Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.863 views

Pejabat Pentagon: Iran Tanpa Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Penumpang Ukraina

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Pesawat Ukraina yang jatuh di luar Teheran pada hari Selasa secara keliru diserang oleh sistem rudal anti-pesawat Iran, mingguan AS Newsweek melaporkan Kamis (9/1/2020), mengutip seorang pejabat Pentagon dan seorang pejabat senior intelijen Amerika.

Menurut Newsweek, yang juga berbicara dengan seorang pejabat intelijen Irak, penerbangan Ukraina International Airlines yang sedang dalam perjalanan dari ibukota Iran ke Kiev, dihantam oleh sistem rudal darat-ke-udara Tor-M1.

Komando Pusat AS tidak mengomentari laporan oleh Newsweek.

Kemudian pada Kamis, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan bahwa negaranya memiliki bukti yang menunjukkan bahwa pesawat Ukraina Rabu "ditembak jatuh oleh rudal darat-ke-udara Iran."

Dia menambahkan bahwa itu mungkin "tidak disengaja" dan mencatat penyelidikan mendalam sedang berlangsung ke dalam kecelakaan itu, yang menewaskan lebih dari 60 warga Kanada.

Iran akan mengizinkan para ahli dari Ukraina serta para ahli Boeing dari Amerika Serikat, Prancis dan Kanada untuk menyelidiki kecelakaan itu, kepala otoritas penerbangan Iran, Ali Abedsadeh, mengatakan Kamis.

Iran juga telah secara resmi mengundang Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS untuk mengambil bagian dalam penyelidikannya. "NTSB telah dijawab oleh kepala penyelidik kami dan telah diumumkan sebagai perwakilan yang terakreditasi," Farhad Parvaresh, perwakilan Iran di Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, bagian dari PBB, mengatakan kepada Reuters.

NTSB menolak berkomentar. Seseorang yang diberi pengarahan tentang masalah ini mengonfirmasi bahwa NTSB telah setuju untuk mengambil bagian tetapi mengatakan tidak jelas bagaimana jika sesuatu yang dapat dilakukan oleh perwakilannya di bawah sanksi AS.

Parvaresh mengatakan negara-negara lain termasuk Ukraina dan Kanada juga telah diberitahu. Dia membantah klaim AS dan Kanada bahwa jet itu ditembak jatuh dan mengatakan Iran berkomitmen untuk melakukan penyelidikan penuh dan transparan atas kecelakaan itu, yang dia gambarkan sebagai "tragedi dan bencana" bagi semua orang yang terlibat.

Tiga pejabat AS sebelumnya mengatakan bahwa mereka percaya bahwa pesawat Ukraina itu ditembak jatuh oleh rudal Iran, dengan mengutip data satelit.

Menurut data satelit, seorang pejabat AS mengatakan, Boeing 737-800 Ukraina International Airlines menuju Kiev terbang selama dua menit setelah meninggalkan Teheran ketika tanda tanda panas dari dua rudal permukaan-ke-udara terdeteksi.

Itu segera diikuti oleh ledakan di sekitar pesawat, kata pejabat itu. Data tanda panas kemudian menunjukkan pesawat terbakar saat turun.

Namun, dua pejabat AS tersebut mengatakan bahwa Washington yakin jatuhnya pesawat itu tidak disengaja.

Pentagon menolak berkomentar tentang masalah ini.

Kepala Organisasi Penerbangan Sipil Iran membantah "desas-desus tidak masuk akal" bahwa sebuah pesawat Ukraina yang jatuh di dekat Teheran telah terkena rudal, kantor berita semi-resmi ISNA melaporkan.

"Secara ilmiah, tidak mungkin rudal menghantam pesawat Ukraina, dan desas-desus semacam itu tidak masuk akal," klaim Ali Abedzadeh dikutip ISNA.

Sebelumnya Kamis, sekretaris Dewan Keamanan Ukraina, Oleksiy Danylov, mengatakan bahwa salah satu penyebab potensi kehancuran pesawat itu adalah bahwa negaranya sedang menyelidiki kontak dengan sistem Tor M-1 buatan Rusia.

Insiden itu, yang merenggut nyawa 176 orang di dalamnya, terjadi setelah AS membunuh komandan Pasukan Pengawal Revolusi Syi'ah Iran (IRGC), Qassem Soleimani - serangan yang memicu kekhawatiran perang baru akan dilakukan di Timur Tengah.

Sementara itu, laporan investigasi awal Iran mengatakan pada hari Kamis bahwa awak pesawat tidak pernah membuat panggilan radio untuk bantuan dan berusaha untuk kembali ke bandara ketika pesawat yang terbakar itu turun.

Laporan Iran menunjukkan bahwa darurat tiba-tiba melanda Boeing 737 yang dioperasikan oleh Ukraina International Airlines pada Rabu pagi, ketika jatuh, hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Komeni di Teheran.

Namun, para penyelidik dari Organisasi Penerbangan Sipil Iran tidak memberikan penjelasan segera untuk bencana tersebut. Pejabat Iran awalnya menyalahkan kerusakan teknis untuk kecelakaan itu, sesuatu yang awalnya didukung oleh pejabat Ukraina sebelum mereka mengatakan mereka tidak akan berspekulasi di tengah penyelidikan yang sedang berlangsung.

Pemimpin Ukraina mengatakan Presiden Iran Hassan Rohani telah meyakinkannya atas kerja sama penuh dalam menyelidiki kecelakaan fatal dan bahwa Iran akan memberikan para ahli akses ke semua data.

Presiden Volodymyr Zelenskiy berbicara dengan Rohani melalui telepon pada hari Kamis.

Sebuah pernyataan di situs web kepresidenan Ukraina mengatakan: “Pihak Iran meyakinkan kerja sama penuh dengan maksud untuk mengadakan penyelidikan objektif dan mencari tahu penyebab tragedi itu. Hassan Rouhani menekankan bahwa Iran akan memberikan kelompok pakar Ukraina akses cepat ke semua data yang diperlukan." (Hrtz)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

Jum'at, 28 Feb 2020 19:48

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 19:16

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Jum'at, 28 Feb 2020 18:40

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Jum'at, 28 Feb 2020 17:55

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 16:41

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Jum'at, 28 Feb 2020 16:20

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Jum'at, 28 Feb 2020 15:06

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Jum'at, 28 Feb 2020 14:54

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Jum'at, 28 Feb 2020 10:27

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 09:26

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Jum'at, 28 Feb 2020 07:25

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

Jum'at, 28 Feb 2020 05:42

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Jum'at, 28 Feb 2020 05:09

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kamis, 27 Feb 2020 22:19

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Kamis, 27 Feb 2020 21:40

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Kamis, 27 Feb 2020 21:38

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Kamis, 27 Feb 2020 21:25

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Kamis, 27 Feb 2020 21:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Rabu, 26/02/2020 12:34

Mahalnya Bawang Putih