Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.608 views

Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ayatola Kamenei Sebut Iran Tidak Akan Berperang dengan AS

TEHERAN, IRAN (voa-islam.com) - Pemimpin tertinggi Syi'ah Iran Ayatola Ali Kamenei mengatakan "tidak akan ada perang" dengan Amerika Serikat, situs resminya melaporkan pada hari Selasa (14/5/2019).

Dalam pidatonya kepada pejabat negara, Kamenei mengatakan pertikaian antara republik Syi'ah dan Amerika Serikat itu merupakan ujian ketetapan daripada pertempuran militer.

"Pertarungan ini bukan militer karena tidak akan ada perang. Baik kita maupun mereka (AS) tidak mencari perang. Mereka tahu itu tidak akan menjadi kepentingan mereka," katanya, yang dikutip di situs web Khamenei.ir .

"Keputusan pasti bangsa Iran adalah melawan Amerika," klaim Kamenei, seraya sesumbar bahwa "dalam pertarungan ini Amerika akan dipaksa mundur ... karena tekad kami lebih kuat."

Pemimpin tertinggi Syi'ah Iran itu mengatakan, bernegosiasi dengan AS adalah "racun" karena Amerika ingin mengambil poin-poin kuat Iran seperti misil-misilnya atau "kedalaman strategis" -nya di kawasan itu.

"Bernegosiasi dengan pemerintah Amerika saat ini dua kali lipat beracun ... mereka bukan manusia yang layak, mereka tidak tahan dengan apa pun," katanya merujuk pada keputusan AS untuk menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan negara-negara besar dunia.

Kamenei menuduh Presiden AS Donald Trump tidak mendapat informasi tentang situasi di Iran.

"Presiden mereka mengatakan setiap hari Jum'at ada demonstrasi di Teheran melawan negara ... Pertama, ini pada hari Sabtu. Kedua, di Paris, bukan di Teheran."

Pernyataan itu muncul setelah berhari-hari meningkatnya ketegangan di Teluk, yang telah menyaksikan setidaknya dua serangan.

Amerika Serikat telah memperkuat kehadiran militernya di kawasan itu, termasuk mengerahkan sejumlah pembom B-52 strategis sebagai tanggapan atas dugaan ancaman Iran.

Pada hari Selasa, serangan pesawat tak berawak yang diklaim oleh pemberontak Syi'ah kaki tangan Iran di Yaman, Houtsi, menutup salah satu jaringan pipa minyak utama Arab Saudi, semakin meningkatkan ketegangan Teluk setelah sabotase kapal.

Arab Saudi, pengekspor minyak mentah terbesar di dunia dan tokoh OPEC, mengatakan dua stasiun pompa mereka telah ditargetkan awal pada hari Selasa.

Juru bicara pemberontak Syi'ah  Houtsi, Mohammed Abdulsalam, mengklaim di Twitter bahwa serangan itu adalah "respons terhadap para penyerang yang terus melakukan genosida" terhadap rakyat Yaman.

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab melakukan intervensi dalam perang Yaman untuk meningkatkan upaya pemerintah yang diakui secara internasional melawan pemberontak Syi'ah Houtsi pada Maret 2015.

Serangan pipa yang dilaporkan datang setelah UEA mengatakan empat kapal rusak dalam "serangan sabotase" dari emirat Fujairah, dekat dengan Hormuz, pada hari Ahad.

Sementara Washington dan sekutu-sekutu Teluknya berhenti sejenak menyalahkan saingan saingan regionalnya, Teheran, atas sabotase tersebut, Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran agar tidak melakukan apa pun yang membahayakan kepentingan AS.

"Jika mereka (Iran) melakukan sesuatu, itu akan menjadi kesalahan yang sangat buruk," Trump memperingatkan di Gedung Putih. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya harus diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Harus Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Jum'at, 20 Sep 2019 10:16

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Kamis, 19 Sep 2019 23:53

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

Kamis, 19 Sep 2019 23:30

Dubes Saudi untuk London Sebut Pembunuhan Khashoggi Sebagai Noda

Dubes Saudi untuk London Sebut Pembunuhan Khashoggi Sebagai Noda

Kamis, 19 Sep 2019 22:03

Bom Bunuh Diri Tewaskan 20 Orang di Afghanistan

Bom Bunuh Diri Tewaskan 20 Orang di Afghanistan

Kamis, 19 Sep 2019 21:56

Laporan: Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Indonesia Capai Provinsi Selatan Thailand

Laporan: Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Indonesia Capai Provinsi Selatan Thailand

Kamis, 19 Sep 2019 21:05

Kerjakan Shalat Sunnah di Rumah agar Tak Jadi 'Kuburan'

Kerjakan Shalat Sunnah di Rumah agar Tak Jadi 'Kuburan'

Kamis, 19 Sep 2019 21:00

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Kamis, 19 Sep 2019 20:47

Prancis: Klaim Syi'ah Houtsi Mereka Penyerang Fasilitas Minyak Saudi 'Tidak Terlalu Kredibel'

Prancis: Klaim Syi'ah Houtsi Mereka Penyerang Fasilitas Minyak Saudi 'Tidak Terlalu Kredibel'

Kamis, 19 Sep 2019 20:35

UEA Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS untuk Lindungi Jalur Laut Timur Tengah

UEA Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS untuk Lindungi Jalur Laut Timur Tengah

Kamis, 19 Sep 2019 20:00

Kandidat Presiden Tunisia Masih Tetap di Penjara

Kandidat Presiden Tunisia Masih Tetap di Penjara

Kamis, 19 Sep 2019 19:42

Menkeu Saudi Sebut Serangan Terhadap Ladang Minyak Aramco Tidak Memiliki Dampak Pada Ekonomi

Menkeu Saudi Sebut Serangan Terhadap Ladang Minyak Aramco Tidak Memiliki Dampak Pada Ekonomi

Kamis, 19 Sep 2019 19:15

Serangan Udara AS Tewaskan 30 Warga Sipil di Nangarhar Afghanistan

Serangan Udara AS Tewaskan 30 Warga Sipil di Nangarhar Afghanistan

Kamis, 19 Sep 2019 18:30

Menlu AS dan Pangeran Salman Diskusikan Serangan Terhadap Fasilitas Minyak Saudi

Menlu AS dan Pangeran Salman Diskusikan Serangan Terhadap Fasilitas Minyak Saudi

Kamis, 19 Sep 2019 18:24

120 Orang Tewas atau Terluka dalam Serangan Taliban di Markas Intelijen Afghanistan di Zabul

120 Orang Tewas atau Terluka dalam Serangan Taliban di Markas Intelijen Afghanistan di Zabul

Kamis, 19 Sep 2019 17:44

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Kamis, 19 Sep 2019 10:57

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Kamis, 19 Sep 2019 10:23

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Kamis, 19 Sep 2019 09:23

Menyoal Film The Santri

Menyoal Film The Santri

Kamis, 19 Sep 2019 08:40

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Kamis, 19 Sep 2019 07:34


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Rabu, 18/09/2019 08:38

Pendidikan Seks, Harusnya Bagaimana?