Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
27.011 views

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian 3-Selesai)

Di bagian akhir sub judul novel ini yakni ke Manonjaya, di sinilah titik nol perubahan perjuangan Choer Affandi dari yang awalnya jihad bil qital dengan mengangkat senjata di gunung, sekarang berubah dengan jihad bil fikroh, yakni berperan menjadi seorang Ulama Warasatul Anbiya

Pertama yang ditemui oleh Choer Affandi setelah turun gunung adalah putra putrinya yang dititipkan kepada orang-orang yang bersedia mengurusnya. Ia ingin membangun keluarga kembali.

Setelah turun gunung, Choer Affandi tetap mesti laporan sepekan sekali ke Bandung. Momen ini digambarkan Fauz Noor begitu lengkap bagaimana saat itu Choer Affandi memulai dakwahnya dari nol, menjadi tabib, laporan setiap pekan ke Bandung, menempuh perjalanan jauh harus ke stasiun yang menyebabkan beliau akhirnya pindah ke Manonjaya untuk mendekati rel kereta api. 

Bagaimana Choer Affandi merintis usaha dan tidak malu malu berdagang bahwa sebenarnya ia berdagang dengan Allah, bakti sosial bahasanya, karena tak jarang ia mendapatkan rugi daripada untung.

Penulis menggambarkan, saat Choer Affandi di Bandung menemukan anak-anak yang bajunya compang camping. Choer Affandi memberikan baju kepada mereka, ia pun sering menengok anak-anak yatim fakir gelandangan. Kejadian seperti itu tak hanya sekali beliau lakukan, tetapi hampir tiap hari dan sepanjang hari.

Saat Choer Affandi mulai merintis dakwah, Fauz Noor kembali membawakan suasana haru. Bagaimana saat itu Choer Affandi dibelikan rumah panggung oleh jamaah pengajian di Ciherang dan dibantu Ajengan Udin dan Ajengan Busthami yang mana rumah tersebut diangkut oleh jamaah pengajian Ciherang dari Ciherang ke Manonjaya. 

Sungguh suasana yang sukar dipercaya ternyata rumah itu benar-benar diangkat, bagaimana kecintaan dan ketulusan para warga wabil khusus ajengan Busthami dan Ajengan Udin terhadap Choer Affandi dengan tulus memberikan rumah untuk dirinya dan keluarganya. Dapat dibayangkan suasana saat itu mengangkut rumah tentu menjadi tontotan setiap orang yang melihatnya, tak sedikit yang berdecak kagum melihat kecintaan jamaah terhadap gurunya. 

Fauz Noor mampu menjelaskan bagaimana nama Choer Affandi mulai dikenal dalam mimbar-mimbar ketika saat itu ada kejadian beliau yang awalnya mau thulab mendengarkan ceramah gurunya Rd. KH. Didi Abdul Majid, namun berhubung saat itu gurunya tidak hadir, panitia mempercayakan Choer Affandi untuk berbicara dihadapan ribuan orang. Disinilah awal nama Choer Affandi mulai di kenal luas.

Terakhir novel ini berhasil ditutup dengan alur yang membuat setiap pembaca semakin penasaran untuk melanjutkan membaca novel jilid 3. Ketika peristiwa G30S/PKI dan pasca itu simpatisan PKI menjadi buruan warga tak terkecuali di Tasikmalaya. Ajengan Choer Affandi saat itu teringat peristiwa yang menimpa gurunya, Ajengan Masluh dan ulama sepuh Tasikmalaya yang dihormati KH. Fakhrudin yang terbunuh diisukan oleh Darul Islam, hasil investigasinya pelaku pembunuhan bukan anak buahnya anggota DI/TII.

Setelah ngawuruk santri pada malam yang pekat  di sekitar daerah Cineam, Choer Affandi sudah ditunggu oleh empat orang yang sedang ngudud daun kawung. Ternyata empat orang tersebut bekas anak didiknya di Darul Islam dahulu. Dari hasil percakapan tersebut, ternyata anak buahnya masih semangat dan setia terhadapnya, dan yang membuat kaget ternyata ia memberikan kertas kepada 4 anak buahnya, di kertas tersebut ada dua nama lengkap dengan alamatnya adalah pembunuh Ajengan Masluh dan KH. Fakhrudin. 

Disinilah novel pembuka hidayah jilid 2 sukses ditutup dengan narasi menggantung, yang akan membuat para pembaca bertanya-tanya siapa dua nama yang membunuh 2 ulama Tasikmalaya waktu itu, apa yang akan dilakukan oleh 4 orang mantan DI/TII tersebut, dan bagaimana akhir cerita dari novel pembukan hidayah ini ?

Membaca buku ini, saya semakin kagum ketika mendengar nama Choer Affandi. Bagaimana seorang ulama yang mau mengorbankan segalanya demi wujudnya Syariah Islam di tanah Jawa Barat, bahkan harus berjuang bersama istrinya di gunung selama 12 tahun, dan setelah turun dari gunung harus membangun kehidupan baru dari nol dengan kesan yang masih melekat sebagai mantan tokoh DI/TII tentu bukan hal yang sangat mudah. 

Hal terpenting, Novel ini tidak memakai kaca mata hitam-putih dalam membaca realitas. Satu yang utama, dalam novel ini diselipkan narasi-narasi dari Fauz Noor untuk terjadinya rekonsiliasi, terutama dalam ukhuwah Islamiyah. Di sisi lain, masih banyak pesan yang tersirat dan tersurat dari novel pembuka hidayah jilid 2 ini yang bisa dijadikan pelajaran untuk kita yang hidup saat ini dan generasi selanjutnya. Terharu, itu kesan saya setelah membaca buku ini.  Sekali lagi apresiasi untuk Fauz Noor dan kita pun menunggu novel pembuka hidayah jilid ke-3 nya. [selesai].

 

IDENTITAS BUKU

Judul: Pembuka Hidayah Novel Biografi Uwa Ajengan Buku Kedua
Pengarang: Fauz Noor Zaman
Penerbit : Tapak Sabda (Sabda Book’s)
Cetakan 1: Oktober 2021
ISBN: 978-62391126-9-1
Tebal: xii + 239 halaman

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Politisi Sayap Kanan Marine Le Pen Tuntut Lebih Banyak Penutupan Masjid Di Prancis

Politisi Sayap Kanan Marine Le Pen Tuntut Lebih Banyak Penutupan Masjid Di Prancis

Rabu, 05 Oct 2022 16:24

Menuju Madrasah Unggulan, Pondok Ngruki Study Banding ke MAN IC Serpong

Menuju Madrasah Unggulan, Pondok Ngruki Study Banding ke MAN IC Serpong

Rabu, 05 Oct 2022 13:11

Sahabat Taat, Only Label atau Benar-Benar Available?

Sahabat Taat, Only Label atau Benar-Benar Available?

Rabu, 05 Oct 2022 10:15

Warga Yogya Harap Anies Jadi Presiden Penerus Jokowi

Warga Yogya Harap Anies Jadi Presiden Penerus Jokowi

Rabu, 05 Oct 2022 07:47

Sampaikan Duka Cita, Yusril Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Sampaikan Duka Cita, Yusril Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Rabu, 05 Oct 2022 07:41

Wanita Boleh Membaca Dzikir Pagi dan Sore Hari?

Wanita Boleh Membaca Dzikir Pagi dan Sore Hari?

Rabu, 05 Oct 2022 05:38

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Selasa, 04 Oct 2022 10:51

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Selasa, 04 Oct 2022 09:12

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38


MUI

Must Read!
X