Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.430 views

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

 

Oleh: Siti Saodah, S. Kom

 

Sekolah menjadi tempat mendidik anak-anak dengan sistem pendidikan yang sudah ditetapkan. Sekolah-sekolah yang tersebar di setiap pelosok wilayah baik itu sekolah negeri ataupun sekolah swasta memiliki taraf pendidikan yang berbeda. Oleh sebab itu tidak bisa disamakan pendidikan di sekolah swasta dengan sekolah negeri.  Kemudian kapasitas jumlah murid sekolah swasta ataupun negeri jelas berbeda.

Protes Permendikbud Nomor 6 tahun 2021

Kapasitas murid yang berbeda seharusnya menjadi perhatian pemerintah pusat, maka dalam hal penyaluran dana BOS harus dilihat kemampuan masing-masing sekolah. Dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi  perlu meninjau ulang penyaluran dana BOS yang mensyaratkan jumlah minimal siswa. Aturan ini pun menuai protes dari berbagai kalangan seperti yang disuarakan oleh Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah yaitu bapak Kasiyarno di Jakarta, beliau menolak Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021 tentang petunjuk teknis penyaluran dana BOS tentang pasal 3 ayat 2 huruf terkait penerimaan dana BOS reguler.

Aturan baru ini jelas menjadi hambatan bagi sekolah swasta untuk mendapat dana BOS. Sebab sekolah-sekolah swasta yang ada saat ini memiliki jumlah murid yang tak tentu ditambah  keadaan gedung sekolah yang kurang layak. Hal ini akhirnya menjadikan sekolah-sekolah swasta jarang diminati. Kemudian ditambah kebijakan aturan baru penerimaan murid, mulai dari zonasi, afirmasi dan lainnya sehingga sekolah-sekolah swasta menjadi tak dilirik.

Pendidikan Berkualitas Harus Ditopang oleh Sarana dan Prasarana

Minimnya perhatian penguasa kepada sekolah-sekolah yang tak layak gedungnya menjadi cambuk bagi pendidikan kita saat ini. Demi menghasilkan pendidikan yang berkualitas harus ditopang oleh sarana dan prasarana sekolah yang bagus, salah satunya adalah gedung sekolah. Persyaratan khusus yang diberikan dalam penyaluran dana BOS akan mengakibatkan banyak gedung sekolah tak layak akan dibiarkan tanpa ada bantuan. Pembiaran gedung sekolah tak layak pakai mengakibatkan terganggunya proses belajar mengajar dan lainnya.

Hal ini akan semakin menambah angka kualitas pendidikan yang rendah. Belum lagi masalah yang muncul dari para murid yang tak mampu dalam membayar uang sekolah. Kemudian kualitas pendidik juga sangat berperan penting untuk kemajuan pendidikan bangsa. Pemerintah harusnya lebih mengutamakan sekolah-sekolah yang membutuhkan suntikan dana bantuan.

Beban Berat Sekolah dengan Syarat Baru Penyaluran Dana Bos

Namun nyatanya guyuran dana bantuan hanya datang ke sekolah-sekolah gemuk yang telah memiliki murid banyak dan gedung sekolah yang memadai dengan fasilitas lain yang mendukung. Sedangkan sekolah yang minim murid kini harus meringis dan bersabar tanpa bantuan dana BOS. Mereka harus lebih mandiri dengan keterbatasan sarana dan prasarana sekolah.

Ironi di tengah kondisi belajar mengajar daring, pihak sekolah ditambah beban dengan sulitnya mendapat bantuan dana BOS. Sedangkan pembelajaran tatap muka saat ini sudah mulai dilaksanakan di beberapa sekolah tertentu. Kini pihak sekolah dikejar dengan perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang rusak akibat tak ditempati selama pandemi. Nasib pendidikan negeri ini semakin memprihatinkan jika Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021 tetap dijalankan tanpa ada evaluasi ulang.

