Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.932 views

Ustaz Baasyir Bikin Kabinet Jokowi Kucar-Kacir

Oleh:

Asyari Usman*

 

 

DALAM kondisi tak berdaya pun, Ustad Abu Bakar Baasyir (ABB) masih bisa membuat penguasa kucar-kacir. Kabinet Jokowi dibuat bertengkar secara terbuka setelah Presiden menyetujui pembebasan Ustad dengan menganulir semua syarat pembebasan bersyarat.

Syarat itu antara lain Ustad ABB harus menandatangani pernyataan kesetiaan kepada Pancasila dan NKRI.

Gara-gara persyaratan inilah, konon, pembebasan beliau yang seharusnya bisa dilakukan pada 23 Desember 2018, tak jadi terlaksana. Ceritanya, sejak 2017 keluarga Ustad mengajukan permohonan bebas karena telah memenuhi syarat menjalani 2/3 hukuman 15 tahun. Tapi, karena Ustad berkeras tak mau mengikuti syarat yang ditentukan itu, tak jadilah beliau dilepas.

Kemudian, datanglah Prof Yusril. Dia menyarankan kepada Jokowi agar ‘menganulir’ syarat-syarat itu. Jokowi pun setuju. Demi pertimbangan kemanusiaan. Dan mungkin juga demi ‘dampak lain’. Misalnya, dampak elektabilitas Jokowi di mata umat Islam. Kata Pak Yusril lagi (dalam wawancara dengan KompasTV), Jokowi “tak suka melihat ulama berlama-lama di dalam penjara”. Wallhu a’lam.

Setelah kabar pembebasan itu tersiar, bermunculanlah keberatan dari berbagai pihak. Rata-rata kubu Jokowi tidak setuju. Mereka itu kelihatannya adalah golongan yang tak mengenal kompromi bila itu menyangkut orang Islam. Kalau dipetakan, sesungguhnya mereka boleh dikatakan sekubu dengan kelompok anti-Islam yang berhaluan radikal. Kalau pun tak sekubu, mereka itu hampir pasti bertetangga.

Keberatan terhadap pembebasan Ustad Baasyir juga datang dari Australia. Tetapi, Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan menegaskan bahwa Indonesia tidak bisa diatur oleh Australia.

Dua hari setelah Jokowi setuju membebaskan Baasyir, pecahlah perselisihan di Kabinet. Menko Polhukam Wiranto mengeluarkan pernyataan (21/01/2019) bahwa pembebasan itu masih memerlukan pertimbangan aspek-aspek lain lebih dahulu. Sampai-sampai Wiranto mengatakan bahwa Presiden tidak boleh ‘grasa-grusu’. Tak boleh tergesa-gesa.

Sekarang, Presiden Jokowi mempertaruhkan kredibilitasnya sebagai presiden yang telah mengambil keputusan untuk membebaskan Ustad ABB. Ini sangat krusial. Krusial karena menyangkut ‘kecakapan’ dan ‘independensi’ Presiden. Plus juga wibawa beliau. Isu ini akan menjadi barometer untuk menentukan apakah Jokowi ‘cakap’ atau tidak. Paham atau tidak.

Orang-orang senior di kubu Jokowi berusaha menunjukkan bahwa gonjang-ganjing pembebasan Ustad ABB bukan salah Jokowi melainkan salah Yusirl Ihza. Jurubicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Ko-Ruf, Razman Arif Nasution, menyesalkan manuver Yusril yang tidak berkoordinasi dengan TKN soal pembebasan Ustad Baasyir.

Sedangkan kolumnis pro-Jokowi, Denny Siregar, mencoba memoles keputusan Jokowi untuk membebaskan Ustad. Dia antara lain menulis bahwa Jokowi membebaskan Baasyir sebagai bentuk strategi ‘rangkul’ kaum radikal. Bukan stategi ‘pukul’ seperti yang dilakukan oleh Presiden Basaar Al-Assad di Suriah. Kata Denny Siregar, pembebasan Baasyir menunjukkan bahwa Jokowi adalah seorang visioner, melihat jauh ke depan.

