Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.373 views

Laporan: UEA Bantu Zionis Israel Blokir Jalur Gaza

JALUR GAZA, PALESTINA (voa-islam.com) - UEA telah membantu Zionis Israel memblokir Jalur Gaza yang terkepung, sebuah penyelidikan baru dari daerah kantong yang terkepung telah terungkap.

Berbicara kepada Al Jazeera untuk sebuah film dokumenter, seorang insinyur untuk Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, mengatakan UEA telah mendukung Israel dan Mesir untuk memblokir Gaza melalui pangkalan militer Bernice.

Insinyur tersebut, yang disebut sebagai Abu Salman, mengatakan dalam program 'What's Hidden is Greater' bahwa UEA telah mendukung Mesir dan Israel dalam memotong pasokan apa pun ke Gaza melalui pantai selatan Laut Merah.

UEA menormalisasi hubungan dengan Israel pada Agustus setelah bertahun-tahun menjalin hubungan rahasia, terutama untuk mencegah poros pro-Iran, yang dituduh oleh AS, Israel, dan sekutunya sebagai bagian dari Hamas.

Program tersebut juga mengungkapkan untuk pertama kalinya bahwa Brigade Al-Qassam telah menemukan amunisi dalam jumlah besar di dua kapal perang Inggris yang tenggelam, serta berhasil membuat rudal baru dari sisa-sisa peluru yang ditembakkan oleh Israel ke Gaza dalam perang 2014, yang menewaskan Setidaknya 2.014 warga Palestina menurut PBB.

"Kami memeriksa peluru Inggris yang kami temukan di kedalaman laut dan memutuskan untuk mendaur ulangnya untuk membuat amunisi kami sendiri. Kami melakukan percobaan pada atap beton bertulang setebal 40 cm, dan hasilnya adalah target yang hancur total. ", Abu Salman menjelaskan.

Menolak tawaran Kushner

Sementara itu, Ismail Haniyeh, kepala biro politik Hamas, mengungkapkan dalam detail program tersebut tawaran yang dibuat oleh penasihat Presiden AS Donald Trump dan menantunya Jared Kushner.

Menurut Haniyeh, Kushner meminta "pihak lain" untuk meyakinkan Hamas agar berdialog dengan mereka di negara Arab atau Eropa mana pun pilihan mereka.

"Kami menolak tawaran dari kantor Kushner yang dimediasi oleh pihak lain untuk mengadakan pertemuan demi dialog dengan musuh Zionis," ujarnya.

"Kami memutuskan untuk menolak dialog apapun yang akan menjamin negara Palestina di Jalur Gaza di bawah implementasi kesepakatan abad ini," tambah Haniyeh.

Hanieyeh mengatakan bahwa meskipun ada upaya untuk melucuti senjata Hamas, Israel pada akhirnya gagal.

"Israel telah gagal untuk melucuti perlawanan dalam pengepungannya, terlepas dari semua normalisasi, menempatkan gerakan pada daftar teroris dan menjelekkannya. Sekarang ada lebih banyak bukti bahwa perlawanan berada dalam keadaan ekspansi dan bangkit," katanya kepada Al Jazeera .

"Kami tidak mencari perang di Jalur Gaza, tetapi kami tidak takut akan hal itu, dan jika pendudukan berpikir untuk meluncurkan agresi baru terhadap Gaza, pertempuran akan berbeda, dan faksi-faksi, terutama Qassam, ada di dalam paketnya, yang akan mengejutkan musuh, "tambahnya.

Kekerasan yang sedang berlangsung terhadap Gaza

Pada tahun 2006, Israel memberlakukan blokade darat, laut, dan udara di jalur itu, yang secara efektif mengubah kantong pesisir menjadi penjara terbuka, di mana kebutuhan dasar seperti makanan, bahan bakar, dan obat-obatan sangat dikendalikan.

Israel menegaskan blokade diperlukan untuk mengisolasi Hamas, yang telah berperang tiga kali sejak 2008, melukai daerah kantong yang dikepung.

Kritikus mengatakan blokade itu, bersama dengan pemboman berkala di Gaza sama dengan hukuman kolektif dari 2 juta penduduk kantong pantai itu.

Pada tahun 2014, PBB, bersama dengan empat organisasi hak asasi manusia lainnya meramalkan Gaza tidak akan dapat dihuni pada tahun 2020, tetapi situasi di kantong yang terkepung semakin memburuk sehingga banyak organisasi hak asasi menganggapnya tidak dapat dihuni bahkan sebelum dekade ini dimulai.

Hampir 70% populasi Gaza tidak aman pangan dan sekitar 80 persen warga Palestina di daerah kantong yang miskin bergantung pada bantuan internasional, menurut PBB.

Selain merusak tanaman, Israel memblokir pengiriman makanan agar tidak mencapai kantong yang terkepung, bersama dengan membatasi warga Palestina untuk memancing di wilayah laut mereka sendiri. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Sabtu, 19 Sep 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X