Islam Menjamin Pendidikan Umat

Kualitas pendidikan ditopang dari sarana dan prasarana yang mendukung dalam aktivitas belajar mengajar. Aktivitas belajar dan mengajar termasuk kedalam aktivitas menuntut ilmu (thalabul ‘ilmi).  Menuntut ilmu dalam pandangan islam adalah wajib bagi seluruh umat. Oleh sebab itu peran negara sangat menentukan demi terciptanya lingkungan belajar mengajar secara nyaman.

Seperti masa-masa keemasan islam yang berhasil memimpin dunia selama 14 abad lamanya yaitu pada masa daulah abasiyah. Masa itu pendidikan islam sangat menjulang tinggi, bahkan para pelajarnya bukan hanya warga daulah islam namun dari luar daulah yang belajar ke daulah islam. Mereka adalah bangsa non muslim yang tertarik dengan ilmu-ilmu sains dari islam dan mendalaminya di daulah islam.

Pendidikan dimasa daulah abasiyah berada di puncaknya karena ditopang oleh negara yang mendukung sarana dan prasarana pendidikan. Seperti keberadaan bait al hakam sebagai lembaga pendidikan terbesar pada masanya. Disana terdapat ruang belajar belajar, perpustakaan yang sangat lengkap koleksi bukunya, tempat pertemuan para ilmuwan, tempat tinggal penerjemah, tempat diskusi para pelajar dan juga tempat pengamatan bintang.  Bahkan daulah islam mengapresiasi ilmuwan muslim yang mampu membuat kitab kemudian diberikan hadiah emas seberat kitab yang ditulisnya.

Salah satu ilmuwan muslim yang menghasilkan penemuan seperti Ibnu Sina yang berjasa dalam bidang kedokteran bahkan kitabnya masih digunakan hingga saat ini. Abbas bin firnas yang berhasil menciptakan mesin penerbangan pertama kali dan banyak ilmuwan islam lain yang berjasa bagi dunia. Ilmuwan-ilmuwan muslim yang berhasil membuat terobosan bagi dunia hingga kini namanya tercatat di dalam sejarah kegemilangan Islam. Mereka bukan hanya seorang ilmuwan biasa tapi juga orang yang faqih dalam agama.

Al-Quran dan As-sunah dijadikan landasan para ilmuwan untuk menghasilkan penemuan. Ditambah peran daulah Islam dalam mensupport pendidikan tanpa ada syarat dan diskriminasi untuk membantu terciptanya pendidikan berkualitas dan unggul. Masa-masa kegemilangan Islam ini akan mampu terwujud jika ada peran negara dalam meriayah umat dan penerapan aturan islam secara menyeluruh dalam kehidupan sehingga akan menghasilkan generasi emas yang cemerlang. Waalahualam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Hamas Umumkan Kesepakatan Pertukaran Tahanan Dengan Israel Akan Segera Terjadi

Hamas Umumkan Kesepakatan Pertukaran Tahanan Dengan Israel Akan Segera Terjadi

Selasa, 19 Oct 2021 18:15

Rabu – Jum’at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1443 H.

Rabu – Jum’at Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rabi’ul Awal 1443 H.

Selasa, 19 Oct 2021 17:14

Kepala Industri Pertahanan Turki Sebut Ankara Akan Beli Jet Tempur Rusia Jika AS Gagal Kirimkan F-16

Kepala Industri Pertahanan Turki Sebut Ankara Akan Beli Jet Tempur Rusia Jika AS Gagal Kirimkan F-16

Selasa, 19 Oct 2021 17:00

Inilah Ucapan yang Paling Dicintai Allah setelah Al-Qur'an

Inilah Ucapan yang Paling Dicintai Allah setelah Al-Qur'an

Selasa, 19 Oct 2021 17:00

Wakaf Produktif Sudah Dipraktikkan Sejak Masa Rasulullah dan Sahabat

Wakaf Produktif Sudah Dipraktikkan Sejak Masa Rasulullah dan Sahabat

Selasa, 19 Oct 2021 16:48

Utusan Utama AS Untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad Mengundurkan Diri

