Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.450 views

Demonstran Sudan Tolak 'Kekebalan Absolut' untuk Para Jenderal

KHARTOUM, SUDAN (voa-islam.com) - Kelompok pemrotes utama Sudan menentang pemberian "kekebalan absolut" militer terhadap penuntutan atas kekerasan terhadap demonstran, kata seorang juru bicara, ketika kedua pihak mengadakan pembicaraan mengenai kesepakatan pembagian kekuasaan.

"Kami menolak kekebalan absolut yang diminta penguasa militer," kata Ismail al-Taj, juru bicara kelompok protes Asosiasi Profesional Sudan (SPA) kepada wartawan di Khartoum.

Komentarnya datang tepat sebelum jenderal yang berkuasa dan para pemimpin protes duduk untuk menyempurnakan kesepakatan tengara yang disepakati awal bulan ini setelah mediasi oleh Uni Afrika dan mediator Ethiopia.

Kesepakatan itu, yang belum ditandatangani secara resmi, bertujuan untuk membentuk badan pemerintahan transisi untuk menginstal pemerintahan sipil untuk jangka waktu hanya tiga tahun.

Taj mengatakan dewan militer, yang telah memerintah sejak pemecatan presiden veteran Omar al-Bashir pada bulan April, menuntut "kekebalan mutlak" dari penuntutan - yang tidak muncul dalam kesepakatan penting itu.

"Ketika kami menyetujui rancangan perjanjian itu tidak ada di sana," kata pemimpin protes terkemuka Ahmed al-Rabie kepada AFP.

"Kami benar-benar menolaknya," kata Rabie, mengkonfirmasi permintaan terakhir oleh para jenderal yang berkuasa.

Bashir digulingkan oleh tentara pada 11 April setelah berminggu-minggu protes nasional menentang kekuasaannya, dan setelah ribuan demonstran berkemah di luar markas militer di Khartoum tengah.

Para pengunjuk rasa melanjutkan dengan aksi duduk mereka menuntut agar para jenderal juga ikut mundur.

Tetapi pada tanggal 3 Juni, para demonstran dibubarkan dengan kejam oleh para lelaki dalam seragam militer dalam sebuah serangan sebelum fajar di lokasi protes di luar markas tentara.

Dewan militer menegaskan mereka tidak memerintahkan serangan itu, yang menurut gerakan protes menewaskan lebih dari 100 orang dan menyebabkan ratusan orang terluka.

Pembicaraan Selasa (16/7/2019) datang setelah beberapa penundaan yang diminta oleh gerakan protes, yang telah meminta lebih banyak waktu untuk konsultasi sebelum melanjutkan negosiasi dengan para jenderal.

Taj mengatakan ia mengharapkan "terobosan" muncul dari diskusi pada hari Selasa.

SPA adalah kelompok protes utama dalam gerakan yang lebih luas yang dikenal sebagai Aliansi untuk Kebebasan dan Perubahan. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Pejuang IS, 'Jihadi Jack', Berharap Kanada Bawa Dia Keluar dari Penjara Kurdi

Pejuang IS, 'Jihadi Jack', Berharap Kanada Bawa Dia Keluar dari Penjara Kurdi

Selasa, 20 Aug 2019 10:30

Bahrain Akan Bergabung dengan Upaya AS untuk Melindungi Navigasi Laut Teluk

Bahrain Akan Bergabung dengan Upaya AS untuk Melindungi Navigasi Laut Teluk

Selasa, 20 Aug 2019 09:05

Ashabul Kafe

Ashabul Kafe

Selasa, 20 Aug 2019 03:11

Cinta Monyet Memicu Aksi Kekerasan

Cinta Monyet Memicu Aksi Kekerasan

Selasa, 20 Aug 2019 00:00

Pasca Penggulingan Al-Bashir, Krisis Ekonomi di Sudan Jadi Semakin Parah

Pasca Penggulingan Al-Bashir, Krisis Ekonomi di Sudan Jadi Semakin Parah

Senin, 19 Aug 2019 23:49

Turki Copot Tiga Walikota Pro-Kurdi

Turki Copot Tiga Walikota Pro-Kurdi

Senin, 19 Aug 2019 23:40

Afghanistan Hentikan Perayaan Kemerdekaan Pasca Pembantaian di Pesta Pernikahan

Afghanistan Hentikan Perayaan Kemerdekaan Pasca Pembantaian di Pesta Pernikahan

Senin, 19 Aug 2019 22:30

Suriah Sebut Konvoi Turki Masuki Idlib untuk Bantu Pejuang Oposisi

Suriah Sebut Konvoi Turki Masuki Idlib untuk Bantu Pejuang Oposisi

Senin, 19 Aug 2019 22:21

Thailand Tolak Tuntutan Kelompok Pejuang Muslim Melayu untuk Membebaskan Para Tahanan

Thailand Tolak Tuntutan Kelompok Pejuang Muslim Melayu untuk Membebaskan Para Tahanan

Senin, 19 Aug 2019 22:15

Pasukan Pemerintah Libya Tembak Jatuh Drone Bersenjata Milik UEA di Kota Misrata

Pasukan Pemerintah Libya Tembak Jatuh Drone Bersenjata Milik UEA di Kota Misrata

Senin, 19 Aug 2019 21:49

Pasukan Rezim Suriah Mulai Dekati Khan Sheikhoun dari Idlib

Pasukan Rezim Suriah Mulai Dekati Khan Sheikhoun dari Idlib

Senin, 19 Aug 2019 21:46

FBI Klaim Gagalkan Serangan 'Supremasi Kulit Putih' di Pusat Yahudi

FBI Klaim Gagalkan Serangan 'Supremasi Kulit Putih' di Pusat Yahudi

Senin, 19 Aug 2019 21:43

Tanggapan atas Pelaporan UAS Terkait Konten Ceramah Agama

Tanggapan atas Pelaporan UAS Terkait Konten Ceramah Agama

Senin, 19 Aug 2019 21:08

Trump akan Masukkan Anti Fasis Sebagai Kelompok Teror Domestik

Trump akan Masukkan Anti Fasis Sebagai Kelompok Teror Domestik

Senin, 19 Aug 2019 21:08

Sudan Tunda Pembentukan Dewan Kedaulatan

Sudan Tunda Pembentukan Dewan Kedaulatan

Senin, 19 Aug 2019 20:39

Peran APBN untuk PDB Dipertanyakan

Peran APBN untuk PDB Dipertanyakan

Senin, 19 Aug 2019 20:25

Iqomah di Masjid, Ibu-ibu di Rumah Tidak Boleh Shalat Sunnah?

Iqomah di Masjid, Ibu-ibu di Rumah Tidak Boleh Shalat Sunnah?

Senin, 19 Aug 2019 20:00

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Senin, 19 Aug 2019 19:57

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Senin, 19 Aug 2019 19:35

Presiden Irak Desak AS dan Iran Redakan Ketegangan

Presiden Irak Desak AS dan Iran Redakan Ketegangan

Senin, 19 Aug 2019 19:31


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 20/08/2019 00:00

Cinta Monyet Memicu Aksi Kekerasan