Kita tunggu apa yang akan dikatakan oleh Denny setelah pembebasan itu dibatalkan. Barangkali dia akan mengatakan Jokowi visioner, demisioner, revolusioner, takbener, dlsb.

Diperkirakan, ke depan ini akan berlangsung tarik-menarik antara Yusril dan orang-orang yang tak setuju pembebasan Baasyir. Publik akan menyaksikan ke mana Jokowi akan berpihak. Isu ini akan menjadi sangat berat. Sebab, Jokowi bagaimana pun juga masih melihat saran-saran YIM sangat cocok untuk dilaksanakan.

Namun, di lain pihak, kubu Jokowi di TKN maupun di kalangan publik luas tak bisa menghilangkan kesan bahwa Yusril bisa memunculkan masalah besar bagi Jokowi. Mereka tidak suka pada pengacara yang sangat percaya diri itu.

Kita akan melihat perkembangan yang menarik dalam hari-hari mendatang ini. Para menteri senior pastilah ingin segera melenyapkan kesan bahwa Kabinet Jokowi dibuat kucar-kacir oleh Ustad Baasyir.

*Penulis adalah wartawan senior

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Iran: Pakistan Akan Membayar Mahal Karena Sembunyikan Jihadis yang Menewaskan Anggota IRGC

Iran: Pakistan Akan Membayar Mahal Karena Sembunyikan Jihadis yang Menewaskan Anggota IRGC

Ahad, 17 Feb 2019 22:15

Trump Desak Negara Eropa Ambil Kembali Warganya yang Bergabung dengan Islamic State

Trump Desak Negara Eropa Ambil Kembali Warganya yang Bergabung dengan Islamic State

Ahad, 17 Feb 2019 21:35

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Debat Pilpres: Prabowo Menyerang, Jokowi Bertahan

Ahad, 17 Feb 2019 19:21

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

3 Tentara AS Tewas dalam Serangan Bom Al-Shabaab di Pangkalan Militer Baledogle Selatan Somalia

Ahad, 17 Feb 2019 12:25

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Fajar Hidayah Raih Silver Medal dari Dubes Republik Ceko

Ahad, 17 Feb 2019 12:12

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Talkshow Bencana RUU P-KS di Medan

Ahad, 17 Feb 2019 11:48

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Erdogan: Turki Tidak Akan Batalkan Perjanjian Pembelian Rudal S-400 Rusia

Ahad, 17 Feb 2019 11:35

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Bahan Infrastruktur Dalam Negeri yang Kurang Diperhatikan

Ahad, 17 Feb 2019 11:01

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Jenderal Joseph Votel: Islamic State Masih Jauh dari Dikalahkan

Ahad, 17 Feb 2019 10:45

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

AILA Edukasi Masyarakat untuk Tolakan RUU P-KS di Beberapa Kota

Ahad, 17 Feb 2019 09:52

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Harapan Pengamat ke Pemimpin akan Datang Kelola Infrastruktur

Ahad, 17 Feb 2019 09:01

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 17 Feb 2019 08:36

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ketika Bangun Infrastruktur tidak Tengok Kiri dan Kanan

Ahad, 17 Feb 2019 07:01

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Dianggap Menuding, BPN Tantang TKN sebut Nama

Ahad, 17 Feb 2019 05:01

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Remaja Melek Politik, Jadi Sasaran Politisi?

Ahad, 17 Feb 2019 01:17

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Tubuhku Milikku, Paham Rusak yang Diselipkan pada RUU P-KS?

Ahad, 17 Feb 2019 00:59

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

TKN Sindir Ketum PAN, Wasekjen Menjawab

Sabtu, 16 Feb 2019 23:25

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Kepastian Hukum jika Prabowo-Sandi Terpilih

Sabtu, 16 Feb 2019 22:25

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

SOHR Klaim Pasukan Dukungan AS Rebut Kantong Terakhir yang Dikuasai Islamic State di Timur Suriah

Sabtu, 16 Feb 2019 22:15

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Butuh Kepemimpinan Kuat Berantas Mafia

Sabtu, 16 Feb 2019 21:25


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X