Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.911 views

Hipokrit Macron tentang Sekulerisme

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd

 

"Sekularisme tak pernah membunuh siapa pun," cuit Macron di laman twitternya.

Setelah aksi penghinaannya pada Nabi Muhammad saw, kini Presiden Perancis, Immanuel Macron mengeluarkan pernyataan yang menuai kontroversi.

Benarkah sekulerisme yang dibanggakan Perancis itu tak pernah membunuh siapa pun?

Mari kita tengok kembali sejarah. Perancis menjadi salah satu negara yang melakukan penjajahan, sama seperti Inggris dan Belanda. Dengan penjajahan ini, berbagai belahan dunia ditindas, diperbudak, dihinakan, bahkan banyak nyawa berjatuhan.

Sejarah mencatat Aljazair dijajah Perancis selama 132 tahun. Saat itu dilaporkan banyak terjadi kasus yang sangat melanggar kemanusiaan. Sejumlah 1,5 juta orang dilaporkan dibunuh, terlantar, juga hilang karena pendudukan pasukan Perancis.

Perancis bahkan mengambil 40 tengkorak penduduk Algeria yang terus berjuang menolak penjajahan Perancis. Semua tengkorak ini dipajang di Museum of Mankind di Paris sebagai tropi. Miris bukan?

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Prancis Le Monde pada tahun 2000, Perwira militer Prancis, Bigeard, menggambarkan penyiksaan sebagai "kejahatan yang perlu" dilakukan, tetapi ia membantah terlibat aktif dalam penyiksaan itu sendiri. Apakah dia terlibat langsung dalam pemerkosaan, mengubur orang-orang tua hidup-hidup, atau menuangkan semen ke kaki korban sebelum mereka dilemparkan ke laut, jenderal-jenderal di Perancis tentu bertanggung jawab seperti rekan-rekannya dan atasan di pemerintahan Perancis.

Jangan lupakan vel' D'hiv yang terjadi sekitar tahun 1942. Saat itu polisi Perancis bekerja sama dengan tentara Nazi mengorganisir 13.000 Yahudi di stadium Paris untuk dideportasi ke Auschwitz. Apakah di Auschwitz mereka hidup damai? Tidak! Di sana mereka semua dibunuh.

Tahun 1961, saat terjadi Perang Aljazair dengan Perancis, penduduk Perancis turun ke jalan di Paris menyatakan pengecaman. Bukan aksi anarkis yang dilakukan para demonstran, melainkan aksi damai. Hasilnya, yang terjadi justru para demonstran dibantai dengan kejam. Beberapa ahli sejarah memperkirakan jumlah korban pembantaian sekitar 200 orang. Mayat-mayatnya bahkan dibuang begitu saja ke sungai.

Bagaimana dengan penjajahan Perancis di Vietnam? Kebijakan yang keji diterapkan setelah Perancis menjajah Vietnam. Bahkan, setelah Perang Dunia kedua, perdana menteri meminta untuk menembak 6000 orang Vietnam. Dan masih banyak lagi darah yang tumpah karena sekulerisme. Belum lagi kekerasan yang terjadi.

Jadi cuitan Macron hanyalah ilusi dirinya, hipokrot pembohongan pada dunia. Karena fakta justru berbicara sebaliknya. Pemenggalan kepala, kekerasan seksual, penyiksaan, dan pembantaian nyata adanya hasil dari sekulerisme.

Inilah wajah sekulerisme yang diagungkan Eropa. Paham pemisahan agama dari kehidupan yang membawa kepada pembunuhan, kekerasan, pertumpahan darah, dan tentu tidak sesuai fitrah manusia.

Lantas, apakah Indonesia sebagai negara yang penduduknya mayoritas muslim masih mengagungkan sekulerisme ini? Termasuk paham turunannya seperti liberalisme, demokrasi.

Mari tengok Islam sebagai agama yang dianut 1,9 miliar orang di dunia. Islam juga yang menjadi agama mayoritas penduduk Indonesia. Islam diturunkan bukan hanya untuk mengatur perihal ibadah antara diri dengan Tuhan saja. Tapi, Islam mengatur hubungan antara manusia dengan dirinya seperti makanan, pakaian, akhlaq. Islam juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia lainnya, seperti jual beli, ekonomi, hukum, pendidikan. Ya, Islam adalah sebuah sistem kehidupan. Ia mengatur urusan masuk kamar mandi sampai masuk pemerintahan. Islam juga mengatur hubungan antara sesama manusia.

Islam tidak mengenal penjajahan. Islam menyebarkan agama Allah dengan dakwah dan jihad. Jihad pun ada ilmunya, tidak sembarangan tebas juga bantai. Islam melarang pasukan untuk menyakiti anak-anak, perempuan, pemuka agama, orangtua yang tidak ikut berperang.

 Diriwayatkan dari Buraidah radhiallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah ﷺ mewasiatkan kepada panglima perang atau pasukan, yang pertama agar ia dan pasukannya bertakwa kepada Allah. Di antara yang beliau katakan adalah “…jangan kalian membunuh anak-anak…” (HR. Muslim, 1731)

Tidak diperkenankan memutilasi mayat, apalagi membawanya pulang sebagai tropi.

