatasan Himalaya Yang Diperebutkan

Senin, 25 Jan 2021 19:20

AS Akan Bantu Saudi Pertahankan Diri Dari Serangan Di Wilayahnya

AS Akan Bantu Saudi Pertahankan Diri Dari Serangan Di Wilayahnya

Senin, 25 Jan 2021 17:15

RESENSI BUKU: Mengupas Pemikiran Politik Buya Hamka

RESENSI BUKU: Mengupas Pemikiran Politik Buya Hamka

Senin, 25 Jan 2021 16:44


MUI

Must Read!
X

Rabu, 27/01/2021 12:10

Taubat Politik Jusuf Kalla