Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.647 views

Revisi UU Terorisme untuk Siapa?

alt
Pemerintah akan merevisi Undang – Undang (UU) Nomor 15/2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Revisi ini dilakukan untuk memperkuat program Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Amendemen yang sekarang sedang dibahas dalam pokja di Kementerian Hukum dan HAM, ujar Kepala BNPT Ansyaad Mbai. Dapat dipastikan UU ini akan lebih keras dari sebelumnya. Pertanyaanya Revisi UU Terorisme untuk siapa?

Tindakan subversif yang pernah diberlakukan di era Orde Baru kini dimunculkan kembali melalui UU. UU Terorisme nampaknya belum juga cukup, kini Revisi UU Terorisme yang diajukan berpotensi menduplikasi UU semacam dengan Internal Security Act (ISA) yang diberlakukan Malaysia dan Singapura. Karena UU seperti itu (Subversif) sangat efektif membuat negara kita masuk dalam pelanggar hak asasi manusia terbesar.

Baik penegakan hukum yang subversif yang dilakukan oleh Densus 88 maupun program deradikalisasinya, nampaknya hanya memperpanjang catatan pelanggaran HAM. Bahkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNAS HAM) mengkritik cara penangkapan dan penggerebekan terduga teroris oleh Densus 88 yang seringkali melanggar HAM. Densus 88 dinilai sering kali melanggar HAM saat beraksi memberantas terorisme.

“Atas nama perang melawan terorisme, tentunya tidak dapat dijadikan pembenar bagi Densus 88 untuk mengabaikan norma-norma HAM. Khususnya sebagai dalih pembenar untuk melakukan tindakan extra judicial killing,” ujar Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim dalam konferensi pers Catatan Akhir Tahun Komnas HAM di Hotel Sahid Jaya.

Berdasarkan data yang dimiliki Komnas HAM, setidaknya ada sejumlah terduga teroris yang tewas saat penggerebekan Densus 88. Tiga teroris yang ditembak mati di Aceh, lima di Serdang, tiga di Tangerang, tiga di Cawang, dan dua di Tanjungbalai, Karimun.

“Sejumlah terduga teroris yang tertembak dan akhirnya meninggal dalam beberapa kasus tidak bisa diidentifikasi peranannya atau salah sasaran yang jarang dijelaskan kepada publik,” kata Ifdhal.

Selain itu, ada juga korban salah tangkap oleh Densus 88. Komnas HAM banyak menerima laporan dari korban yang salah tangkap. Data Komnas HAM, 16 orang yang ditangkap di Jakarta dan Bekasi, 11 orang di antaranya dibebaskan. Sementara di Medan, dari 21 terduga teroris yang ditangkap, lima orang dibebaskan.

“Penangkapan yang diikuti penahanan tersebut, sering kali tidak diindahkan hak-hak orang yang ditangkap tersebut. Di antaranya hak untuk mendapatkan penasihat hukum. Pihak keluarga juga sering kali tidak diberi akses informasi yang memadai,” kata Ifdhal.

Terkait masalah ini, Ifdhal sudah sering mengajukan protes ke Mabes Polri. Namun sayangnya, jawaban yang diberikan selalu normatif dan tidak menyelesaikan persoalan. “Kami minta agar Densus 88 tidak memberantas teror dengan teror,” katanya.

Pelanggaran terhadap HAM yang dilakukan oleh Densus 88 sebenarnya telah lama disuarakan oleh Forum Umat Islam. Selama berbulan-bulan FUI telah melaporkan persolan ini ke sejumlah lembaga negara seperti Komisi III DPR RI, Mabes Polri, Kompolnas, dan Komnas HAM. Selain melanggar HAM, FUI menilai ada banyak kejanggalan dan rekayasa dalam penanganan terorisme oleh Densus 88.

Tertembaknya dua orang Mr X di Cawang, rekayasa penangkapan sejumlah aktivis JAT sekaligus Amirnya, Ustadz Abu Bakar Baasyir dan penangkapan Khairul Ghazali di Medan adalah sedikit fakta yang dilaporkan oleh FUI ke berbagai lembaga negara di atas. Intinya, selain melanggar HAM, penanganan terorisme juga penuh rekayasa. (mj)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Islam Online lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X