"Berangkatlah berperang di jalan Allah dengan menyebut nama Allah. Bunuhlah orang-orang kafir. Perangilah mereka. Janganlah kamu berbuat curang dan jangan melanggar perjanjian, dan jangan pula kalian memutilasi mayat.” (HR. Muslim, no. 1731).

Islam juga melarang untuk merusak alam saat berperang. Alam saja dipedulikan apalagi nyawa manusia. Sebagaimana wasiat Abu Bakar Ash shiddiq pada pasukan sebelum pergi berperang. "Jangan sekali-kali menebang pohon kurma, jangan pula membakarnya, jangan membunuh hewan-hewan ternak, jangan tebang pohon yang berbuah, janganlah kalian merobohkan bangunan,…” (Riwayat al-Baihaqi dalam Sunanul Kubra 17904, Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyq 2/75, dan ath-Thahawi dalam Syarah Musykilul Atsar 3/144).

Islam datang dengan damai. Tak langsung acungkan senjata, tapi dahulukan dakwah. Seruan, ajakan pada Allah Sang Pencipta. Semuanya pun diatur sedemikian rupa, agar selalu berada dalam ketentuan syari'at Nya. Sudah saatnya kita kembali pada jalan yang lurus. Jalan yang Allah ridhoi. Yakni jalan Islam, diin yang Rasul bawa sebagai sistem kehidupan, yang Rasul perjuangkan sepanjang hidupnya. Sistem yang diterapkan awalnya di Yastrib, merebak hingga sepertiga belahan dunia, yang nyata kejayaannya selama 13 abad lamanya.  Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Rabu, 12 May 2021 12:36

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 12 May 2021 12:09

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Rabu, 12 May 2021 11:26

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Rabu, 12 May 2021 10:38

Doni-Dion Mahasiswa STAI Attaqwa Bekasi Juara Aksi Asia Indosiar 2021

Doni-Dion Mahasiswa STAI Attaqwa Bekasi Juara Aksi Asia Indosiar 2021

Rabu, 12 May 2021 10:25

Legislator PKS: Waspadai Dibalik Tujuan Kapal-Kapal Perang China Geruduk Indonesia

Legislator PKS: Waspadai Dibalik Tujuan Kapal-Kapal Perang China Geruduk Indonesia

Rabu, 12 May 2021 10:16

Politisi Golkar Minta Pemerintah Jelaskan Kasus Kematian Pasca Disuntik Vaksin AstraZeneca

Politisi Golkar Minta Pemerintah Jelaskan Kasus Kematian Pasca Disuntik Vaksin AstraZeneca

Rabu, 12 May 2021 10:03

Luka di Akhir Ramadhan

Luka di Akhir Ramadhan

Rabu, 12 May 2021 09:51

Kesenangan yang Melalaikan di Akhir Ramadhan

Kesenangan yang Melalaikan di Akhir Ramadhan

Rabu, 12 May 2021 09:46

Euforia Belanja Lebaran di Era Pandemi

Euforia Belanja Lebaran di Era Pandemi

Rabu, 12 May 2021 09:38

Buya Anwar Abbas: Larangan Mudik Sudah Sesuai Ajaran Islam

Buya Anwar Abbas: Larangan Mudik Sudah Sesuai Ajaran Islam

Rabu, 12 May 2021 09:29

KH Muhyiddin: Normalisasi Hubungan dengan Israel Tak Banyak Manfaatnya

KH Muhyiddin: Normalisasi Hubungan dengan Israel Tak Banyak Manfaatnya

Rabu, 12 May 2021 09:16

Soroti Kekerasan Israel, MUI Gelar Pertemuan Ormas Islam

Soroti Kekerasan Israel, MUI Gelar Pertemuan Ormas Islam

Rabu, 12 May 2021 09:05

Bertambah Takwa Pasca Ramadhan

Bertambah Takwa Pasca Ramadhan

Selasa, 11 May 2021 22:46

Korban Tewas Meningkat Jadi 26 Akibat Serangan Zionis Israel Di Jalur Gaza

Korban Tewas Meningkat Jadi 26 Akibat Serangan Zionis Israel Di Jalur Gaza

Selasa, 11 May 2021 22:35

Anakku Investasi Akhiratku

Anakku Investasi Akhiratku

Selasa, 11 May 2021 22:32

Pastor Katholik Palestina Desak Umat Kristen Lindungi Al-Aqsa Dari Agresi Israel

Pastor Katholik Palestina Desak Umat Kristen Lindungi Al-Aqsa Dari Agresi Israel

Selasa, 11 May 2021 22:20

Tengku Zulkarnain, Adikku dan Harapanku

Tengku Zulkarnain, Adikku dan Harapanku

Selasa, 11 May 2021 22:19

Amnesty: Israel Gunakan Kekuatan Kejam dan Tanpa Alasan Terhadap Demonstran Palestina

Amnesty: Israel Gunakan Kekuatan Kejam dan Tanpa Alasan Terhadap Demonstran Palestina

Selasa, 11 May 2021 22:05

Kebijakan yang Membuat Kelabakan

Kebijakan yang Membuat Kelabakan

Selasa, 11 May 2021 22:05


MUI

Must Read!
X