Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.628 views

Bahaya Infodemik, Kiai Cholil Himbau Umat Bijak Bersosmed

JAKARTA (voa-islam.com) – Memasuki era banjir informasi pasca pandemi, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Dakwah dan Ukhuwah, Kiai Cholil Nafis mengimbau umat untuk tetap bijak dalam bersosial media. Tujuannya untuk menjaga diri dari berita hoax yang beredar.

Dijelaskan Kiai Cholil, mudahnya akses informasi di berbagai platform media sosial, mengakibatkan orang hanya percaya dengan apa yang dibenarkan oleh pikirkannya sendiri.

Dikatakan Pengasuh Ponpes Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat ini, karakter orang yang belum bijak dalam bersosial media memiliki kecenderungan langsung menghakimi hanya saat mengetahui judul atau sebuah informasi.

“Lebih buruk lagi, seketika itu juga berita tersebut dishare kepada orang lain di sosial media yang dimilikinya, tanpa memvalidasi apakah berita tersebut berasal dari sumber terpercaya,” tegas Kiai Cholil, pada Senin (20/12).

Kiai Cholil mengatakan, saat hoax dipercaya oleh publik figur seperti para Dai dan influencer, maka akan menambah kecepatan sebaran hoax. Kecepatan penyebaran hoax itu karena branding dari public figur itu sendiri.

Oleh sebab itu, MUI merespons penyebaran hoax tersebut dengan mengadakan pembinaan baik secara online maupun offline.

Kiai Cholil menyatakan upaya pembinaan offline yang dilakukan yaitu dengan mengumpulkan MUI tingkat Kabupaten/Kota bersama Dewan Masjid Indonesia di Kabupaten/Kota untuk meramaikan informasi yang benar pada platform media sosial.

Kiai Cholil kemudian menyinggung massifnya hoax terkait pandemi Covid-19.

“Informasi yang disebar mulai dari vaksinasi, protokol kesehatan, hingga penyebaran virus agar dapat dikonsumsi dan diterima oleh masyarakat secara langsung,” katanya seperti dilansir dari laman mui.or.id.

“Demikian juga di media sosial, kita lakukan hal yang sama. Jangan sampai orang baik juga mengerti informasi yang benar malah diam dan mengalah. Kita harus ikut serta terlibat langsung di dalam penyebaran informasi di era post truth ini,” tambah Kiai Cholil pada sesi talkshow yang bertajuk Strategi Dakwah di Tengah Ancaman Infodemik.

Lebih lanjut, Kiai Cholil menuturkan bahwa dakwah bil hal yang dilakukan tak hanya sekadar pemberdayaan masyarakat melalui forum, pelatihan, pondok pesantren ataupun majelis saja. Akan tetapi harus didakwahkan dan disiarkan (viralkan) melalui media sosial yang dimiliki.

Pendapat Kiai Cholil, perlunya dakhwa bil hal karena bahaya dari seseorang yang terkena informasi hoax, akan lebih mudah memberikan persepsi yang salah, kepanikan, hingga frustasi.

“Adapun solusi untuk menjangkau masyarakat yang tidak mempunyai teknologi adalah dengan mengirimkan dai. Karenanya dengan standarisasi dai yang digalakkan MUI telah sampai pada angkatan ke-9 dengan 800 dai,” pungkas Kiai Cholil. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News

MUI

Must Read!
X