Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.175 views

Presiden Palestina Mahmoud Abbas Tolak Uang Pajak dari Israel

TEPI BARAT, PALESTINA (voa-islam.com) - Otoritas Palestina (PA) tidak akan lagi menerima pendapatan pajak yang dikumpulkan atas namanya oleh Israel setelah keputusan negara Zionis itu untuk memotong jumlah uang untuk dukungan PA terhadap para keluarga pejuang Palestina, kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Otoritas Palestina, sebuah badan pemerintahan sendiri sementara yang dibentuk setelah perjanjian damai Oslo 1993, telah mengalami serangkaian pukulan finansial pada tahun lalu.

Di bawah kesepakatan perdamaian sementara, Israel mengumpulkan pajak di Tepi Barat yang diduduki Israel dan di Jalur Gaza dan melakukan pembayaran bulanan ke PA, yang mengatakan menerima sekitar $ 222 juta setiap bulan.

Kementerian Keuangan Israel mengatakan pada hari Rabu (20/2/2019) bahwa pihaknya mengumpulkan sekitar 700 juta shekel ($ 193 juta) pajak Palestina dan mentransfer sekitar 600 juta shekel ke Otoritas Palestina setelah memotong pembayaran untuk layanan listrik, air, pembuangan limbah dan perawatan medis.

Pada hari Ahad Israel mengatakan akan membekukan sekitar 5 persen dari yang Otoritas Palestina gunakan untuk membayar kepada para keluarga Palestina yang dibunuh atau dipenjara oleh Israel.

Dalam pernyataan yang dibuat pada hari Selasa dan disiarkan di radio Palestina pada hari Rabu, Abbas mengatakan PA akan terus membayar tunjangan ini daripada menerima transfer sebagian dari pendapatan pajak dari Israel.

"Kami menolak pajak, kami tidak menginginkannya," kata Abbas kepada anggota Kongres AS yang berkunjung. "Terus terang, jika kita hanya memiliki 20 atau 30 juta shekel, yang merupakan jumlah yang dibayarkan kepada keluarga para syuhada, maka kita akan membayar mereka untuk keluarga para syuhada," katanya.

Kebijakan upah tetap

Israel dan Amerika Serikat mengatakan kebijakan yang diberikan itu memicu kekerasan Palestina sementara Palestina melihat orang Palestina yang terbunuh dan dipenjara sebagai pahlawan perjuangan nasional.

Amerika Serikat tahun lalu mengesahkan undang-undang untuk secara tajam mengurangi bantuan kepada Otoritas Palestina kecuali menghentikan pembayaran terhadap keluarga para syuhada dan mereka yang dipenjara. Tindakan itu, yang dikenal sebagai Taylor Force Act, dinamai berdasarkan nama seorang veteran militer Amerika berusia 29 tahun yang ditikam secara fatal oleh seorang Palestina ketika mengunjungi Israel pada tahun 2016.

Bulan lalu, Palestina menolak sekitar $ 60 juta dana tahunan AS untuk pasukan keamanan mereka, karena khawatir paparan tuntutan hukum di bawah undang-undang anti-teror AS yang baru.

Washington selanjutnya telah memangkas ratusan juta dolar bagi organisasi-organisasi kemanusiaan dan badan-badan PBB yang membantu Palestina ketika berupaya menekan Abbas untuk memasuki perundingan damai dengan Israel. Pembicaraan damai telah dibekukan sejak 2014.

Palestina menangguhkan hubungan dengan Washington setelah Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 2017 dan membuka Kedutaan Besar AS yang baru di kota itu pada Mei.

Israel sendiri terkadang menahan uang pajak untuk Palestina atas hal-hal lain. (st/Aby)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
3 Bentuk Kurban Untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

3 Bentuk Kurban Untuk Orang Tua yang Sudah Wafat

Jum'at, 19 Jul 2019 15:00

Argentina Bekukan Aset Serta Nyatakan Kelompok Syiah Hizbullah Sebagai Teroris

Argentina Bekukan Aset Serta Nyatakan Kelompok Syiah Hizbullah Sebagai Teroris

Jum'at, 19 Jul 2019 14:10

Grasi Bagi Pedofili, Angin Surga Bagi Pemangsa

Grasi Bagi Pedofili, Angin Surga Bagi Pemangsa

Jum'at, 19 Jul 2019 14:05

Menlu Israel dan Bahrain Adakan Pertemuan Publik Pertama di AS

Menlu Israel dan Bahrain Adakan Pertemuan Publik Pertama di AS

Jum'at, 19 Jul 2019 13:54

Bom di Dekat Universitas Kabul Tewaskan 8 Orang

Bom di Dekat Universitas Kabul Tewaskan 8 Orang

Jum'at, 19 Jul 2019 13:37

Kapal Perang AS Hancurkan Drone Iran di Selat Hormuz

Kapal Perang AS Hancurkan Drone Iran di Selat Hormuz

Jum'at, 19 Jul 2019 13:31

PBB: Booming Kejahatan Transnasional Pengaruhi Destabilisasi di Asia Tenggara

PBB: Booming Kejahatan Transnasional Pengaruhi Destabilisasi di Asia Tenggara

Jum'at, 19 Jul 2019 13:30

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Jum'at, 19 Jul 2019 13:02

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 16/07/2019 15:00

Tatkala Peran Media Dipertanyakan?