Utusan Utama AS Untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad Mengundurkan Diri

Selasa, 19 Oct 2021 14:00

Taliban Pakistan Dikuatkan Dengan Kemenangan Taliban Di Afghanistan

Taliban Pakistan Dikuatkan Dengan Kemenangan Taliban Di Afghanistan

Selasa, 19 Oct 2021 10:36

Senin 12 Rabi'ul Awal 11 H, Rasulullah Wafat. Mari Teladani Akhir Hayat Mulia!

Senin 12 Rabi'ul Awal 11 H, Rasulullah Wafat. Mari Teladani Akhir Hayat Mulia!

Selasa, 19 Oct 2021 06:50

PBB: Kampanye Anti-Polio Akan Dimulai Di Afghanistan Dengan Dukungan Penuh Taliban

PBB: Kampanye Anti-Polio Akan Dimulai Di Afghanistan Dengan Dukungan Penuh Taliban

Senin, 18 Oct 2021 22:15

Muhammad Kembali Jadi Nama Paling Populer Di Antara Nama-nama Bayi Laki-laki  Di Inggris

Muhammad Kembali Jadi Nama Paling Populer Di Antara Nama-nama Bayi Laki-laki Di Inggris

Senin, 18 Oct 2021 21:50

Empat Tahun Anies, Fahira Idris: Persoalan Ruwet Jakarta Berhasil Diurai

Empat Tahun Anies, Fahira Idris: Persoalan Ruwet Jakarta Berhasil Diurai

Senin, 18 Oct 2021 21:36

Hamas dan Otoritas Palestina Kecam Pembangunan Stasiun Bus Besar Israel di Tepi Barat

Hamas dan Otoritas Palestina Kecam Pembangunan Stasiun Bus Besar Israel di Tepi Barat

Senin, 18 Oct 2021 18:00

Media Pro-Syi'ah Hizbulata Tuntut Penyelidikan Ledakan Pelabuhan Beirut Ditutup Sepenuhnya

Media Pro-Syi'ah Hizbulata Tuntut Penyelidikan Ledakan Pelabuhan Beirut Ditutup Sepenuhnya

Senin, 18 Oct 2021 17:15

Quantum I.S.L.A.H = Cara Lunasi Hutang atau Luluhkan Hati Penghutang

Quantum I.S.L.A.H = Cara Lunasi Hutang atau Luluhkan Hati Penghutang

Senin, 18 Oct 2021 12:57

Gelar Pesantren Virtual, Yayasan Amaliah Astra Ajak Anak-anak Menjaga Lingkungan

Gelar Pesantren Virtual, Yayasan Amaliah Astra Ajak Anak-anak Menjaga Lingkungan

Senin, 18 Oct 2021 11:57

Legislator Sebut Ibukota Baru Berpotensi Miliki Masalah Tanah

Legislator Sebut Ibukota Baru Berpotensi Miliki Masalah Tanah

Senin, 18 Oct 2021 11:41

SWF: Jalan Baru Asing Menguasai Indonesia

SWF: Jalan Baru Asing Menguasai Indonesia

Senin, 18 Oct 2021 11:17

Asuransi Pemberi Madharat, Mencelakai di Dunia dan di Akhirat

Asuransi Pemberi Madharat, Mencelakai di Dunia dan di Akhirat

Senin, 18 Oct 2021 10:53

Asosiasi Gabungan Perusahaan Haji Umrah Nusantara Resmikan Koperasi GAPHURA

Asosiasi Gabungan Perusahaan Haji Umrah Nusantara Resmikan Koperasi GAPHURA

Senin, 18 Oct 2021 10:46

Belajar dari Squid Game

Belajar dari Squid Game

Senin, 18 Oct 2021 10:32


MUI

Must Read!
X